Jangan Gegabah, Ini Panduan Pertolongan Pertama Saat Tersengat Listrik

Pertolongan pertama tersengat listrik yang perlu diketahui
Jika sampai kesetrum, maka korban harus segera mendapatkan pertolongan pertama tersengat listrik.

Tersengat listrik atau kesetrum adalah suatu kondisi gawat darurat ketika seseorang mengalami kontak langsung dengan aliran listrik. 

Arus listrik bertegangan rendah (kurang dari 500 volt) umumnya tidak menyebabkan cedera yang serius. Namun, risiko yang lebih besar dapat Anda alami apabila arus listrik lebih tinggi dari 500 volt. 

Kesetrum merupakan kondisi yang berbahaya. Maka dari itu, orang yang tersengat listrik harus segera mendapatkan pertolongan pertama. 

Apa saja penyebab seseorang bisa tersengat listrik? 

Beberapa penyebab tersengat listrik dapat terjadi adalah:

  • Sambaran petir.
  • Salah memperbaiki alat-alat listrik, kabel, atau alat elektronik lainnya. 
  • Kontak dengan kabel, alat listrik, atau alat elektronik.
  • Kontak dengan alat-alat di lingkungan kerja. 
  • Menyentuh atau menggigit sumber listrik dengan bahan logam. Umumnya ini terjadi pada anak-anak. 

Efek kesetrum pada tubuh dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya, ukuran tubuh, luasnya bagian tubuh yang mengalami kontak dengan arus listrik, kekuatan arus listrik, dan lamanya korban tersengat listrik. 

Tanda-tanda atau gejala kesetrum listrik

Tanda-tanda atau gejala tersengat listrik cenderung bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya. Secara umum, beberapa gejala kesetrum antara lain mengalami:

  • Kejang;
  • Luka bakar;
  • Sakit kepala;
  • Mati rasa atau kesemutan;
  • Hilang kesadaran;
  • Masalah pada pendengaran atau penglihatan;
  • Detak jantung tidak beraturan.

Jika korban mengalami cedera luar, ia akan mengalami luka bakar di kulit. Sedangkan, jika cedera terdapat di bagian dalam tubuh maka dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, tulang, otot, dan sistem saraf. 

Bahkan, pada kasus yang parah, Anda juga bisa mengalami gangguan detak jantung hingga henti jantung. 

Bagaimana pertolongan pertama orang yang kesetrum listrik? 

Sebelum menolong korban yang kesetrum listrik, sebaiknya Anda perlu berhati-hati agar Anda tidak menjadi korban tersengat listrik berikutnya. Untuk melindungi diri sendiri saat menolong orang tersengat listrik, ikuti panduan pertolongan pertama berikut ini:

1. Matikan aliran listrik di lokasi kejadian

Sebelum menolong korban kesetrum, perhatikan keadaan di sekitar Anda. Pastikan Anda tidak berada di dekat area sumber listrik. Jika memungkinkan, segera putuskan aliran listrik di lokasi kejadian. Anda bisa mencari kotak sekering atau panel listrik yang berguna untuk memadamkan listrik. 

Jika tidak bisa dimatikan, pindahkan atau jauhkan korban dari sumber listrik menggunakan benda yang tidak dialiri listrik. Misalnya, sapu, bangku, tumpukan koran, buku tebal, kayu, karpet, atau keset. 

Dilarang menyentuh aliran listrik menggunakan barang yang basah atau berbahan logam. Jika sumber listrik masih belum dapat dipadamkan, jaga jarak Anda minimal enam meter dari korban yang masih tersengat listrik guna melindungi diri Anda dari sumber aliran listrik. 

2. Cari pertolongan medis

Jika ada orang terdekat Anda yang tersengat listrik, segera hubungi unit gawat darurat untuk memanggil ambulans. Anda juga dapat segera mencari pertolongan medis ke rumah sakit atau unit gawat darurat terdekat. 

3. Jangan memindahkan korban

Jangan memindahkan posisi korban yang kesetrum, kecuali apabila ia berada di lokasi yang tidak aman atau terancam akan kembali mengalami sengatan listrik. 

4. Periksa tubuh korban

Sambil menunggu bantuan medis datang, periksalah tubuh korban dengan saksama. Mulai dari kepala, leher, hingga kaki. Jika korban mengalami nyeri pada tangan atau kaki maka dapat mengindikasikan kemungkinan adanya patah tulang akibat sengatan listrik. 

Jika korban menunjukkan tanda-tanda syok (lemas, muntah, pingsan, napas cepat, atau wajah sangat pucat), baringkan ia dengan posisi kepala sedikit lebih rendah dari tubuh dan kondisi kaki terangkat. Lalu, tutupi tubuh korban menggunakan selimut atau jaket. 

Selain itu, cek pula pernapasan dan denyut nadi korban. Jika pernapasan dan denyut nadi korban tampak melemah atau melambat, segera lakukan teknik cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau napas buatan.  

Sebaiknya, jangan tinggalkan korban seorang diri seraya menunggu bantuan medis datang. 

5. Obati luka bakar

Jika korban mengalami luka bakar, lepaskan pakaian atau benda apa pun yang menempel di kulitnya agar luka bakar tidak meluas. Kemudian, bilas area yang terbakar dengan air dingin yang mengalir hingga rasa sakitnya mereda. 

Selanjutnya, lakukan pertolongan pertama luka bakar dengan cara menutup luka menggunakan perban atau kain kasa. 

6. Lakukan teknik pernapasan buatan

Apabila diperlukan, lakukan teknik pernapasan buatan dan resusitasi jantung paru-paru kepada korban. Teknik tersebut dapat diberikan apabila korban tidak bernapas dan denyut nadinya melemah.

Pastikan Anda memahami cara melakukan teknik CPR guna menghindari kesalahan yang justru dapat berakibat fatal.  

Langkah pencegahan agar tidak tersengat listrik

Sumber listrik bisa jadi berbahaya apabila digunakan secara tidak hati-hati. Maka dari itu, agar tidak tersengat listrik lakukan beberapa hal berikut ini:

  • Jauhkan kabel listrik dari jangkauan anak-anak, terutama kabel listrik yang tersambung dengan stop kontak (colokan). 
  • Ajari anak mengenai bahaya listrik. 
  • Gunakan alat pengaman pada seluruh stop kontak di rumah Anda. 
  • Hindari melakukan kontak langsung dengan alat listrik dan elektronik dalam kondisi tangan basah atau sesaat setelah mandi. 
  • Hindari bahaya listrik di lingkungan kerja. Pastikan selalu mengikuti instruksi keselamatan diri saat menggunakan peralatan listrik saat bekerja. 

Pertolongan pertama pada orang yang kesetrum harus segera dilakukan. Pasalnya, korban tersengat listrik dapat mengalami cedera, luka bakar, kerusakan organ, hingga berakibat fatal. 

Namun, jika kondisi korban sudah tergolong parah atau serius, sebaiknya segera cari pertolongan medis guna mendapatkan penanganan tersengat listrik yang tepat. 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-electrical-shock/basics/art-20056695
Diakses pada 12 Desember 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/electricalinjuries.html
Diakses pada 12 Desember 2019

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000053.htm
Diakses pada 12 Desember 2019

Web Md. https://www.webmd.com/first-aid/electric-shock-treatment
Diakses pada 12 Desember 2019

Web Md. https://www.webmd.com/first-aid/electric-shock#1
Diakses pada 12 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/electric-shock
Diakses pada 12 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed