Salah satu cara menyembuhkan penyakit OCD yang tepat adalah dengan terapi dengan psikolog atau psikiater
Penyakit OCD bisa disembuhkan dengan psikoterapi oleh psikolog atau psikiater

Suka bersih-bersih atau sebal melihat kabel kusut? Hal ini tidak serta menjadikan Anda sebagai penderita OCD. Orang dengan OCD, akan merasa sangat tidak nyaman hingga timbul kecemasan berlebih ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya.

Sesuai namanya, orang dengan OCD dapat memiliki pemikiran obsesif, perilaku kompulsif, atau keduanya. Obsesif adalah pemikiran berlebihan menganai suatu hal yang terus berulang, terasa darurat untuk dikerjakan, dan menyebabkan kecemasan.

Sementara itu, kompulsif adalah perilaku berulang yang dilakukan penderita OCD, sebagai respons dari pemikiran obsesif yang dimilikinya. Kondisi ini bisa diatasi dengan cara menyembuhkan penyakit OCD melalui terapi dan pemberian obat-obatan.

Kisah penderita OCD yang mengalami ciri kecemasan berlebihan

Pemikiran obsesif dan perilaku kompulsif adalah ciri penderita OCD

Sering dianggap remeh, obsessive compulsive disorder atau OCD sebenarnya adalah suatu gangguan mental yang bisa membuat penderitanya kesulitan menjalani aktivitasnya sehari-hari.

Sebagai contoh, salah satu tokoh dunia, Nikola Tesla, disebut memiliki penyakit OCD. Tesla memiliki fobia kuman yang sangat parah.

Tidak hanya itu, penemu radio dan sinar x-ray ini juga sangat menyukai angka tiga, sehingga ia seringkali mengelilingi jalan di sekitar rumahnya sebanyak tiga kali sebelum masuk ke rumah.

Tesla juga takut akan benda yang berbentuk bulat, terutama perhiasan wanita. Ia pun menolak untuk berjabat tangan dengan orang lain, atau menyentuh rambut orang lain.

Tesla, sebagai bagian dari perilaku kompulsifnya, selalu menghitung berapa kali rahangnya bergerak ketika makan.
Seperti contoh di atas, OCD bukanlah suatu kondisi yang remeh. Apabila tidak segera diatasi, kecenderungan pemikiran serta perilaku penderita OCD, benar-benar bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Cara menyembuhkan penyakit OCD dengan tepat

Selain psikoterapi, gejala OCD juga bisa ditekan dengan konsumsi obat

Penyakit OCD adalah kondisi kronis yang tidak bisa disembuhkan seratus persen. Sehingga, cara menyembuhkan penyakit OCD umumnya dilakukan dengan tujuan untuk meredakan gejalanya, agar Anda dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.

Dua perawatan utama untuk meringankan gejala OCD adalah psikoterapi dan medikasi, atau pemberian obat-obatan. Kedua terapi ini umumnya dilakukan secara bersamaan, untuk mendapatkan hasil terbaik.

1. Psikoterapi

Jenis psikoterapi yang dianggap paling efektif untuk penyakit OCD adalah cognitive behavioral therapy atau CBT. Terapi ini menerapkan metode jenis exposure and response prevention (ERP).

Selama menjalani terapi dengan metode ERP, secara bertahap pasien akan terpapar dengan hal-hal yang ditakuti atau hal yang berkaitan dengan obsesi pasien tersebut.

Sebagai contoh, jika pasien tersebut takut dengan debu atau tanah, maka ia akan terus mendapat paparan terhadap dua hal tersebut, sekaligus mempelajari cara yang sehat untuk menghadapi ketakutan dan kecemasannya. ERP dapat dilakukan secara perorangan, berkelompok, atau bersama keluarga.

2. Medikasi

Terdapat beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk membantu meringankan gejala OCD. Umumnya, medikasi akan diawali dengan pemberian obat antidepresan, seperti:

  • Clomipramine, untuk dewasa dan anak berusia 10 tahun ke atas
  • Fluoxetine, untuk dewasa dan anak berusia 7 tahun ke atas
  • Fluvoxamine, untuk dewasa dan anak berusia 8 tahun ke atas
  • Paroxetine, untuk dewasa
  • Sertraline, untuk dewasa dan anak berusia 6 tahun ke atas

Semua obat di atas, memerlukan resep dokter. Waspadai berbagai efek samping, potensi reaksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi, serta risiko munculnya gejala putus obat. Konsumsilah obat sesuai dengan petunjuk yang diinstruksikan dokter.

Percepat penyembuhan penyakit OCD dengan langkah ini

Melakukan relaksasi bisa menjadi cara untuk mengurangi gejala OCD

Selain cara menyembuhkan penyakit OCD di atas, ada beberapa langkah lain yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan kondisi ini, seperti:

• Belajar untuk menghadapi OCD secara lebih efektif

Stres dan OCD adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sehingga, untuk menangani OCD secara efektif, Anda juga perlu melakukan langkah-langkah untuk menghadapi stres, seperti tidur dengan cukup, olahraga, meditasi, dan mengonsumsi makanan yang sehat.

• Kendalikan rasa cemas

Gangguan kecemasan merupakan salah satu ciri OCD yang khas. Kondisi tersebut merupakan bagian dari perilaku obsesif yang dimiliki penderita penyakit OCD. Maka dari itu, mempelajari cara mengendalikan rasa cemas, bisa sangat membantu.

• Lakukan langkah-langkah relaksasi

Mengingat OCD dapat dipicu oleh stres dan rasa cemas, maka melakukan langkah-langkah relaksasi dapat membantu meredakan OCD. Anda dapat melatih pernapasan, meditasi, atau melakukan relaksasi otot.

• Olahraga

Tidak hanya untuk kesehatan fisik, olahraga seperti lari dan aerobik juga dipercaya dapat membantu meredakan gejala OCD.

• Lebih sadar akan pikiran sendiri

Agar OCD bisa dikendalikan dengan lebih mudah, Anda perlu menyadari bahwa hal-hal yang ada dalam pikiran, hanyalah sebuah perilaku obsesif. Anda perlu menyadari bahwa tidak semua hal yang ada dalam pikiran, harus dilakukan.

Anda juga dapat menghadapi rasa cemas, dengan membiarkan sesuatu berjalan apa adanya, meski tidak sesuai dengan keinginan. Semakin sering dijalani, maka Anda akan semakin sadar bahwa tidak ada ruginya apabila tidak menjalankan pikiran obsesif tersebut.

Penyakit OCD tidaklah sesederhana yang selama ini dikira. Perilaku obsesif kompulsif yang dialami para penderitanya, bisa membuat mereka kesulitan menjalankan keseharian. Karenanya, cara menyembuhkan penyakit OCD seperti di atas, perlu dilakukan sesegera mungkin.

National Institute of Mental Health. https://www.nimh.nih.gov/health/topics/obsessive-compulsive-disorder-ocd/index.shtml
Diakses pada 26 Agustus 2019

Addiction Treatment. https://www.addiction-treatment.com/blog/the-most-debilitating-cases-of-ocd-ever-recorded/
Diakses pada 26 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/obsessive-compulsive-disorder/diagnosis-treatment/drc-20354438
Diakses pada 26 Agustus 2019

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/ocd-self-help-2510625
Diakses pada 26 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed