Pilihan Antibiotik Radang Tenggorokan yang Biasanya Diresepkan Dokter

(0)
29 Jul 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Antibiotik radang tenggorokan dapat bermacam-macam, mulai dari amoxillin hingga azithromycinAntibiotik untuk radang tenggorokan dapat beragam, mulai dari amoxillin hingga azithromycin
Radang tenggorokan atau faringitis dapat disebabkan oleh beragam hal, termasuk infeksi virus maupun infeksi bakteri. Radang tenggorokan akibat infeksi bakteri, atau disebut juga dengan strep throat, dapat diobati menggunakan antibiotik. Antibiotik radang tenggorokan tersebut bisa beragam, mulai dari amoxicillin hingga azithromycin.

Pilihan antibiotik radang tenggorokan yang akan diberikan dokter

Berdasarkan kelasnya, berikut ini beberapa pilihan antibiotik radang tenggorokan yang akan diberikan oleh dokter:

1. Amoxicillin

Amoxicillin adalah jenis antibiotik yang sangat umum diresepkan dokter untuk mengatasi penyakit infeksi bakteri, termasuk radang tenggorokan. Amoxicillin masuk ke dalam kelas antibiotik penisilin, jenis kelas antibiotik pertama yang ditemukan.
Radang tenggorokan
Radang tenggorokan umum diobati dengan amoxicillin
Amoxicillin bekerja dengan mencegah bakteri agar tak membentuk dinding sel sehingga mencegah mikroba ini untuk berlipat ganda. Tanpa dinding sel ini, bakteri tak akan mampu untuk bertahan hidup.Amoxicillin berisiko menimbulkan efek samping tertentu setelah mengonsumsinya. Beberapa efek samping yang umum yaitu mual, muntah, diare, ruam kulit, dan infeksi jamur pada vagina.Selain amoxicillin, dokter juga dapat memberikan antibiotik lain dalam kelas penisilin, termasuk penisilin V kalium dan ampicillin. Antibiotik kelas penisilin sering menjadi pilihan pertama karena cenderung aman, tidak mahal, dan efektif untuk mengatasi infeksi bakteri.

2. Azithromycin

Azithromycin juga dapat menjadi pilihan antibiotik radang tenggorokan jika pasien memiliki alergi terhadap obat-obat penisilin seperti amoxicillin. Azithromycin masuk ke dalam golongan antibiotik makrolida yang bekerja dengan mencegah pertumbuhan bakteri yang menginfeksi.Efek samping azithromycin yang umum yakni diare dan feses yang berair dan lunak. Pada beberapa kasus, azithromycin juga dapat menimbulkan demam, pembengkakan di area tubuh tertentu, serta reaksi kulit seperti melepuh, gatal, iritasi, kulit kering, dan kemerahan.Selain azithromycin, antibiotik radang tenggorokan lain dari kelas makrolida yakni clarithromycin, yang juga bisa diresepkan dokter untuk radang tenggorokan akibat infeksi bakteri.

3. Cefixime

Cefixime merupakan antibiotik yang juga efektif untuk mengatasi infeksi bakteri, termasuk radang tenggorokan, infeksi telinga, hingga infeksi saluran kemih. Cefixime masuk dalam kelas antibiotik yang disebut sefalosporin yang bekerja dengan membunuh bakteri penyebab infeksi.Cefixime pun dapat menimbulkan beberapa efek samping. Beberapa efek samping yang umum dialami termasuk:
  • Diare
  • Sakit perut
  • Perut bergas
  • Heartburn
  • Mual
  • Muntah
Selain cefixime, dokter mungkin juga akan memberikan antibiotik lain dalam kelas chephalosporin untuk radang tenggorokan, termasuk cefuroxime dan cephalexin.

4. Clindamycin

Clindamycin adalah antibiotik lain yang diresepkan untuk radang tenggorokan akibat infeksi bakteri. Clindamycin masuk dalam kelas linkosamida atau linkomisin yang bekerja dengan mencegah bakteri, agar tak menghasilkan protein untuk reproduksinya.Beberapa efek samping clindamycin yang umum termasuk ruam kulit yang ringan dan kulit gatal. Antibiotik ini juga dapat menimbulkan sakit perut dan mual pada pasien.

Perhatian dalam penggunaan antibiotik radang tenggorokan

Antibiotik merupakan obat keras dan tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Penggunaan antibiotik yang tidak sebagaimana mestinya dapat menimbulkan bahaya seperti infeksi baru, yang sifatnya resisten terhadap penanganan antibiotik di masa mendatang.Selalu patuhi dosis dan ketentuan penggunaan obat dari dokter. Biasanya, antibiotik untuk radang tenggorokan di atas akan habis dikonsumsi selama 10 hari.Apabila Anda merasa pulih sebelum antibiotik habis, Anda harus tetap menyelesaikan penggunaan antibiotik tersebut. Sebab, berhenti sebelum obat benar-benar habis dapat menimbulkan komplikasi tertentu, misalnya:
  • Infeksi sinus dan tonsil
  • Demam rematik yang dapat mengganggu jantung, otak, dan sendi
  • Gangguan ginjal
Berhenti sebelum antibiotik habis juga dapat memicu resistensi antibiotik. Artinya, apabila suatu saat Anda kembali mengalami radang tenggorokan akibat infeksi bakteri, radang yang dialami akan lebih sulit ditangani.

Tips tambahan untuk memulihkan radang tenggorokan

Radang tenggorokan akibat infeksi bakteri bisa diatasi dengan antibiotik di atas. Namun, Anda juga akan perlu menerapkan gaya hidup sehat berikut ini agar durasi pemulihan bisa lebih cepat:
  • idur yang cukup untuk membantu tubuh melawan infeksi
  • Minum banyak air putih agar kelembapan tenggorokan dapat terjaga
  • Konsumsi makanan yang menenangkan, seperti kaldu, sup, buah yang lembut, yogurt, hingga telur yang dimasak menjadi lunak
  • Berkumur dengan air garam hangat beberapa kali sehari, namun jangan sampai tertelan
  • Gunakan pelembap ruangan (humidifier), namun pastikan humidifier terjaga kebersihannya
  • Jauhi iritan, seperti rokok

Catatan dari SehatQ

Antibiotik radang tenggorokan dapat beragam. Namun, jenis antibiotik yang pertama diberikan dokter biasanya amoxicillin dari kelas penisilin. Selalu habiskan antibiotik yang diresepkan oleh dokter, serta patuhi ketentuan penggunaannya.
radang tenggorokanantibiotik
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/drugs/clindamycin
Diakses pada 15 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/strep-throat
Diakses pada 15 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/azithromycin-oral-route/side-effects/drg-20072362
Diakses pada 15 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/clarithromycin-oral-route/description/drg-20067672
Diakses pada 15 Juli 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/amoxicillin/article.htm
Diakses pada 15 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682399.html
Diakses pada 15 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685015.html
Diakses pada 15 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a685002.html
Diakses pada 15 Juli 2020
Web MD. https://www.webmd.com/oral-health/understanding-strep-throat-treatment
Diakses pada 15 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait