Bayi Jatuh dari Tempat Tidur Bisa Berbahaya, Ini Pertolongan Pertamanya

(0)
13 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pertolongan pertama perlu dilakukan saat bayi jatuh dari tempat tidurMenangis adalah respons pertama bayi ketika ia terjatuh
Dalam menjaga bayi, Anda sebaiknya selalu waspada terhadap setiap risiko yang bisa terjadi pada mereka, termasuk risiko sekecil apa pun. Bayi bisa saja menjangkau berbagai benda yang berbahaya, bahkan ada kasus di mana bayi jatuh dari tempat tidur karena gerakannya yang semakin aktif. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda jangan meninggalkan bayi tanpa pengawasan.Saat terjatuh dari tempat tidur, bayi tak hanya akan mengalami benturan ke lantai. Mereka juga bisa menarik barang-barang lain di sekitarnya seperti selimut, yang semakin berpotensi membahayakan keselamatannya. Lantas, apa yang harus dilakukan jika bayi jatuh dari tempat tidur?

Pertolongan pertama bayi jatuh dari tempat tidur

Ketika bayi jatuh dari tempat tidur, ia mungkin akan segera menangis. Bayi juga dapat terlihat lemas, namun kemudian kembali sadar dengan cepat. Ketika bayi terjatuh dan tak mengalami luka parah, gendong dan buat mereka nyaman. Usahakan juga agar diri Anda tetap tenang.Selanjutnya, lihat apakah ada tanda-tanda cedera atau tidak. Pada kasus yang parah, bayi mungkin akan kehilangan kesadaran karena mengalami benturan keras. Jika bayi tampak mengalami cedera, terdapat beberapa tindakan pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan, di antaranya:
  • Segera hubungi layanan medis darurat ketika bayi mengalami pendarahan atau tidak sadar agar mendapat bantuan yang tepat dengan segera.
  • Jika terjadi pendarahan, berikan kasa dan tekan dengan lembut agar dapat membantu pendarahannya berkurang. Tunggu hingga bantuan medis tiba.
  • Jangan memindahkan bayi, jika ia kelihatannya mengalami cedera kepala atau tulang belakang karena dapat menyebabkan komplikasi serius. Kecuali jika bayi berada di tempat yang membuatnya berisiko mengalami cedera lebih lanjut, maka Anda harus memindahkannya dengan perlahan.
  • Apabila bayi muntah atau kejang, balikkan tubuh bayi secara perlahan ke samping. Namun, pastikan leher bayi tetap lurus saat berguling.
Anda harus waspada jika bayi menunjukkan tanda-tanda tertentu setelah jatuh dari tempat tidur, seperti adanya benjolan di bagian belakang kepala, bayi terus menggosok kepalanya, mudah mengantuk, keluar cairan darah atau nanah dari hidung atau telinga, teriakannya terdengar bernada tinggi, hilang keseimbangan, peka terhadap cahaya atau kebisingan, dan muntah.Bayi yang jatuh dari tempat tidur dengan keras juga berisiko mengalami gegar otak. Hal pertama yang menjadi tanda gegar otak pada bayi adalah muntah seperti menyemprot. Setelahnya, dapat terjadi kemunduran perkembangan, seperti keterlambatan bicara.Perubahan lain yang perlu Anda perhatikan, yaitu rewel saat makan, perubahan pola tidur, menangis saat berada pada posisi tertentu, dan menangis berlebihan.

Cara mencegah bayi jatuh dari tempat tidur

Kecelakaan pada bayi dapat terjadi kapan saja sehingga sebagai orangtua, Anda selalu harus waspada untuk mencegah hal itu terjadi. Mencegah bayi jatuh dari tempat tidur menjadi cara terbaik untuk menjaga bayi terhindar dari cedera. Terdapat beberapa cara mencegah bayi jatuh dari tempat tidur, yaitu:
  • Tidak meninggalkan bayi sendirian

Jangan pernah meninggalkan bayi sendirian, terutama di tempat tidur orang dewasa. Sebab, tak hanya berisiko jatuh, bayi juga bisa mengalami berbagai risiko lain, seperti tertutup bantal dan selimut, yang bisa menyebabkan bayi mati lemas karena SIDS. Tempat tidur orang dewasa seringkali tidak memenuhi kriteria sebagai tempat tidur yang aman bagi bayi.
  • Jauhkan berbagai mainan di tempat tidur

Jauhkan segala mainan dari tempat tidur, apalagi yang tergantung sehingga bayi tak akan mencoba meraihnya dan terjatuh. Selain itu, tak perlu menaruh aksesoris lainnya di tempat tidur bayi, seperti selimut, bantal, atau boneka, karena bisa membuat bayi kesulitan bernapas jika menutupi wajahnya.
  • Gunakan tempat tidur khusus bayi

Pastikan Anda meletakkan bayi di tempat tidurnya. Tempat tidur bayi harus memiliki matras dan sprei yang pas karena jika longgar dikhawatirkan dapat menyebabkan bayi terjebak atau tercekik. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memilih tempat tidur bayi yang aman dan nyaman.
pertolongan pertama bayi jatuh

Cara memilih tempat tidur bayi yang aman

Dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi si Kecil, orangtua tidak boleh sembarangan memilih tempat tidur atau boks bayi. Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih tempat tidur untuk bayi, antara lain:
  • Beli tempat tidur baru

Jangan gunakan boks bayi yang sudah lama karena bisa saja rusak atau tidak memenuhi standar keselamatan. Hal ini berisiko membahayakan keselamatan bayi. Oleh sebab itu, sebaiknya beli tempat tidur bayi yang baru dengan standar keselamatan yang terjamin.
  • Pastikan jarak antar bilah tidak lebar

Pilihlah tempat tidur atau boks bayi yang jarak antar bilahnya tidak lebih dari 6 cm karena jarak yang terlalu lebar dapat menyebabkan kepala bayi terselip dan menyangkut. Hal ini juga bisa menyebabkan bayi mengalami cedera.
  • Pilih yang tempat tidur dengan pembatas samping yang tinggi

Pembatas samping tempat tidur juga penting untuk diperhatikan. Sebaiknya, pilihlah tempat tidur yang pembatas sampingnya cukup tinggi, agar bayi tak dapat memanjatnya atau terjatuh ketika ia berguling dengan lincah.
  • Pastikan tempat tidur bayi kokoh

Sekrup, baut, atau perlengkapan lain yang terdapat dalam tempat tidur bayi harus terpasang dengan kokoh dan kuat agar bayi tidak terjatuh. Selain itu, jangan sampai ada ujung yang tajam atau kasar karena dapat melukai bayi. Pastikan juga tidak ada cat yang mengelupas atau bagian tempat tidur yang retak karena bisa membahayakan si Kecil.
  • Pilih matras yang pas untuk bayi

Pastikan Anda memilih matras yang pas di dalam boks atau tempat tidur bayi. Jika Anda bisa memasukkan kedua jari Anda di antara matras dan boks, maka tempat tidur tersebut belum memenuhi standar keselamatan.Selain itu, pastikan juga Anda memilih matras yang dirancang khusus untuk bayi. Biasanya matras tersebut lebih kokoh atau keras sehingga mencegah terjadinya sindrom kematian mendadak pada bayi.Dengan memilih tempat tidur yang aman dan nyaman bagi bayi, maka bayi pun akan terhindar dari jatuh di tempat tidur. Ciptakan pula kondisi kamar yang bebas asap rokok dan tak terlalu panas agar bayi bisa tidur nyenyak.
bayi jatuhtips parentinginfografispertolongan pertama
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-fell-off-bed
Diakses pada November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322208.php
Diakses pada November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/baby-fell-off-bed#what-to-do-first
Diakses pada 28 Januari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322208.php#possible-injuries
Diakses pada 28 Januari 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/sleep-solutions/newborn-baby-safe-sleep-practices/
Diakses pada 28 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait