Picu Penyakit, Ini Efek Cemas Berlebih pada Tubuh


Efek cemas berlebih pada tubuh berpotensi memicu penyakit dan mengganggu fungsi tubuh. Ketika merasakan cemas yang berlebihan, kinerja sistem saraf, pernapasan, dan kekebalan tubuh ikut terganggu.

(0)
Efek cemas berlebih pada tubuh dapat berisiko memicu penyakitEfek cemas berlebih pada tubuh dapat mengganggu kinerja sistem saraf
Rasa cemas merupakan suatu hal yang wajar, namun dapat memberi dampak buruk terhadap diri Anda jika berlebihan. Tak hanya memengaruhi perilaku sehari-hari, kecemasan berlebihan turut memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan Anda. Lantas, apa saja efek cemas berlebih pada tubuh?

Efek cemas berlebih pada tubuh

Kecemasan yang berlebihan dapat memengaruhi beragam fungsi tubuh. Beberapa fungsi tubuh yang bisa terganggu mulai dari sistem saraf, peredaran darah, pencernaan, pernapasan, hingga kekebalan tubuh.Berikut ini sejumlah efek cemas berlebih pada tubuh Anda:

1. Sistem saraf

Rasa cemas yang berlebihan membuat otak melepaskan hormon stres secara teratur. Kondisi tersebut dapat meningkatkan frekuensi kemunculan gejala mulai dari pusing, kepala kliyengan, hingga depresi.Ketika Anda merasa cemas, otak membanjiri sistem saraf dengan hormon dan senyawa kimia seperti kortisol dan adrenalin, yang membantu untuk merespons ancaman. Meski sebenarnya, paparan hormon dan senyawa kimia tersebut dapat memberi pengaruh buruk bagi tubuh Anda. Contohnya, paparan kortisol dalam jangka panjang dapat memicu kenaikan berat badan.

2. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan mungkin akan terpengaruh ketika Anda mengalami gangguan kecemasan berlebih. Beberapa masalah pencernaan yang berpotensi terjadi akibat cemas berlebih, antara lain sakit perut, mual, diare, hingga kehilangann nafsu makan. Tak hanya itu, risiko mengalami sindrom iritasi usus besar (IBS) pun juga akan meningkat karena kecemasan yang berlebihan.

3. Sistem kardiovaskular

Efek kecemasan berlebih bisa memicu kondisi-kondisi seperti peningkatan detak jantung, jantung berdebar, serta  timbulnya rasa nyeri di dada. Selain itu, Anda juga berisiko tinggi mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dan penyakit jantung koroner. 

4. Sistem kekebalan tubuh

Dampak kecemasan yang berlebihan dapat membuat sistem kekebalan tubuh Anda melemah. Akibatnya, risiko terserang infeksi virus dan penyakit akan semakin meningkat.  Bagi penerima vaksin, vaksin yang diterima mungkin tidak bekerja dengan baik ketika mengalami rasa cemas berlebih.

5. Sistem pernapasan

Rasa cemas yang berlebihan dapat memengaruhi sistem pernapasan dan memicu kemunculan gejala seperti napas cepat atau pendek. Bagi penderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), kecemasan berlebih meningkatkan risiko komplikasi. Kondisi ini juga bisa memperburuk gejala asma.Apabila efek cemas berlebih pada tubuh mulai mengganggu Anda dalam melakukan aktivitas, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sedini mungkin dapat mencegah kondisi Anda bertambah parah.

Tips mengelola kecemasan dengan tepat

Untuk mencegah efek cemas berlebih pada tubuh, usahakan mengelola kecemasan Anda dengan baik. Salah satu cara untuk mengelola rasa cemas yang berlebihan adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat.Beragam tips mengelola kecemasan dengan tepat, di antaranya:
  • Rutin berolahraga 

Aktivitas ini bisa membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda. Olahraga adalah salah satu cara yang efektif untuk melatih tubuh menghadapi stres akibat kecemasan. Untuk menentukan jenis olahraga yang tepat, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
  • Tidak minum kafein secara berlebihan

Kafein dapat memicu pelepasan adrenalin, yang memperparah gejala kecemasan. Konsumsi kafein berlebihan akan membuat Anda merasa gugup dan gelisah.
  • Menerapkan teknik relaksasi

Teknik relaksasi dapat mencegah sekaligus mengatasi gejala kecemasan. Selain itu, cara ini juga bisa meningkatkan kemampuan Anda untuk mengelola stres. Beberapa teknik relaksasi yang dapat diterapkan meliputi pernapasan dalam, meditasi, mendengarkan musik, tai chi, dan yoga.
  • Berbicara dengan terapis profesional

Jika kecemasan yang Anda rasakan sudah tak terkendali, berbicaralah dengan terapis profesional. Terapis profesional umumnya akan membantu Anda mengembangkan mekanisme koping untuk menghadapi masalah yang memicu kekhawatiran.

Catatan dari SehatQ

Kecemasan yang berlebihan tak hanya memengaruhi perilaku Anda sehari-hari, tetapi juga memberi dampak buruk untuk tubuh. Efek cemas berlebih pada tubuh bisa mengganggu sistem saraf, pernapasan, pencernaan, kardiovaskular, dan kekebalan tubuh. Akibatnya, risiko terkena penyakit pun semakin meningkat.Apabila rasa cemas yang dirasakan mulai memengaruhi kesehatan dan mengganggu aktivitas, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait efek cemas berlebih pada tubuh, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
gangguan kecemasansistem saraf
Healthline. https://www.verywellhealth.com/should-i-call-in-sick-770447
Diakses pada 29 Maret 2021
WebMD. https://www.healthline.com/health-news/anxious-about-calling-in-sick-while-working-at-home-youre-not-alone
Diakses pada 29 Maret 2021
Medanta. https://www.medanta.org/patient-education-blog/the-dark-side-of-anxiety-7-effects-of-anxiety-on-the-body/
Diakses pada 29 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait