Perut Begah Bikin Resah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
14 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Perut begah dapat terjadi akibat penumpukan gas di saluran pencernaanPerut begah bisa menimbulkan nyeri dan ketidaknyamanan
Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami perut begah. Kondisi ini terjadi ketika banyak udara yang tertelan atau gas yang terbentuk saat mencerna makanan. Selain itu, makan terlalu banyak juga bisa membuat perut terasa begah.Umumnya, kondisi ini bukanlah masalah serius namun bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Akan tetapi, jika terjadi terus menerus atau terasa sangat menyakitkan, maka bisa saja menjadi tanda masalah yang berbahaya. 

Penyebab perut begah

Begah biasanya digambarkan sebagai perasaan penuh, kencang, buncit, keras, atau nyeri pada perut. Kondisi ini juga kerap disertai gejala lain, seperti suara perut yang bergemuruh, sering bersendawa, dan kentut berlebihan. Perut terasa begah dapat terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Adapun penyebab perut begah, di antaranya:

1. Penumpukan gas

Menumpuknya gas di saluran pencernaan menjadi salah satu penyebab perut begah yang paling umum. Gas terbentuk saat saluran cerna memproses makanan atau Anda menelan lebih banyak udara. Ini dapat dipicu oleh makan dan minum terlalu cepat, mengunyah permen karet, merokok, memakai gigi palsu yang longgar, dan menahan kentut.

2. Dispepsia

Dispepsia adalah suatu kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit di perut. Kondisi ini umumnya berlangsung dalam waktu yang singkat. Pemicu dispepsia, antara lain makan terlalu banyak, minum alkohol berlebihan, mengonsumsi obat yang dapat mengiritasi lambung (ibuprofen), dan makan makanan pedas atau asam.

3. Konstipasi

Konstipasi atau sembelit juga bisa menyebabkan perut begah karena menumpuknya kotoran dan gas di saluran pencernaan. Sembelit terjadi ketika tidak BAB selama 3 hari atau sulit mengeluarkan BAB. Kondisi ini dapat dipicu oleh kurang mengonsumsi serat, dehidrasi, gangguan usus, defisiensi nutrisi seperti magnesium, obat-obatan tertentu, dan kehamilan.

4. Intoleransi makanan

Orang yang memiliki intoleransi makanan juga bisa mengalami begah setelah mengonsumsi makanan tertentu. Misal, orang yang intoleran terhadap laktosa atau alergi terhadap gluten. Umumnya, kondisi ini juga dapat disertai dengan sakit perut dan diare.

5. Infeksi pencernaan

Perut begah dapat pula disebabkan oleh infeksi pencernaan akibat infeksi bakteri seperti Escherichia coli atau Helicobacter pylori, dan infeksi virus seperti norovirus atau rotavirus. Kondisi ini bisa disertai oleh diare, mual, muntah, dan sakit perut. Pada kasus yang parah, timbul demam dan BAB berdarah.

6. Gangguan pencernaan kronis

Gangguan pencernaan kronis, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan penyakit Crohn bisa menyebabkan perut terasa begah. Kondisi tersebut dapat menimbulkan peradangan pada saluran pencernaan. Selain perut bergas, gangguan usus kronis juga bisa memicu diare, muntah, dan penurunan berat badan secara tiba-tiba.

7. Gangguan ginekologis

Beberapa gangguan ginekologis bisa menimbulkan masalah pada perut. Sebagian wanita yang menderita endometriosis mengeluhkan kram dan begah. Ini terjadi ketika lapisan rahim menempel pada perut atau usus Anda.Berbagai kondisi lain, seperti gastroparesis, batu empedu, dan kanker usus juga dapat membuat perut terasa begah. 

Cara mengatasi perut begah

Dalam banyak kasus, perut begah dapat menghilang hanya dengan perawatan di rumah. Beberapa cara mengatasi perut begah yang bisa Anda coba, yaitu:
  • Mengonsumsi obat-obatan bebas resep, seperti antasida atau bismuth salisilat
  • Mengoleskan balsem pada perut
  • Minum air putih hangat
  • Mengonsumsi peppermint
  • Minum obat pencahar untuk meringankan sembelit
Selain itu, Anda juga dapat melakukan pijat perut secara lembut untuk mendorong gas yang terperangkap di saluran pencernaan keluar. Lakukanlah selama 15 menit kurang lebih dua kali sehari hingga begah menghilang.Akan tetapi, jika setelah melakukan cara-cara di atas rasa begah tak kunjung hilang atau semakin memburuk, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk keluhan yang Anda rasakan.
sakit perutperutperut kembung
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321869#when-to-see-a-doctor-
Diakses pada 30 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/abdominal-bloating#treatment
Diakses pada 30 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait