Waspadai Perubahan Fibrokistik pada Payudara!


Perubahan fibrokistik pada payudara ditandai dengan benjolan lunak. Meski bukan kanker, kondisi ini cukup mengganggu.

(0)
Perubahan fibrokistik pada payudara bukanlah kankerPada sejumlah kejadian, perubahan fibrokistik pada payudara bisa menyebar
Pernah merasakan adanya benjolan lunak pada payudara? Jangan dulu panik! Bisa saja Anda mengalami perubahan fibrokistik pada payudara atau fibrokistik mammae. Yuk, kenali lebih jauh fibrokistik mammae beserta gejala, diagnosis, penyebab, dan penanganannya di sini!Perubahan fibrokistik pada payudara atau fibrokistik mammae adalah suatu kondisi payudara yang mengalami bengkak akibat adanya benjolan atau nodul lunak dan kenyal pada jaringan payudara. Fibrokistik mammae tergolong jinak (nonkanker) atau bukan kanker payudara, tetapi mungkin cukup mengganggu.

Perubahan fibrokistik payudara dan gejalanya

Di beberapa kasus, perubahan fibrokistik pada payudara ini dapat menyebar. Dengan kata lain, tidak hanya muncul pada satu area di payudara.Para ahli menyatakan bahwa perubahan fibrokistik pada payudara ini bukan tergolong penyakit, bahkan tergolong normal. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita di usia 20-50 tahun. Bahkan, hampir sebagian besar wanita ternyata pernah mengalami fibrokistik mammae.Pada sebagian wanita, perubahan fibrokistik pada payudara bisa tidak bergejala. Namun, gejala yang paling umum terjadi jika Anda mengalami kondisi berupa:
  • Benjolan di satu atau beberapa bagian di payudara
  • Penebalan jaringan
  • Payudara bengkak dan terasa lebih lunak
  • Payudara terlihat padat
  • Nyeri di bagian payudara
  • Nyeri di bagian bawah lengan
Perubahan hormon akibat menstruasi terkadang dapat memperburuk gejala tersebut. Pada beberapa kasus, bahkan gejala ini dapat timbul sepanjang waktu dan mengalami perubahan.Tidak ada salahnya Anda berkonsultasi dengan dokter ketika merasa tidak nyaman dan mulai timbul kemerahan maupun cairan atau darah dari puting. Dalam hal ini, dokter juga akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan diagnosis.

Dokter akan mendiagnosis dengan pemeriksaan ini

Ada sejumlah prosedur pemeriksaan untuk mendiagnosis
Dalam hal ini, dokter akan melakukan pemeriksaan payudara secara fisik. Kemudian, untuk menghasilkan pencitraan jaringan payudara yang lebih jelas, biasanya dokter juga menjalankan beberapa pemeriksaan lain seperti prosedur mammogram, ultrasonografi (USG), dan Magnetic Resonance Imaging (MRI).Pada beberapa kasus, biopsi juga dapat dilakukan jika dokter mencurigai adanya kista atau temuan lain seperti kanker.

Mengapa fibrokistik mammae bisa terjadi?

Penyebab pasti timbulnya perubahan fibrokistik pada payudara belum diketahui. Namun, kondisi ini dipengaruhi oleh hormon estrogen yang ada pada wanita.Pada dasarnya, jaringan payudara akan mengalami perubahan sebagai respons dari perubahan hormon yang terjadi pada wanita. Jaringan payudara yang berubah ini mungkin akan lebih jelas terasa pada kondisi fibrokistik mammae. Inilah yang terkadang menimbulkan bengkak atau nyeri sebelum atau selama menstruasi.Beberapa kasus menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak, kafein, dan cokelat dapat meningkatkan risiko timbulnya kondisi ini.

Seberapa bahayakah fibrokistik mammae?

Jalani mammogram secara rutin sebagai antisipasi
Sebagaimana penjelasan sebelumnya bahwa perubahan fibrokistik pada payudara ini bukan tergolong kanker dan tidak akan meningkatkan risiko kejadian kanker payudara. Namun, perubahan yang terjadi pada payudara akibat fibrokistik mammae ini dapat mempersulit diagnosis kanker payudara pada mammogram.Dengan demikian, penting bagi untuk mengenali payudara sendiri sehingga Anda dapat mengidentifikasi setiap perubahan yang terjadi dan melakukan penanganan lebih dini.Dalam hal ini, periksa payudara sendiri (SADARI) dapat Anda lakukan rutin setelah menstruasi. Selain itu, US Preventive Services Task Force juga menyarankan pemeriksaan mammogram setiap dua tahun sekali bagi wanita usia 50-74 tahun.

Ini perawatan untuk perubahan fibrokistik payudara

Kondisi fibrokistik mammae sebenarnya tidak memerlukan penanganan khusus selama gejala yang ditimbulkan tidak mengganggu. Namun, jika merasa kurang nyaman, penanganan untuk mengurangi dan menghilangkan gejala dapat Anda lakukan.Penggunaan pil KB dapat mengurangi gejala yang timbul akibat fibrokistik mammae. Karena kondisi ini sangat bergantung pada hormon, maka gejala fibrokistik mammae akan membaik atau hilang ketika memasuki masa menopause. Perlu diingat bahwa terapi hormon tidak dianjurkan pada kondisi ini karena dapat memperburuk gejala.Penggunaan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan acetaminophen juga dapat menghilangkan rasa sakit. Pilih bra yang nyaman untuk mengurangi nyeri. Selain itu, Anda juga dapat menempelkan kompres hangat atau dingin untuk meringankan gejala.

Catatan dari SehatQ

Itulah beberapa hal tentang perubahan fibrokistik pada payudara yang perlu Anda ketahui. Mulai saat ini, tidak ada salahnya bagi Anda untuk lebih waspada dan rutin melakukan SADARI. Jangan lupa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat agar mencapai kesehatan yang optimal.Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang perubahan fibrokistik pada payudara, Anda dapat bertanya langsung kepada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kanker payudaratumor jinak payudarapayudaraabses payudara
Healthline.
https://www.healthline.com/health/fibrocystic-breast-disease
Diakses pada 13 April 2021
Medscape.
https://emedicine.medscape.com/article/781116-overview
Diakses pada 13 April 2021
Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-
conditions/fibrocystic-breasts/symptoms-causes/syc-20350438
Diakses pada 13 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait