Lakukan Pertolongan Pertama Ini Saat Tersengat (Kesetrum) Listrik

(0)
Cara pertolongan pertama saat tersengat atau kesetrum listrikJika sampai kesetrum, maka korban harus segera mendapatkan pertolongan pertama tersengat listrik.
Tersengat listrik atau kesetrum adalah suatu kondisi gawat darurat ketika seseorang mengalami kontak langsung dengan aliran listrik. Maka dari itu, orang yang kesetrum alias tersengat listrik harus segera mendapatkan pertolongan pertama. 

Apa saja penyebab seseorang tersengat listrik? 

Arus listrik bertegangan rendah (kurang dari 500 volt) umumnya tidak menyebabkan cedera yang serius. Namun, risiko yang lebih besar dapat Anda alami apabila arus listrik lebih tinggi dari 500 volt. Beberapa penyebab seseorang tersengat atau kesetrum listrik adalah:
  • Sambaran petir.
  • Salah memperbaiki alat-alat listrik, kabel, atau alat elektronik lainnya. 
  • Kontak dengan kabel, alat listrik, atau alat elektronik.
  • Kontak dengan alat-alat di lingkungan kerja. 
  • Menyentuh atau menggigit sumber listrik dengan bahan logam. Umumnya ini terjadi pada anak-anak. 
Efek kesetrum listrik pada tubuh dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari ukuran tubuh, luasnya bagian tubuh yang mengalami kontak dengan arus listrik, kekuatan arus listrik, dan lamanya korban tersengat listrik. 

Tanda-tanda dan gejala kesetrum listrik

Tanda-tanda dan gejala tersengat listrik cenderung bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya. Secara umum, beberapa gejala kesetrum listrik antara lain mengalami:
  • Kejang
  • Luka bakar
  • Sakit kepala
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Hilang kesadaran
  • Masalah pada pendengaran atau penglihatan
  • Detak jantung tidak beraturan
Jika korban mengalami cedera luar, ia akan mengalami luka bakar di kulit. Sementara jika cedera terdapat di bagian dalam tubuh, risikonya adalah kerusakan pada organ tubuh, tulang, otot, dan sistem saraf. Pada kasus yang parah, Anda juga bisa mengalami gangguan detak jantung hingga henti jantung. 

Langkah pertolongan pertama untuk korban kesetrum listrik

Sebelum menolong korban yang tersengat listrik, sebaiknya Anda perlu berhati-hati agar Anda juga tidak ikut kesetrum listrik.Guna melindungi diri sendiri saat menolong orang tersengat atau kesetrum listrik, ikuti panduan pertolongan pertama berikut ini:

1. Matikan aliran listrik di lokasi kejadian

Sebelum menolong korban kesetrum listrik, perhatikan keadaan di sekitar Anda. Pastikan Anda tidak berada di dekat area sumber listrik.Jika memungkinkan, segera putuskan aliran listrik di lokasi kejadian. Anda bisa mencari kotak sekering atau panel listrik yang berguna untuk memadamkan listrik. Apabila tidak bisa dimatikan, pindahkan atau jauhkan korban dari sumber listrik menggunakan benda yang tidak dialiri listrik. Jauhkan sumber listrik dengan mendorongnya dengan sapu, beri jarak dengan korban pakai bangku, tutup dengan tumpukan koran, buku tebal, kayu, atau keset. Dilarang menyentuh aliran listrik menggunakan barang yang basah atau berbahan logam.Jika sumber listrik masih belum dapat dipadamkan, jaga jarak Anda minimal enam meter dari korban yang masih kesetrum listrik guna melindungi diri dari sumber aliran listrik. 

2. Cari pertolongan medis

Jika ada orang terdekat Anda yang tersengat listrik, segera hubungi unit gawat darurat untuk memanggil ambulans. Anda juga dapat segera mencari pertolongan medis ke rumah sakit atau unit gawat darurat terdekat. 

3. Jangan pindahkan korban

Jangan memindahkan posisi korban yang kesetrum listrik, kecuali apabila ia berada di lokasi yang tidak aman atau terancam akan kembali mengalami sengatan listrik. 

4. Periksa tubuh korban

Sambil menunggu bantuan medis datang, lakukan pertolongan pertama kesetrum listrik lainnya dengan memeriksa tubuh korban dengan saksama dari kepala, leher, hingga kaki.Jika korban mengalami nyeri pada tangan atau kaki maka dapat mengindikasikan kemungkinan adanya patah tulang akibat sengatan listrik. Apabila dirinya menunjukkan tanda-tanda syok (lemas, muntah, pingsan, napas cepat, atau wajah sangat pucat), baringkan dengan posisi kepala sedikit lebih rendah dari tubuh dan kondisi kaki terangkat. Lalu, tutupi tubuh korban menggunakan selimut atau jaket. Selain itu, cek pula pernapasan dan denyut nadi korban. Jika pernapasan dan denyut nadi korban tampak melemah atau melambat, segera lakukan teknik cardiopulmonary resuscitation (CPR) atau napas buatan.  Sebaiknya, jangan tinggalkan korban seorang diri seraya menunggu bantuan medis datang. 

5. Obati luka bakar

Jika korban mengalami luka bakar, lepaskan pakaian atau benda apa pun yang menempel di kulitnya agar luka bakar tidak meluas.Kemudian, bilas area yang terbakar dengan air dingin yang mengalir hingga rasa sakitnya mereda. Selanjutnya, lakukan pertolongan pertama luka bakar dengan cara menutup luka menggunakan perban atau kain kasa. 

6. Lakukan teknik pernapasan buatan

Apabila diperlukan, lakukan teknik pernapasan buatan dan resusitasi jantung paru-paru kepada korban.Teknik tersebut dapat diberikan apabila korban kesetrum listrik tidak bernapas dan denyut nadinya melemah.Pastikan Anda memahami cara melakukan teknik CPR guna menghindari kesalahan yang justru dapat berakibat fatal.  

Langkah pencegahan agar tidak tersengat atau kesetrum listrik

Sumber listrik bisa jadi berbahaya apabila digunakan secara tidak hati-hati. Maka dari itu, agar tidak tersengat listrik lakukan beberapa hal berikut ini:
  • Jauhkan kabel listrik dari jangkauan anak-anak, terutama kabel listrik yang tersambung dengan stop kontak (colokan). 
  • Ajari anak mengenai bahaya listrik. 
  • Gunakan alat pengaman pada seluruh stop kontak di rumah Anda. 
  • Hindari melakukan kontak langsung dengan alat listrik dan elektronik dalam kondisi tangan basah atau sesaat setelah mandi. 
  • Hindari bahaya listrik di lingkungan kerja. Pastikan selalu mengikuti instruksi keselamatan diri saat menggunakan peralatan listrik saat bekerja. 
Pertolongan pertama pada orang yang kesetrum listrik harus segera dilakukan. Pasalnya, korban kesetrum listrik dapat mengalami cedera, luka bakar, kerusakan organ, hingga berakibat fatal. Namun, jika kondisi korban sudah tergolong parah atau serius, sebaiknya segera cari pertolongan medis guna mendapatkan penanganan medis kesetrum listrik yang tepat. 
luka bakarhidup sehat
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/first-aid/first-aid-electrical-shock/basics/art-20056695
Diakses pada 12 Desember 2019
Medline Plus. https://medlineplus.gov/electricalinjuries.html
Diakses pada 12 Desember 2019
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000053.htm
Diakses pada 12 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/first-aid/electric-shock-treatment
Diakses pada 12 Desember 2019
Web Md. https://www.webmd.com/first-aid/electric-shock#1
Diakses pada 12 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/electric-shock
Diakses pada 12 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait