Tulang tapis berfungsi membentuk struktur hidung bagian dalam
Tulang tapis terletak pada bagian tengah tengkorak, lebih tepatnya di antara mata

Tulang wajah yang paling diketahui dan diingat tentunya adalah tulang pipi, dahi, dan rahang. Namun, tahukah Anda mengenai keberadaan tulang tapis atau yang juga disebut Os ethmoidale? Tulang tapis merupakan tulang wajah yang paling kompleks.

Tulang tapis memiliki berbagai fungsi dan sangat berperan dalam pembentukan struktur wajah Anda. Anda mungkin tidak dapat melihat dan menyadari keberadaan tulang tapis karena ukurannya yang kecil dan lokasinya yang berada di tengah wajah.

Apa itu tulang tapis?

Tulang tapis terletak pada bagian tengah tengkorak, lebih tepatnya di antara mata. Tulang tapis berukuran kurang lebih sebesar es batu dan sangat ringan dengan penampilan yang seperti sponge.

Meskipun berukuran kecil, tulang tapis memiliki fungsi yang penting dan sangat berperan dalam membantu Anda melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Berikut adalah beberapa fungsi dari tulang tapis:

tulang tapis membentuk hidung bagian dalam
Tulang tapi membentuk bagian dalam hidung
  • Membentuk bagian dalam mata dan hidung

Jangan salah, tulang tapis merupakan tulang yang berkontribusi dalam pembentukan struktur dari bagian dalam hidung, lubang hidung, dan lubang yang menjadi tempat bersarangnya mata

  • Tempat jalur saraf olfactory 

Salah satu bagian tulang tapis, yaitu lempengan cribriform berfungsi sebagai jalur tempat saraf olfactory yang membantu Anda untuk mencium aroma dan menikmati cita rasa dari hidangan yang dikonsumsi.

  • Tempat jalur sinus berada

Di dalam tulang tapis, terdapat rongga-rongga atau terowongan dalam hidung yang dikenal sebagai sinus. Sinus sangat berperan dalam proses produksi lendir untuk mencegah masuknya partikel berbahaya dari udara yang ditarik ke hidung.

Selain itu, terowongan sinus yang berada dalam tulang tapis juga berfungsi untuk meringankan kepala dan mengatur vokal suara.

  • Membantu proses pernapasan

Tulang tapis membentuk conchae yang dapat menambah luas permukaan dalam hidung untuk meningkatkan sirkulasi udara di hidung serta menghangatkan, membersihkan, dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

  • Melindungi pembuluh arteri 

Tidak hanya saraf olfactory saja yang berada di hidung, pembuluh arteri juga bersarang di dalam tulang tapis. Tulang tapis menjaga agar pembuluh arteri tidak mengalami cedera.

Gangguan yang dapat dialami oleh tulang tapis

Tulanh tapis bisa mengalami keretakan
Salah satu gangguan medis yang terjadi pada tulang tapis adalah sinusitis

Serupa dengan tulang lainnya, tulang tapis juga bisa mengalami berbagai kondisi medis yang menyebabkan terganggunya fungsi tulang tapis. Salah satu cedera yang paling sering terjadi adalah keretakan tulang.

Hal ini karena tulang tapis terletak di bagian tengah wajah. Saat tulang tapis mengalami retak atau patah, biasanya tulang-tulang di sekitarnya juga bisa mengalami hal yang sama. 

Biasanya tulang tapis bisa retak atau patah karena kecelakaan mobil, hantaman yang keras, atau cedera saat olahraga yang membutuhkan kontak fisik.

Saat seseorang mengalami keretakan atau patah tulang tapis, maka kemungkinan besar, penderitanya akan mengalami mimisan yang parah karena terdapat banyak pembuluh darah di daerah sekitar tulang tapis.

Selain mimisan, penderita retak atau patah tulang tapis bisa mengalami cedera mata, melihat objek dengan jarak yang tidak normal, fenomena mata panda atau memar di sekitar mata, dan air mata yang terus-menerus keluar. 

Selain retak atau patah tulang tapis, Anda juga bisa mengalami gangguan pada tulang tapis berupa:

  • Sinusitis pada tulang tapis

Sinusitis pada tulang tapis akan ditandai dengan sakit kepala di bagian depan, nyeri di belakang dan di tengah mata serta samping hidung, mata yang berair, infeksi kulit di sekitar mata (selulitis periorbital), dan kehilangan indera penciuman.

  • Polip dalam tulang tapis 

Anda juga bisa mengalami nyeri yang serupa dengan sinusitis pada tulang tapis jika terdapat terlalu banyak polip dalam terowongan sinus di tulang tapis. 

Anda akan lebih merasakan nyeri di belakang atau antara mata saat sedang terbang dengan pesawat, terjadi perubahan tekanan udara, atau sedang menyelam.

  • Kanker tulang tapis

Meskipun jarang terjadi, kanker tulang tapis tetap bisa dialami. Kanker tulang tapis bisa segera ditanggulangi jika dideteksi secara dini. Bila kanker tulang tapis sudah menyebar, maka kemungkinan untuk diatasinya kanker akan menurun drastis.

Gangguan-gangguan pada tulang tapis dapat diatasi sesuai dengan penyebabnya. Oleh karenanya, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami keluhan pada tulang tapis, terutama setelah mengalami cedera di bagian wajah.

Kenhub. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/the-ethmoid-bone
Diakses pada 15 Januari 2020


Verywell Health. verywellhealth.com/ethmoid-bone-anatomy-4689011#function
Diakses pada 15 Januari 2020

Artikel Terkait

Banner Telemed