logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Ini 9 Manfaat Daun Beluntas Bagi Kesehatan Serta Cara Mengolahnya

open-summary

Manfaat daun beluntas antara lain sebagai antibakteri, antioksidan, melancarkan pencernaan, hingga mencegah diabetes. Daun ini bisa dijadikan lalapan maupun dicampur pada makanan berkuah.


close-summary

3.27

(22)

18 Mar 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Manfaat daun beluntas yang sering dianggap semak ini ternyata sudah pernah diteliti

Daun beluntas sering dianggap semak-semak di Indonesia

Table of Content

  • Manfaat daun beluntas untuk kesehatan tubuh
  • Cara mengolah daun beluntas
  • Efek samping daun beluntas

Ada banyak tanaman herbal di Indonesia yang belum diketahui apa saja manfaatnya. Salah satunya adalah manfaat daun beluntas. Padahal, beberapa penelitian sudah mengungkap potensinya sebagai pengobatan alternatif.

Advertisement

Tanaman beluntas (Pluchea indica) adalah tumbuhan semak bercabang banyak yang biasanya digunakan untuk menghias pagar. Penelitian menunjukkan daun beluntas mengandung banyak nutrisi yang berkhasiat bagi kesehatan manusia.

Kandungan tersebut antara lain vitamin A dan C, flavonoid, polifenol, tannin, asam amino, lemak, kalsium, magnesium, hingga fosfor.

Berikut penjelasan mengenai manfaat beserta cara pengolahan dan efek samping daun beluntas.

Baca Juga

  • Ingat Jasanya, Cara Ikhlas Saat Kehilangan Seseorang yang Disayangi
  • Oregano Adalah Herbal Penyedap Makanan yang Sehatkan Badan
  • 8 Manfaat Membaca Buku untuk Kesehatan, Termasuk Hilangkan Stres

Manfaat daun beluntas untuk kesehatan tubuh

Beberapa penelitian membuktikan bahwa tanaman ini memiliki potensi untuk digunakan sebagai tanaman obat. Beberapa manfaat daun beluntas yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Antioksidan

Menggutip dari Phytotherapy Research, daun beluntas kaya akan antioksidan tinggi. Senyawa ini bermanfaat untuk menangkal pengaruh radikal bebas di dalam tubuh manusia.

Radikal bebas sendiri kerap dihubungkan sebagai penyebab terjadinya beberapa penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, hingga penuaan dini.

2. Mencegah diabetes

Manfaat daun beluntas ini datang dari kandungan flavonoid yang dapat menghambat aktivitas enzim glukosidase secara signifikan. Maka dari itu, hal ini dapat menurunkan kadar gula darah.

Selain itu, juga memberi kemampuan tubuh untuk meregenerasi sel-sel yang rusak di pankreas sehingga membantu mengatasi defisiensi insulin.

3. Antibakteri

Ekstrak tanaman beluntas terbukti memiliki sifat antibakteri, termasuk pada Salmonella typhimurium. Infeksi bakteri ini dapat mengakibatkan munculnya demam tifoid pada wilayah tertentu.

Penelitian lain juga mengungkap bahwa ekstrak daun beluntas dapat menghambat pertumbuhan bakteri Mycrobacterium tuberculosis penyebab penyakit tuberkulosis.

Meski demikian, penyakit-penyakit tersebut belum secara pasti dapat diobati dengan daun beluntasnkarena masih perlu penelitian lebih lanjut.

4. Mengatasi kelebihan cairan

Penelitian mengungkap manfaat daun beluntas lainnya sebagai zat diuretik. Yaitu, berfungsi untuk membuang kelebihan air dan garam di dalam tubuh.

Konsumsi daun beluntas pada dosis tertentu menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengeluaran ion natrium, kalium, dan klorin pada tikus yang digunakan untuk percobaan ini.

Selain itu, tanaman beluntas juga dipercaya menjadi analgesik maupun anti-inflamasi. Meski demikian, khasiat tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut.

5. Menjaga kesehatan mulut

Manfaat daun beluntas juga diklaim membantu menjaga kesehatan mulut. Penambahan ekstrak daun beluntas sebagai kandungan dalam obat kumur dapat menurunkan jumlah bakteri dalam air liur serta mencegah pembentukan plak gigi.

6. Meredakan nyeri

Menurut sebuah riset, manfaat tanaman beluntas lainnya adalah sebagai antiradang serta meredakan rasa nyeri.

Hal ini karena ada kandungan seperti kalsium dan magnesium yang dapat menutrisi otot serta tulang.

7. Melancarkan pencernaan

Gangguan pencernaan adalah kondisi ketidaknyamanan atau terasa nyeri pada bagian atas perut. Selain obat medis, Anda juga bisa menggunakan obat alami seperti jahe atau dengan daun beluntas.

Walaupun jarang terdengar, tanaman ini bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam saluran pencernaan.

8. Mengatasi masalah keputihan

Keputihan adalah kondisi normal yang berasal dari kelenjar dalam vagina dan leher rahim.

Namun, saat jumlah yang keluar terlalu banyak disertai bau, kemungkinan Anda mengalami keputihan abnormal.

Selain penanganan dari dokter, mungkin Anda juga bisa mengatasi masalah keputihan dengan memanfaatkan rebusan daun beluntas karena mempunyai sifat antibakteri.

9. Menurunkan tekanan darah

Manfaat lain daun beluntas adalah untuk membantu mengatasi hipertensi karena zat diuretik di dalamnya. Hal ini dapat membantu ginjal melepaskan lebih banyak kandungan natrium.

Natrium juga berfungsi menghilangkan jumlah cairan yang mengalir melalui pembuluh darah. Maka dari itu, tekanan darah pun juga ikut berkurang.

Cara mengolah daun beluntas

Daun beluntas memiliki rasa alami yang sedikit manis dan asam sehingga tak jarang juga digunakan sebagai bumbu aromatik pada masakan-masakan Asia.

Di Thailand, penggunaan daun beluntas adalah untuk memberi aroma pada sambal, maupun digunakan pada masakan yum (salad asam-pedas) dan kang ped (gulai pedas).

Sedangkan di Indonesia, daun beluntas juga bisa dijadikan lalapan dengan mencuci bersih terlebih dahulu. Ada pula yang menggunakan daun ini sebagai penambah rasa dan aroma pada masakan berkuah.

Untuk mengatasi kondisi kesehatan tertentu, Anda bisa merebusnya terlebih dahulu. Lalu, air rebusan bisa diminum atau mengoleskan pada bagian tubuh tertentu.

Sebelum menggunakannya, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter atau ahli herbal.

Efek samping daun beluntas

Meski memiliki banyak manfaat, daun beluntas tidak boleh dikosumsi dalam jangka panjang atau berlebihan. Pasalnya, tanaman ini tumbuh subur di tanah dengan kandungan garam yang tinggi.

Ini dikhawatirkan memiliki sodium dan klorida yang juga tinggi. Penderita hipertensi dan penyakit jantung juga sebaiknya membatasi konsumsi tanaman beluntas.

Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai pengobatan alternatif atau konsumsi obat herbal apa pun untuk mengatasi masaah kesehatan.

Ingin mengetahui lebih banyak mengenai manfaat atau khasiat daun beluntas? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

tanaman obatmenjaga kesehatanhidup sehatantioksidan

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved