Pilihan Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah Sesuai Penyebabnya

Cara menghilangkan bruntusan di wajah yang paling efektif adalah yang sesuai dengan penyababnya
Cara menghilangkan bruntusan di wajah perlu dilakukan sesuai dengan penyebabnya

Meski tidak berbahaya, bruntusan yang muncul di wajah bisa dirasa mengganggu penampilan. Beruntung, ada berbagai cara menghilangkan bruntusan di wajah yang bisa Anda coba, baik secara alami maupun dengan perawatan dokter.

Bruntusan sebenarnya adalah istilah umum untuk menggambarkan benjolan-benjolan kecil yang muncul di kulit. Sementara itu, ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan munculnya benjolan-benjolan tersebut.

Melihat banyaknya kondisi yang bisa menyebabkan bruntusan di wajah, maka cara menghilangkannya pun dapat berbeda-beda.

Penyebab dan cara menghilangkan bruntusan di wajah

Jangan sampai salah perawatan, sesuaikan cara menghilangkan bruntusan di wajah Anda dengan penyebabnya, seperti berikut ini.

1. Jerawat

Lagi-lagi jerawat, kondisi yang satu ini seolah-olah tak ada habisnya menjadi penyebab berbagai gangguan di kulit. Ada banyak jenis dan bentuk jerawat, termasuk jerawat kecil-kecil yang tersebar di wajah, sehingga terlihat seperti bruntusan.

Hormon, stres, hingga kebersihan kulit yang tidak terjaga bisa memicu munculnya jerawat. Untuk mengatasinya, sudah banyak cara yang tersedia. Umumnya, Anda bisa mengatasi jerawat dengan krim atau produk lain yang bisa dibeli secara bebas.

Namun, Anda juga harus cermat dalam memilih produk perawatan tersebut. Pilih produk dengan kandungan bahan-bahan seperti di bawah ini, yang bisa membantu menghilangkan jerawat.

  • Benzoil peroksida
  • Asam salisilat
  • Retinol
  • Resorsinol

Jika produk-produk di atas tidak juga mengatasi bruntusan akibat jerawat yang Anda alami, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Untuk kasus yang lebih parah, dokter biasanya meresepkan krim atau obat oles lain yang mengandung bahan-bahan sebagai berikut:

  • Kortikosteroid
  • Antimikrobial
  • Antibiotik
  • Retinoid
  • Kontrasepsi kombinasi

Cara alami pun bisa jadi alternatif untuk mengatasi jerawat kecil-kecil di wajah. Bahan seperti lidah buaya, cuka apel, tea tree oil, hingga jus lemon, dipercaya dapat menjadi cara alami dalam menghilangkan jerawat.

2. Millia

Milia adalah benjolan-benjolan kecil di kulit yang berwarna putih atau kuning. Milia umumnya muncul secara berkelompok dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga seringkali disebut sebagai bruntusan.

Penyebab munculnya milia sendiri ada beragam. Paparan sinar matahari dalam jangka panjang, penggunaan krim steroid untuk wajah, hingga prosedur dermabrasi atau laser, bisa memicu timbulnya kondisi yang masuk dalam kelompok kista ini.

Untuk menghilangkannya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Cryotherapy. Terapi ini menggunakan nitrogen cair untuk membekukan milia.
  • Krim retinoid. Retinoid adalah turunan vitamin A, yang dapat membantu memicu pengelupasan sel kulit.
  • Chemical peels. Prosedur ini akan memicu lapisan kulit paling luar mengelupas, sehingga lapisan kulit baru yang sehat dapat muncul.
  • Laser. Laser berukuran kecil akan difokuskan di area wajah yang mengalami bruntusan, untuk menghilangkan milia.

3. Komedo putih

Komedo putih atau whitehead, sebenarnya masih termasuk sebagai salah satu jenis jerawat yang ringan dan mudah diatasi. Komedo putih, sesuai namanya, terlihat seperti benjolan-benjolan berwarna putih, sehingga sering juga disebut sebagai bruntusan.

Cara menghilangkan bruntusan di wajah yang disebabkan oleh komedo putih, tidak jauh berbeda dari cara menghilangkan jerawat, yaitu dengan:

  • Krim retinoid
  • Sunscreen yang teratur digunakan
  • Antibiotik, jika kondisi sudah berkembang lebih parah, menjadi meradang

4. Dermatitis

Dermatitis adalah kondisi iritasi kulit, yang menyebabkan kulit jadi terlihat kemerahan, gatal, dan pada beberapa kondisi menjadi bengkak. Jika bruntusan yang Anda alami disebabkan oleh dermatitis, maka langkah-langkah di bawah ini dapat dilakukan untuk mengatasinya.

  • Penggunaan krim kortikosteroid
  • Menjaga kelembapan kulit dengan rutin mengoleskan pelembap
  • Mengompres dengan handuk dingin.
  • Berendam dengan air hangat
  • Jangan menggaruk area kulit yang bruntusan
  • Menghindari stres

5. Polymorphic light eruption

Polymorphic light eruption (PLE) adalah benjolan-benjolan kecil berwarna kemerahan, yang muncul akibat paparan sinar matahari berlebih. Kondisi umumnya muncul 2-3 hari setelah paparan, dan akan sembuh dalam waktu 2 minggu tanpa meninggalkan bekas luka.

Sejauh ini, tidak ada cara menghilangkan bruntusan di wajah akibat kondisi tersebut. PLE akan sembuh dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara yang dapat membantu meredakan gejala PLE, yaitu dengan:

6. Biang keringat

Salah satu kondisi yang seringkali disebut sebagai bruntusan adalah biang keringat. Kondisi ini terjadi karena tersumbatnya pori-pori di kulit. Akibatnya, kelenjar keringat tidak dapat bekerja dengan baik.

Keringat yang terjebak di bawah kulit tadi, kemudian menyebabkan timbulnya benjolan-benjolan kecil berwarna kemerahan, yang gatal dan perih.

Ada beberapa cara menghilangkan bruntusan di wajah akibat biang keringat, seperti:

  • Menggunaan losion kalamin
  • Memakai lanolin anhydrous
  • Mengoleskan steroid topikal

7. Alergi

Bruntusan di wajah, juga bisa muncul akibat alergi. Alergi banyak jenisnya, mulai dari alergi makanan, obat, hingga alergi udara. Cara paling efektif untuk mengatasi alergi tentu adalah dengan menghindari bahan-bahan yang bisa memicunya.

Setelah pemicu dihindari, alergi umumnya dapat hilang dengan sendirinya. Anda juga dapat melakukan langkah-langkah lain, untuk meredakan gejala alergi yang muncul di kulit, seperti:

  • Mengompres dengan handuk dingin atau mandi dengan air dingin
  • Menggunakan losion kalamin dan krim hidrokortison

Apabila reaksi alergi yang muncul tidak hanya terlihat pada kulit, namun juga hingga ke saluran pernapasan, segera berkonsultasi dengan dokter.

Catatan dari SehatQ

Jika Anda masih bingung mengenai kondisi yang menyebabkan timbulnya bruntusan di wajah, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke dokter kulit terdekat. Mencoba cara menghilangkan bruntusan di wajah, namun tidak sesuai dengan penyebabnya, bisa mengurangi efektivitas perawatan yang dilakukan.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/107146.php
Diakses pada 1 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/milia
Diakses pada 1 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/whitehead
Diakses pada 1 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20352380
Diakses pada 1 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heat-rash/symptoms-causes/syc-20373276
Diakses pada 1 Oktober 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/polymorphic-light-eruption/
Diakses pada 1 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/allergies/skin-allergy-types-triggers#1
Diakses pada 1 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed