Pilates, Olahraga Lembut dan Ringan dengan Segudang Manfaat

Pilates merupakan senam yang mengedepankan latihan untuk gerakan menstabilkan dan memperkuat otot inti Anda
Latihan pilates sendiri biasanya dilakukan dalam urutan tertentu, satu demi satu

Anda kurang cocok dengan olahraga yang membutuhan gerakan cepat dan berintensitas tinggi? Jika ya, pilates merupakan latihan yang paling sesuai untuk Anda coba.

Pilates merupakan senam yang mengedepankan latihan untuk gerakan menstabilkan dan memperkuat otot inti Anda. Latihan pilates sendiri biasanya dilakukan dalam urutan tertentu, satu demi satu.

Gerakan tersebut memiliki nama-nama yang menarik, seperti "The 100," Criss-Cross," "Elephant," dan "Swan." Meskipun terlihat sederhana, tiap gerakan yang dilakukan dalam latihan pilates akan membutuhkan fokus dan kekuatan.

Pasalnya, latihan ini sangat memerhatikan tiap detail dari teknik-teknik gerakannya.

Latihan Ringan Yang Fleksibel

Jika Anda bingung mencari latihan yang mudah untuk dilakukan tanpa membutuhkan banyak perlengkapan khusus, pilates akan menjadi pilihan yang paling tepat.

Anda dapat melakukan pilates di atas matras, baik di sanggar olahraga atau di rumah dengan memerhatikan video di internet.

Durasi Singkat untuk Otot Kuat

Kelas pilates biasanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam, tetapi Anda dapat memilih lebih sedikit gerakan untuk waktu yang lebih singkat.

Meskipun begitu, jika dilakukan dengan memperhatikan teknik yang tepat, Anda akan mendapatkan otot yang lebih kuat, tubuh terbentuk ideal, postur indah, dan fleksibilitas tubuh.

Karakteristik Pilates

Perlu Anda pahami bahwa pilates bukan termasuk dalam deretan latihan kardio. Intensitas gerakan cenderung menengah tanpa membutuhkan aktivitas tinggi dan berat dalam melakukannya.

Fokus latihan berada pada konsentrasi dan pernafasan sehingga dapat melatih otot inti dengan gerakan ringan dan relatif lebih tenang. Meskipun begitu, Anda pasti akan merasakan adanya pengaktifan otot-otot Anda setiap latihan.

Fokus Tujuan Pilates

Fokus utama pilates berada pada pelatihan otot inti tubuh untuk mendapatkan kekuatan, kestabilan, dan fleksibilitas. Posisi dan gerakan yang digunakan untuk proses pengaktifan otot inti bergantung pada tingkat ekstremitas untuk mengontrol serta menerapkan beban pada otot inti.

Apakah Semua Orang Boleh Melakukan Pilates?

Jika Anda memasuki usia lanjut, hampir tak pernah berolahraga selama beberapa waktu, atau memiliki masalah kesehatan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan olahraga baru, termasuk pilates. 

Begitu juga dengan ibu hamil yang ingin mulai pilates sebaiknya menanyakan dulu ke dokter kandungan.

Latihan pilates sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Bila Anda baru pertama memulai pilates, lakukan secara bertahap dan tingkatkan intensitas. 

Pilates tidak disarankan untuk orang-orang dengan kondisi berikut:

  • Tekanan darah tidak stabil
  • Risiko pembekuan darah
  • Osteoporosis parah
  • Herniated disc alias saraf kejepit

Untuk menghindari cedera, pastikan Anda berlatih bersama instruktur yang berpengalaman.

Sebelum Melakukan Pilates

Saat Anda memutuskan untuk melakukan pilates, perhatikan hal-hal penting berikut ini:

  • Pastikan untuk selalu melakukan konsultasi pada dokter agar Anda mendapatkan anjuran untuk latihan yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.
  • Pastikan pula Anda mencari kelas atau instruktur yang benar-benar terlatih untuk dapat mengajarkan teknik yang benar dalam tiap gerakannya. Hal ini penting sebab banyak pelatih pilates yang sebenarnya tidak bersertifikat.
  • Lakukan gerakan perlahan sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan memaksakan beragam tantangan jika Anda memang belum menguasai gerakan dasar untuk menghindari cidera.
  • Usai latihan, rasa kram otot atau kaku sangat lumrah terjadi. Hal ini merupakan tanda bahwa otot Anda akan menguat. Jadi, upayakan untuk memberikan istirahat pada otot dan lanjutkan latihan dengan konsisten.
  • Jika muncul rasa sakit atau tidak nyaman yang tidak wajar, segera lakukan konsultasi pada dokter.

Itulah beberapa hal penting seputar latihan pilates yang dapat Anda pahami. Jadi, apakah Anda tertarik mencoba pilates?

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/a-z/what-is-pilates
Diakses pada Oktober 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/pilates-for-beginners/art-20047673
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed