Mengenal Pijat Prostat, Terapi untuk Kaum Adam yang Masih Kontroversial

Pijat prostat dipercaya mampu membersihkan saluran prostat dan mengatasi masalah reproduksi pria lainnya
Pijat prostat dipercaya mampu membersihkan saluran prostat dan mengatasi masalah reproduksi pria lainnya

Pria memiliki segudang permasalahan terkait organ reproduksi mereka, seperti disfungsi ereksi (impotensi) hingga sakit saat ejakulasi. Beberapa pria melaporkan, beragam masalah reproduksi bisa teratasi dengan menjalani pijat prostat. Apakah Anda pernah mendengar pijat prostat?

Pijat prostat, seperti apa?

Sesuai namanya, terapi pijat prostat adalah pijat yang dilakukan pada prostat pria. Proses ini dilakukan dengan memasukkan jari dokter ke dubur pasien, untuk menekan atau memijat bagian prostat. Seperti yang mungkin Anda ketahui, kelenjar prostat terletak di depan rektum (dubur), di antara kandung kemih dan penis.

Pijat prostat dilakukan untuk kebutuhan medis maupun terapi untuk peningkatan kualitas seksualitas seseorang. Namun, penelitian mengenai pijat prostat masih cenderung sedikit. Sebagian besar klaim manfaatnya pun masih bersifat anekdotal (berdasarkan laporan masyarakat), maupun datang dari kasus-kasus dalam lingkup kecil.

Karena masih sedikitnya riset medis terkait pijat prostat, terapi ini sifatnya masih kontroversial. Anda mungkin juga akan cenderung sulit menemukan dokter yang menyediakan terapi pijat prostat.

Klaim manfaat pijat prostat bagi pasiennya

Walau masih diperlukan studi medis lebih lanjut, pijat prostat diyakini beberapa pihak memiliki manfaat berikut ini:

1. Dilaporkan membantu membersihkan saluran prostat

Pijat prostat dianggap membantu membersihkan saluran prostat. Saluran ini mengalir di antara prostat dengan sistem reproduksi dan kemih pria. Memijat bagian prostat diyakini dapat menghasilkan cairan tertentu, yang kemudian membantu membersihkan saluran prostat.

2. Diyakini mengatasi rasa sakit saat ejakulasi 

Sakit saat ejakulasi bisa terjadi karena saluran reproduksi yang terhambat. Terapi pijat prostat diyakini dapat meringankan penyumbatan cairan ini, karena dapat membersihkan saluran prostat.

3. Dipercaya membantu menangani disfungsi ereksi

Dahulu, banyak pria menjalani terapi pijat dan stimulasi prostat untuk mengatasi disfungsi ereksi (kondisi sulit mempertahankan ereksi penis). Hingga saat ini pula, beberapa pria masih memilih pijat prostat yang dikombinasikan dengan opsi perawatan disfungsi ereksi lainnya. Perawatan disfungsi ereksi lain tersebut termasuk obat-obatan, pompa, dan implan.

4. Diklaim membantu melancarkan aliran urin

Prostat merupakan kelenjar yang mengelilingi saluran uretra. Apabila terjadi pembengkakan dan peradangan pada prostat, kondisi tersebut dapat mengganggu atau bahkan menghambat aliran urin penderitanya. Apabila pijat prostat bisa sesuai harapan dan mengurangi pembengkakan, aliran urin akan dapat berjalan lebih lancar.

5. Dipercaya mampu mengatasi peradangan pada prostat (prostatitis)

Dahulu, pijat prostat adalah perawatan utama untuk prostatitis. Namun, untuk saat ini, penanganan prostatitis sudah dikhususkan seperti penggunaan antibiotik.

Bagaimana dokter melakukan pijat prostat?

Pada prinsipnya, pijat prostat mirip dengan colok dubur atau digital rectal exam (DRE). DRE dilakukan oleh ahli urologi untuk memeriksa jika adanya benjolan, perubahan, atau tanda-tanda kemungkinan kanker di area dubur seseorang.

Dokter juga dapat melakukan DRE untuk mengecek sekresi prostat yang dapat diperiksa lebih lanjut, jika ada tanda-tanda prostatitis, infeksi, atau gangguan lainnya.

Berikut ini langkah pijat prostat yang akan dilakukan dokter terhadap pasien:

  • Dokter menggunakan sarung tangan dan memasukkan jari yang telah dilumuri pelumas ke dalam dubur pasien. Kemudian, dokter dengan perlahan dan lembut akan menekan atau memijat prostat selama beberapa menit.
  • Jika pijatan menimbulkan rasa sakit, pasien diharuskan memberi tahu dokter. Namun, biasanya, pijat prostat tidak menyakitkan walau akan muncul rasa tidak nyaman di awal.

Frekuensi menjalani pijat prostat akan bergantung pada preferensi pasien dan pertimbangan dokter. Beberapa pasien mungkin menghadiri beberapa sesi pijat prostat setiap minggu selama satu bulan. Kemudian, pasien akan dapat mengurangi jumlah kunjungan.

Risiko terkait pijat prostat, adakah?

Terapi pijat prostat yang dilakukan oleh orang tak terlatih dapat membahayakan sistem reproduksi pasien. Memijat prostat terlalu keras atau dengan banyak tekanan juga berisiko meningkatkan gejala pada masalah reproduksi., atau malah menyebabkan masalah baru.

Pasien dan dokter
Diskusikan dengan dokter terkait risiko pijat prostat maupun tindakan alternatif lainnya

Catatan dari SehatQ

Hingga saat ini, studi medis terkait pijat prostat masih sangat sedikit dan bersifat anekdotal. Diskusikan dengan dokter terkait risiko pijat prostat atau kemungkinan pilihan penanganan lain yang lebih minim risiko.

Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/benefits-of-prostate-massage-therapy
Diakses pada 15 April 2020

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/things-to-know-about-prostate-health-4066015
Diakses pada 15 April 2020

Web MD. https://www.webmd.com/men/picture-of-the-prostate
Diakses pada 15 April 2020

Web MD. https://www.webmd.com/men/prostate-massage
Diakses pada 15 April 2020

Artikel Terkait