Pilih Botol ASI atau Kantong ASI? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

(0)
22 Jun 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Baik kantong ASI dan botol ASI punya kelebihan dan kekurangan dalam menyimpan ASIKantong ASI dan botol ASI plastik
ASI merupakan asupan nutrisi yang paling baik di awal pertumbuhan bayi. ASI mempunyai manfaat yang sulit digantikan oleh asupan apa pun. Oleh karena itu, memberikan ASI pada Si Kecil hingga usianya 2 tahun adalah harapan sebagian besar ibu. Maka, tak heran jika banyak ibu yang berusaha sekuat tenaga untuk memproduksi ASI sebanyak mungkin demi memenuhi kebutuhan Si Kecil.Bagi Anda yang memiliki berbagai kesibukan, misalnya bekerja, Anda bisa memerah ASI untuk tetap produktif dalam menyediakan stok ASI. Usai diperah, Anda bisa menyimpannya ASIP ke dalam botol ASI atau kantong ASI. Hasil perahan ASI ini bisa Anda simpan bahkan sampai 6 bulan di dalam freezer, lho.Berbicara soal botol dan kantong ASI, kedua metode penyimpanan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut penjelasan seputar kelebihan dan kekurangan tersebut sebagai bahan pertimbangan Anda sebelum memilihnya.

Kelebihan botol ASI

Botol ASI memiliki beberapa kelebihan sebagai tempat penyimpanan ASI ketimbang kantong ASI yang terbuat dari plastik. Berikut beberapa kelebihannya.

1. Risiko tumpah lebih kecil

Kemungkinan ASI tumpah dan bocor dari botol lebih kecil ketimbang kantong ASI yang terbuat dari plastik. Botol yang ditutup dengan rapat memberikan keamanan yang lebih ketimbang kantong ASI plastik yang mudah sobek.

2. Lebih higienis

Botol ASI yang terbuat dari kaca dapat mencegah ASIP terkontaminasi oleh bakteri. Namun, Anda juga harus rajin mensterilkan botol ASI dengan air hangat setiap habis dipakai agar bakteri tidak bersarang di dalamnya.

3. Ramah lingkungan

Penggunaan botol ASI tentunya lebih ramah lingkungan ketimbang kantong ASI plastik sekali pakai. Sampah yang dihasilkan pun jauh lebih sedikit jika Anda menggunakan botol ASI.

4. Dapat digunakan berkali-kali

Jika dilihat dalam jangka panjang, penggunaan botol ASI dapat dikatakan lebih ekonomis ketimbang kantong ASI plastik. Anda hanya perlu membelinya di awal dan bisa dipakai secara berulang kali.

Kekurangan botol ASI

Di samping kelebihannya, botol ASI juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan.

1. Bisa pecah

Jika Anda tidak hati-hati, botol ASI kaca bisa pecah dan membahayakan diri Anda. ASIP pun jadi terbuang sia-sia.

2. Harus sering dicuci

Botol ASI harus dicuci secara rutin untuk mencegah kontaminasi bakteri yang bisa membahayakan bayi Anda.

3. Butuh lebih banyak tempat

Karena ukurannya yang lebih besar ketimbang kantong ASI, botol ASI memerlukan lebih banyak tempat di dalam freezer. 

Kelebihan kantong ASI

Kantong ASI atau plastik ASI adalah wadah yang terbuat dari plastik dan didesain khusus untuk menyimpan ASI. Kantong ASI memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:

1. Lebih mudah disimpan

Kantong ASI lebih mudah disimpan, baik itu di dalam freezer ataupun di dalam tempat penyimpanan ASI selama Anda berangkat ke kantor. Ukurannya yang relatif kecil membuat kantong ASI bisa disimpan dalam berbagai wadah.

2. Praktis

Anda tidak perlu mencuci kantong ASI usai dipakai karena bisa langsung dibuang. Selain itu, ada juga kantong ASI yang bisa disambungkan langsung ke pompa ASI jadi Anda tidak perlu lagi berganti-ganti wadah.

3. Mudah memberi label

Di depan kantong ASI biasanya sudah tertera tempat untuk memberikan keterangan waktu perah sehingga Anda tidak perlu kesulitan dalam memberikannya label.

Kekurangan kantong ASI

Tidak hanya kelebihan, kantong ASI atau plastik ASI pun juga memiliki beberapa kekurangan yang bisa jadi merugikan Anda. Berikut beberapa di antaranya.

1. Mudah bocor

Karena bahannya terbuat dari plastik, risiko kantong ASI bocor lebih tinggi ketimbang botol ASI. Kantong ASI bisa saja tergesek atau tersangkut di dalam tas sehingga menyebabkan bocor.

2. Kurang jelas berapa banyak yang sudah dipompa

Sebuah kantong ASI hanya mampu menyimpan sekitar 200 ml ASI saja. Dalam sehari, Anda bisa menghabiskan beberapa kantong ASI dan ASI yang disimpan pada setiap kantongnya tidak selalu pas 200 ml. Ini akan membuat Anda kesulitan untuk mengetahui berapa banyak ASI yang Anda perah

3. Risiko tumpah dan terkontaminasi lebih tinggi

Risiko ASI tumpah lebih tinggi karena Anda harus menuangkan ASI perah ke kantong ASI setiap habis memompanya. Selain itu, seringnya berpindah-pindah wadah juga membuat ASI lebih rentan untuk terkontaminasi bakteri.Itulah penjelasan seputar kelebihan dan kekurangan dari botol serta kantong ASI yang bisa Anda pertimbangkan. Sesuaikan penggunaan wadah penyimpanan ASI yang akan dipilih dengan kebutuhan Anda.
cara menyimpan asiasi perah
Greyscowbell. https://www.greyscowbell.com/post/breast-milk-storage-glass-vs-plastic#:~:text=Glass%20bottles%20and%20containers%20are,money%20in%20the%20long%20run
Diakses pada 9 Juni 2020
Paretingaswegrow. https://parentingaswegrow.com/breast-milk-storage-bags-vs-bottles/
Diakses pada 9 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait