Pesan Makanan Lewat Ojek Online Saat Pandemi Virus Corona, Amankah?


Pesan makanan lewat ojek online tentu sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Ditengah pandemi virus corona ini, memesan makanan online masih dikategorikan aman.

(0)
Pesan makanan lewat ojek online saat corona termasuk amanPesan makanan lewat ojek online tentu sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang saat ini
Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 semakin bertambah setiap harinya. Pemerintah Indonesia pun mengambil langkah dengan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah paling tidak selama 14 hari.Nah, dalam situasi seperti saat ini, tentu banyak dari Anda yang memanfaatkan jasa pesan makanan lewat online. Namun, yang jadi pertanyaan, amankah pesan makanan lewat ojek online saat wabah virus corona?

Pesan makanan lewat ojek online dikategorikan aman di tengah pandemi virus corona

Pesan makanan lewat ojek online mungkin sudah menjadi suatu kebiasaan bagi banyak orang. Terlebih saat ini sedang terjadi wabah virus corona, di mana banyak orang memilih berada di rumah dibandingkan harus bepergian.Meski demikian, di tengah mewabahnya virus corona yang melanda, apakah aman untuk pesan makanan lewat ojek online? Nah jawabannya, adalah aman.Seornag profesor dan spesialis keamanan makanan dari North Carolina State University, Benjamin Chapman, mengungkapkan belum ada hasil studi yang menyebutkan bahwa virus corona COVID-19 dapat menular lewat makanan. Hal ini termasuk makanan yang dimasak secara matang ataupun tidak (misalnya, salad).Pada dasarnya, penularan virus corona yang utama berasal dari cairan tubuh seseorang yang terinfeksi, seperti cipratan air liur yang keluar dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, atau mengeluarkan napas. Selain itu, peluang hidup virus corona COVID-19 pada permukaan benda, seperti plastik atau kemasan makanan, pun sangat kecil. Akibatnya, kemungkinan risiko penyebaran virus corona yang berasal dari produk atau kemasan makanan yang dikirim lewat ojek online pun tergolong rendah.Maka dari itu, jika Anda ingin pesan makanan lewat online di tengah pandemi virus corona sebenarnya merupakan hal yang aman dilakukan, daripada harus bepergian keluar rumah.

Tetap waspadai penularan virus corona lewat kemasan makanan

Sebuah hasil penelitian mengenai virus corona yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine pada pertengahan Maret lalu mengungkapkan bahwa virus corona bisa bertahan hidup di permukaan benda mati. Ketahanan virus ini pun berbeda-beda tergantung dengan jenis bahan yang akan menjadi medianya, seperti: 
  • Karton/kardus: 24 jam.
  • Kertas: 4-5 hari.
  • Plastik: 2-3 hari. 
Meski melalui benda bukanlah cara penularan utama dari virus corona, kemungkinan untuk tertular melalui kemasan harus tetap Anda diwaspadai.Terutama apabila dalam proses pembuatan dan pengiriman makanan terkena percikan air yang dikeluarkan oleh penderita saat batuk atau bersin, bukan tidak mungkin hal tersebut dapat menular kepada orang yang memakannya. Jika demikian yang terjadi, maka virus dapat menular lewat makanan sehingga orang yang memakannya dapat tertular virus corona. 

Tips aman untuk pesan makanan lewat ojek online saat pandemi virus corona

Meski pesan makanan lewat ojek online tergolong aman dilakukan, para pemesan makanan via ojek online tetap perlu waspada.Pasalnya, makanan yang Anda pesan memang mungkin tidak terinfeksi dengan coronavirus, tetapi memakan makanan yang tidak dimasak atau dikirim dengan benar justru dapat berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh orang yang mengonsumsinya.Terlebih saat situasi seperti ini, di mana banyak kurir ojek online yang melakukan perjalanannya dari restoran menuju satu rumah ke rumah orang lainnya.Nah, agar pesan makanan lewat ojek online tetap aman, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan.

1. Memilih restoran yang terpercaya

Salah satu tips pesan makanan yang aman lewat ojek online adalah pilih restoran yang pasti-pasti saja. Artinya, Anda bisa pesan makanan dari restoran yang terpercaya atau paling tidak sudah pernah Anda coba atau pesan makanannya via online.Dengan ini, Anda mengetahui bagaimana pihak restoran memasak serta menjaga kehigienisan makanan tersebut.Sebaliknya, pesan makanan dari daftar restoran yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya justru dapat menimbulkan rasa keraguan dan kekhawatiran di benak Anda mengenai cara memasak dan kebersihan makanan tersebut.

2. Pesan makanan yang dimasak dengan matang

Makanan yang dimasak dengan baik dan matang cenderung membuat berbagai virus, kuman, dan bakteri mati dalam proses memasak makanan.Sementara, makanan mentah atau yang tidak dimasak dengan baik, seperti salad, ikan mentah, atau potongan buah-buahan segar cenderung mudah tercemar oleh virus, bakteri, dan kuman. Akibatnya, risiko makanan tercemar oleh virus dan bakteri pun menjadi lebih tinggi.

3. Membatasi kontak langsung dengan kurir

Tips pesan makanan lewat ojek online yang aman adalah dengan membatasi kontak langsung dengan kurir
Membatasi kontak langsung antara pemesan dengan kurir jadi upaya cegah virus corona
Tips pesan makanan lewat ojek online yang aman berikutnya adalah dengan membatasi kontak langsung antara pemesan dengan kurir yang mengantar makanan. Langkah ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan virus corona.Ya, Anda bisa meminta secara khusus kepada kurir ojek online untuk mengantarkan makanan dengan cara meletakkannya di depan pintu atau pagar rumah, atau bisa pula meletakkannya di meja resepsionis bagi Anda yang tinggal di apartemen.Namun, pastikan Anda melakukan transaksi secara cashless atau pembayaran dalam bentuk nontunai sebelumnya. Apabila Anda terpaksa melakukan pembayaran dalam bentuk tunai, Anda bisa memasukkan uang ke dalam amplop dan meletakkannya di tempat yang disepakati. Setelah itu, Anda bisa memberitahu kurir untuk meletakkan pesanan makanan di tempat tersebut.Jika harus menerima pesanan makanan secara langsung, minta kurir untuk meletakkan makanan terlebih dahulu di jarak aman sejauh 2 meter dari posisi Anda. Pilihan cara lainnya, Anda bisa menerima pesanan makanan dari kurir dengan lengan tangan dan bukan menggunakan telapak tangan.Agar lebih higienis, Anda dapat menyiapkan sebotol sabun cuci tangan di dekat keran depan rumah atau cairan hand sanitizer. Langkah ini bertujuan agar para kurir makanan online memiliki kesempatan untuk membersihkan tangannya. Nah, Anda pun bisa meminta mereka untuk mencuci tangan sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

4. Memindahkan makanan dari kemasan ke tempat makan milik sendiri

Jika pesanan makanan sudah berada di tangan, sebaiknya segera pindahkan makanan dari kemasan plastik atau styrofoam ke tempat makan milik sendiri. Langkah ini bertujuan untuk menghindari paparan virus, bakteri, atau kuman yang mungkin menempel pada kemasan makanan selama di perjalanan kurir mengantarkannya.Namun, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terlebih dahulu sebelum memindahkan makanannya, ya. 

5. Memanaskan makanan sebelum disantap

Sebelum menyantapnya, Anda bisa memanaskan kembali makanan yang Anda beli dari restoran.Memanaskan makanan kembali bertujuan untuk mematikan virus, bakteri, atau kuman yang mungkin terkontaminasi pada makanan yang Anda pesan selama di perjalanan.

6. Jangan lupa cuci tangan menggunakan air dan sabun

Yang paling penting bagi para pemesan makanan lewat ojek online adalah wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum dan setelah menyiapkan makanan serta sebelum dan sesudah makan makanan yang dipesan.Jika tidak menemukan akses air mengalir dan sabun, gunakan cairan pembersih tangan dengan kandungan alkohol sekitar 70 persen untuk membersihkannya. Pastikan Anda juga tidak menyentuh area wajah saat membawa makanan yang dipesan masuk ke dalam rumah atau ketika sedang menyiapkan makanan.
Setelah pesan makanan lewat ojek online pastikan Anda wajib mencuci tangan
Cuci tangan merupakan salah satu cara mencegah virus masuk ke dalam tubuh
Langkah tersebut merupakan salah satu cara mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Sebab, tangan Anda bisa saja habis memegang permukaan benda lain yang mungkin sebelumnya terpapar virus, bakteri, atau kuman.Jadi, sebenarnya Anda tidak perlu membuat perubahan saat memesan atau menerima makanan dari kurir ojek online saat pandemi virus corona tengah berlangsung ini.Jika Anda memesan pizza, misalnya, Anda tidak perlu meninggalkan kotak makanannya di luar demi mencegah virus corona, lalu membawa pizza ke dalam rumah dengan tangan telanjang. Cukup pastikan Anda mencuci tangan sebelum makan pizza dengan tangan.
informasi selengkapnya mengenai virus corona

Catatan dari SehatQ

Pesan makanan lewat ojek online tentu bisa jadi alternatif yang cukup aman di tengah wabah virus corona yang semakin berkembang. Asalkan Anda dapat melakukan beberapa tips di atas dengan benar.Anda bisa membatasi kontak langsung dengan kurir ojek online, bila perlu, serta tetap menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan sebelum makan makanan yang dipesan. Dengan demikian, Anda tak perlu khawatir bila ingin pesan makanan lewat ojek online pada situasi dan kondisi seperti sekarang.
coronavirus
World Health Organization. https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronavirusesDiakses pada 21 Maret 2020Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/faq.html#anchor_1584386553767Diakses pada 21 Maret 2020CNet. https://www.cnet.com/how-to/food-and-grocery-delivery-and-take-out-3-meal-order-rules-for-a-pandemic/Diakses pada 21 Maret 2020New York Post. https://nypost.com/2020/03/13/is-food-delivery-safe-during-the-coronavirus-pandemic/Diakses pada 21 Maret 2020Huffington Post. https://www.huffpost.com/entry/coronavirus-takeout-safe-tips_l_5e70cd95c5b6eab7793cb07bDiakses pada 21 Maret 2020The Guardian. https://www.theguardian.com/world/2020/mar/18/food-ordering-safe-ethical-coronavirus-with-seamless-uber-eats-should-i-get-takeawayDiakses pada 21 Maret 2020Forbes. https://www.forbes.com/sites/ericmack/2020/03/15/new-coronavirus-study-shows-how-long-hcov-19-can-live-on-different-surfaces/#171c6020412f
Diakses 29 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait