Rekomendasi 8 Olahraga Beladiri untuk Wanita, Ingin Coba yang Mana?


Ada beberapa jenis olahraga beladiri yang bisa dipilih oleh wanita, mulai dari Karate hingga latihan kekinian seperti Krav Maga. Tertarik untuk mencobanya?

(0)
14 Nov 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Olahraga beladiri untuk wanita antara lain Muay Thai dan TaekwondoOlahraga beladiri untuk wanita penting sebagai pertahanan terhadap kejahatan
Olahraga beladiri kini tak hanya identik dengan kaum pria. Sekarang, kaum wanita pun semakin tertarik mempelajari dan melakukan olahraga bela diri. Berjaga-jaga demi keamanan adalah salah satu alasan wanita untuk melakukan olahraga beladiri.Dari segi teknik dasar, gerakan beladiri yang akan diajarkan kepada wanita tidak jauh berbeda dibanding laki-laki. Ketika dituntut mempertahankan diri tanpa senjata, wanita harus menguasai cara bertahan dari serangan tinju, tendangan, hingga bergulat dalam posisi berdiri maupun berguling di atas tanah.

Olahraga beladiri untuk wanita yang bisa jadi rekomendasi

Wanita bisa mempelajari setiap olahraga beladiri
Sebenarnya, hampir semua jenis olahraga beladiri bisa dipelajari oleh wanita. Berikut ini beberapa rekomendasi yang dapat Anda coba.

1. Karate

Dibanding cabang olahraga beladiri lainnya, karate merupakan salah satu ilmu dengan gerakan yang paling dinamis. Meski demikian, inti dari gerakan karate adalah koordinasi pikiran dan tubuh, sehingga badan Anda dapat mengeluarkan kekuatan yang dapat merobohkan lawan lebih kuat.Jika Anda mempelajari olahraga beladiri ini secara rutin, stamina tubuh juga akan meningkat serta refleks semakin cepat. Badan akan lebih kokoh dan kesehatan mental juga terjaga.

2. Pencak silat

Olahraga beladiri yang satu ini asalah salah satu warisan dari nenek moyang Bangsa Indonesia sekaligus salah satu cabang olahraga yang paling banyak menyumbang medali emas bagi Merah-Putih di Asian Games 2018.Lewat pencak silat, wanita akan belajar keahlian menangkis, menyerang, maupun membela dirinya sendiri, dengan atau tanpa senjata.

3. Judo

Judo adalah cabang olahraga beladiri dari Jepang yang memiliki beragam teknik untuk digunakan wanita sebagai pertahanan diri.Cakupan teknik yang diajarkan di judo pun bisa Anda pilih, mulai dari gerakan bertujuan menghindarkan diri, melawan, melukai, hingga membuat lawan mengalami cedera parah.

4. Muay Thai

Popularitas olahraga beladiri dari Thailand ini meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan banyak dipelajari oleh wanita. Teknik dasar dalam Muay Thai adalah penggunaan siku, lutut, dan kepala yang dapat mengakibatkan cedera lebih signifikan pada lawan, dibanding menggunakan kepalan tinju.

5. Wing Chun

Olahraga beladiri ini diciptakan seorang wanita bernama Ng Mui dan terkenal setelah dipraktikkan oleh wanita dengan nama Yim Wing-Chun.Gerakan dalam olahraga ini lebih banyak melatih wanita untuk mempertahankan diri saat berhadapan dalam jarak dekat dengan lawan, terutama lewat pukulan gabungan dan defleksi untuk mencederai si penyerang.

6. Aikido

Berbeda dari olahraga beladiri lainnya, aikido menekankan gerakan menggunakan kekuatan lawan untuk menjatuhkan dirinya sendiri. Jika dilakukan dengan benar, latihan ini sangat efektif untuk melumpuhkan orang jahat tanpa mengeluarkan banyak tenaga.

7. Taekwondo

Dasar gerakan olahraga beladiri dari Korea ini adalah pukulan dan tendangan yang cepat, kuat, serta terarah. Bagi wanita, latihan Taekwondo dapat menutupi kekurangan tubuh bagian atas yang relatif lebih lemah dengan tendangan cepat dan akurat.

8. Krav Maga

Krav maga adalah praktik olahraga beladiri kekinian yang tujuannya sangat praktis, yakni mencederai lawan maupun melucuti senjata yang digunakannya. Dalam Krav Maga, wanita akan belajar cara menggunakan bagian tubuhnya sendiri sebagai senjata, terutama lutut dan siku.Dari 8 rekomendasi olahraga beladiri di atas, mana yang akan Anda pilih?

Tips melindungi diri dari kejahatan

Hindari berjalan seorang diri
Meski Anda telah menguasai berbagai teknik dan gerakan dalam olahraga beladiri yang Anda pilih, tidak ada salahnya melindungi diri dengan langkah preventif lainnya, seperti:
  • Tidak berjalan di tempat gelap sendirian, terutama di malam hari
  • Membawa spray berisi lada, alat sengat listrik, atau benda lain yang dapat menjadi pelindung diri di saat darurat. Pastikan juga Anda mengetahui cara memamai benda-benda tersebut
  • Menyimpan nomor darurat, seperti 110 untuk menghubungi polisi
Benda lain yang terlihat sepele juga dapat menjadi alat pelindung diri, seperti payung, tempat bedak, telepon, pensil, dan sebagainya. Maksimalkan juga fungsi benda-benda yang ada di sekitar Anda, seperti batu, pot bunga, ranting pohon, dan lain-lain.Meski begitu, jangan lupa untuk berlatih agar tidak cedera saat mempraktikkan beladiri. Jika Anda ingin tahu mengenai risiko cedera ketika melakukan olahraga beladiri, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
olahragaolahraga ibu hamiltips olahraga
Functional Self Defense. http://www.functionalselfdefense.org/womens-self-defense
Diakses pada 29 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/self-defense-tips-escape
Diakses pada 29 Oktober 2020
US Judo Federation. https://www.usjf.com/committees/self-defense/
Diakses pada 29 Oktober 2020
University of Michigan. http://umich.edu/~shotokan/karate.html
Diakses pada 29 Oktober 2020
W For Woman. https://wforwoman.com/content/the-6-best-forms-of-martial-arts-for-women/
Diakses pada 29 Oktober 2020
Universitas Negeri Yogyakarta. https://core.ac.uk/download/pdf/78029924.pdf
Diakses pada 29 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait