logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Piebaldism, Kondisi yang Sebabkan Munculnya Rambut Putih Sejak Lahir

25 Mei 2021

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Piebaldism adalah kondisi medis yang sebabkan rambut putih sejak lahir.

Piebaldism adalah kelainan genetik yang dapat menyebabkan rambut putih sejak lahir.

Table of Content

  • Apa itu piebaldism?
  • Penyebab piebaldism yang patut dipahami
  • Gejala piebaldism
  • Pengobatan piebaldism yang bisa dicoba
  • Apakah piebaldism dapat berbahaya bagi kesehatan?

Tahukah Anda bahwa bayi bisa lahir dengan rambut yang berwarna putih di bagian depan kepalanya saja? Kondisi ini disebut sebagai piebaldism. Meski umumnya tidak berbahaya, ada baiknya Anda mengenali penyebab, gejala, dan cara mengatasi piebaldism berikut ini.

Advertisement

Apa itu piebaldism?

Piebaldism adalah kondisi genetik yang umumnya sudah terlihat sejak lahir. Kondisi ini menyebabkan sel melanosit menghilang di area tertentu, seperti rambut dan kulit.

Melanosit bertugas untuk memproduksi melanin, yakni pigmen yang berkontribusi pada warna rambut, mata, dan kulit. Saat melanosit menghilang, bagian tubuh yang terdampak akan berubah warna menjadi lebih terang dibandingkan bagian lainnya.

Menurut sebuah riset, hampir 90 persen penderita piebaldism memiliki rambut yang putih atau terang di bagian depan kepalanya. Kondisi ini dikenal dengan sebutan white forelock alias jambul putih.

Namun, bukan rambut saja yang bisa terdampak dari piebaldism. Bulu mata, alis, dan kulit juga bisa terlihat lebih putih dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Penyebab piebaldism yang patut dipahami

Mutasi genetik dipercaya sebagai penyebab utama dari piebaldism. Adanya mutasi genetik ini dapat berdampak pada produksi melanin.

Selain itu, Anda juga perlu tahu bahwa piebaldism adalah penyakit yang dapat diturunkan dari orangtua. Sebuah penelitian membuktikan, 50 persen kasus piebaldism dapat diturunkan dari penderitanya kepada anak-anaknya.

Mutasi genetik pada penderita piebaldism terjadi pada gen KIT dan SNAI2. Genetik KIT bertugas untuk mengirimkan sinyal kepada tubuh untuk memproduksi beberapa sel, termasuk melanosit.

Saat terjadi mutasi di genetik KIT, melanosit yang bertugas dalam proses pigmentasi akan terganggu. Kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan kurangnya pigmentasi di beberapa bagian kulit dan rambut.

Tidak hanya itu, mutasi yang terjadi pada genetik SNAI2 juga bisa berdampak buruk pada protein bernama snail 2, yakni protein yang bertanggung jawab dalam perkembangan sel, termasuk perkembangan melanosit.

Gejala piebaldism

Pada hampir sekitar 90 persen penderita piebaldism, jambul putih menjadi satu-satunya gejala yang muncul.

Warna putih di jambul ini biasanya menyerupai berlian, garis panjang, atau segitiga. Beberapa bagian rambut dan kulit lainnya juga bisa dipengaruhi piebaldism, di antaranya:

  • Alis
  • Bulu mata
  • Kulit di bagian dahi
  • Kulit di bagian samping dada atau perut
  • Kulit di bagian tengah lengan
  • Kulit di bagian tengah kaki.

Pengobatan piebaldism yang bisa dicoba

Pengobatan piebaldism dapat menjadi tantangan tersendiri. Sebab, hasilnya tidak selalu memuaskan. Beberapa prosedur medis yang dapat dilakukan untuk mengobati piebaldism, di antaranya:

  • Dermabrasi: Teknik ini dilakukan untuk mengangkat bagian terluar dari kulit yang terdampak dari piebaldism.
  • Skin grafting: Prosedur ini dilakukan dengan cara mengambil kulit yang mengandung pigmen untuk kemudian ditanamkan ke bagian kulit yang kekurangan pigmen.
  • Transplantasi melanosit dan keratinosit: Prosedur medis ini dilakukan dengan cara mentransplantasikan sel-sel yang menghasilkan pigmen ke bagian yang terdampak dari piebaldism.

Selain itu, fototerapi juga bisa dilakukan setelah dermabrasi atau transplantasi sel untuk mempercepat pembentukan pigmen.

Apakah piebaldism dapat berbahaya bagi kesehatan?

Penderita piebaldism harus waspada. Sebab, kondisi genetik ini dapat meningkatkan risiko terjadinya luka bakar akibat sinar matahari dan kanker kulit.

Inilah alasan mengapa pengidap piebaldism disarankan untuk menggunakan tabir surya dan berbagai tindakan preventif lainnya saat berada di luar rumah.

Terlebih lagi, piebaldism dapat membuat penderitanya merasa tidak percaya diri dengan gejala-gejalanya yang dapat dilihat orang lain.

Meski piebaldism bukanlah kelainan genetik yang dapat mengancam nyawa, tetap saja penderitanya dapat mengalami masalah psikologis karena gejala-gejalanya. Cobalah untuk berbicara dengan seorang dokter kulit atau psikiater untuk mengatasi gangguan yang dirasakan akibat piebaldism ini.

Baca Juga

  • Sederet Bahaya Buah Melon yang Dapat Mengganggu Kesehatan Anda
  • Inilah Jenis Pengobatan Bronkitis dan Lama Waktu Penyembuhannya!
  • Penyakit Kolera: Apa Penyebabnya?

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

penyakitkelainan genetikapenyakit genetik

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved