Ingin Lakukan Operasi Amandel pada Anak? Pertimbangkan Dulu Hal Ini

Operasi amandel terkadang diperlukan untuk mengatasi radang amandel yang sering diderita anak ini
Ada banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum operasi amandel pada anak

Radang amandel dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Mereka yang terkena radang amandel dapat merasakan sakit dan ketidaknyamanan yang luar biasa pada tenggorokannya.

Dalam mengatasi hal ini, tonsilektomi atau operasi amandel menjadi salah satu pilihan yang dapat dilakukan. Namun, terdapat berbagai hal yang harus dipertimbangkan orangtua sebelum memutuskan operasi amandel untuk anaknya.

Apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk operasi amandel anak?

Operasi amandel banyak dilakukan pada anak-anak. Tindakan ini bertujuan untuk mengangkat amandel yang anak miliki sehingga rasa sakit pada amandelnya dapat hilang atau berkurang.

Akan tetapi, beberapa hal harus Anda pertimbangkan untuk memutuskan apakah operasi amandel untuk anak perlu dilakukan ataukah tidak? Berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan:

  • Seringnya radang amandel muncul

Anda harus memerhatikan seringnya radang amandel muncul pada anak Anda. Jika radang amandel muncul kurang lebih sebanyak 5-7 kali dalam setahun, maka itu tergolong sering dan harus dilakukan operasi amandel.

  • Ukuran amandel

Ukuran amandel yang dimiliki anak Anda juga harus menjadi pertimbangan dalam melakukan operasi. Jika ukuran amandel anak Anda besar hingga membuatnya sulit bernapas, terutama di malam hari, maka Anda dapat memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan amandel.

  • Gejala radang amandel

Biasanya radang amandel akan segera membaik dan sakitnya hilang dalam beberapa hari, namun jika radang amandel anak Anda tak kunjung membaik maka perlu mendapat perhatian khusus. Apalagi jika gejala yang muncul terbilang parah, seperti demam yang sangat tinggi, kelenjar getah bening yang membesar dan keras di leher, sering mengalami infeksi telinga, serta terdapat nanah pada amandel.

  • Efektivitas obat radang amandel

Obat penghilang rasa sakit dan antibiotik biasa diberikan jika radang amandel muncul pada anak. Namun, bila kedua obat tersebut sudah tidak efektif lagi dalam mengatasi radang amandel sehingga anak tetap merasakan sakit pada tenggorokannya, maka operasi amandel perlu menjadi pilihan. Prosedur ini juga perlu dilakukan, jika anak sulit minum obat.

  • Manfaat operasi amandel

Operasi amandel memiliki manfaat, yaitu mengurangi atau bahkan menghilangkan amandel. Berdasarkan penelitian, gejala amandel parah yang sebelumnya dirasakan anak-anak menjadi lebih sedikit intensitasnya setelah melakukan operasi. Selain itu, operasi amandel juga dapat mencegah terjadinya sakit tenggorokan.

  • Risiko operasi amandel

Selain mempertimbangkan manfaat operasi, Anda juga harus mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi akibat operasi amandel. Adapun risiko yang mungkin terjadi, yaitu terdapat luka di tenggorokan, sulit menelan, mual dan muntah, hilang nafsu makan, ada nanah di sekitar amandel, serta perdarahan di tenggorokan.

Bukan hanya mempertimbangkan berbagai hal tersebut, Anda juga sebaiknya berkonsultasi pada dokter mengenai operasi amandel untuk anak Anda. Dokter akan melihat kondisi anak Anda dan menentukan apakah sebaiknya dioperasi atau tidak. Dengan berkonsultasi pada dokter, Anda bisa mendapat arahan yang tepat.

Prosedur operasi amandel

Setelah Anda memutuskan untuk melakukan operasi amandel dan telah mendapat rekomendasi dari dokter, Anda perlu mengetahui berbagai hal tentang prosedur operasi amandel untuk anak.

Pada umumnya operasi amandel dibagi menjadi dua jenis, yaitu operasi amandel total atau operasi amandel parsial. Pada operasi amandel total, amandel diangkat sepenuhnya. Sementara, pada operasi amandel parsial amandel hanya diangkat sebagian. Namun, mana yang lebih baik?

Jika radang amandel sering terjadi, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi amandel total. Namun, jika radang amandel tidak terlalu sering dan Anda menginginkan efek operasi yang ringan pada anak, maka operasi amandel parsial bisa jadi pilihan. Berikut beberapa hal yang dapat Anda perhatikan mengenai operasi amandel untuk anak:

  • Sebelum operasi

Beberapa jam sebelum operasi, anak Anda harus berhenti makan dan minum. Hal ini dilakukan karena untuk melakukan operasi, perut anak Anda harus kosong. Temani mereka menjelang operasi amandel, Anda juga bisa membawa benda kesukaannya untuk mengurangi rasa cemas yang anak rasakan.

  • Waktu operasi

Dokter akan memberi anak Anda anestesi atau bius umum sehingga mereka tidak merasakan sakit ketika melakukan operasi. Kemudian, dokter pun akan mengeluarkan amandel dari dalam mulut anak Anda. Selain itu, jika anak Anda juga memiliki kelenjar gondok maka dokter akan turut mengangkatnya. Operasi amandel biasanya berlangsung selama 45-60 menit.

  • Setelah operasi

Setelah operasi amandel selesai dilakukan, anak Anda mungkin akan merasa mengantuk dan pusing. Selain itu, ia juga akan mengalami sedikit sakit tenggorokan dan telinga. Anda harus memberi anak Anda minum sesegera mungkin. Sementara dalam mengurangi rasa sakitnya, dokter akan memberi obat penghilang rasa sakit.

Dalam mengambil keputusan mengenai operasi amandel untuk anak, tentu Anda harus berhati-hati. Jangan sampai Anda salah mengambil keputusan karena dapat berdampak buruk bagi anak Anda. Oleh sebab itu, saran dari dokter sangatlah diperlukan. Perlu Anda ingat juga bahwa keberhasilan operasi amandel yang dilakukan akan tergantung pada parahnya gejala dan letak infeksi amandel.

Healthline. https://www.healthline.com/health/tonsillectomy#preparation
Diakses pada Juli 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK401244/
Diakses pada Juli 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/tonsils-out.html
Diakses pada Juli 2019

About Kids Health. https://www.aboutkidshealth.ca/Article?contentid=1220&language=English
Diakses pada Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed