Perlukah Mengonsumsi Vitamin untuk Lansia? Ketahui Sumbernya Selain dari Suplemen


Suplemen vitamin untuk lansia bisa diminum guna memenuhi asupan nutrisi yang masih kurang dalam tubuh. Namun, dibandingkan mengonsumsi suplemen, orang tua lebih disarankan untuk mendapatkan asupan vitamin dengan cara mengubah pola makan mereka. Beberapa vitamin yang dibutuhkan lansia antara lain Vitamin D, B12, dan folat.

(0)
Suplemen vitamin untuk lansia biasanya dipilih karena mudah dikonsumsiMengonsumsi vitamin untuk lansia cenderung aman, asalkan diminum sesuai anjuran dokter
Guna memenuhi asupan nutrisi yang makin dibutuhkan seiring bertambahnya usia, orang tua biasanya memilih untuk mengonsumsi suplemen vitamin. Suplemen vitamin untuk lansia ini dipilih karena mudah dikonsumsi. Selain itu, orang berusia lanjut seringkali memiliki kendala seperti nafsu makan yang berkurang sehingga minum suplemen dianggap dapat menjadi sebuah solusi.

Perlukah suplemen vitamin untuk lansia?

Menurut penjelasan seorang pakar dari Universitas Emory di Amerika Serikat, tidak semua lansia membutuhkan asupan vitamin tambahan dari suplemen. Nutrisi yang dibutuhkan bisa didapatkan dengan cara memperbaiki pola makan.Bahkan, mengonsumsi suplemen vitamin dalam beberapa kasus bisa membahayakan bagi Anda sendiri. Selain dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, pengeluaran Anda akan semakin membengkak mengingat harga vitamin terbilang cukup menguras kantong.Hal serupa juga disampaikan oleh sebuah kelompok industri yang mewakili pembuat suplemen makanan, Council for Responsible Nutrition.  Mereka setuju jika orang tua bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dengan memperbaiki pola makan.Meskipun begitu, kondisi antara satu lansia dengan yang lain berbeda. Dalam beberapa kasus, orang tua cenderung kehilangan nafsu makan mereka seiring bertambahnya usia.Di sisi lain, beberapa penelitian menyarankan lansia mengonsumsi setidaknya dua multivitamin dalam sehari supaya kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Dalam sejumlah penelitian itu, disebutkan bahwa orang tua membutuhkan vitamin-vitamin seperti thiamin, riboflavin, niacin, B6, B12, folat, C, D, dan E.

Efek samping  minum vitamin untuk lansia

Mengonsumsi vitamin untuk lansia cenderung aman, asalkan diminum sesuai anjuran dokter. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, vitamin yang Anda minum bisa saja memberikan efek toksisitas (beracun).Beberapa komponen yang ditemukan dalam suplemen vitamin diketahui dapat menyebabkan rasa mual. Selain itu, komponen ini juga bisa memengaruhi nafsu makan dan menyebabkan penurunan berat badan.Maka dari itu, Anda  disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen vitamin secara berlebihan. Jika mengalami gejala seperti mual hingga kehilangan nafsu makan usai meminum suplemen vitamin, segera konsultasikan kondisi Anda dengan dokter.

Jenis vitamin untuk lansia

Ada beragam vitamin untuk lansia yang dibutuhkan seiring bertambahnya usia. Asupan vitamin tersebut bisa Anda dapatkan dengan cara mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Beberapa vitamin untuk orang tua, di antaranya:

1. Vitamin B12

Salah satu vitamin untuk lansia adalah vitamin B12
Vitamin B12 untuk lansia bisa didapatkan dari ikan, daging merah, telur, susu, dsb
Vitamin B12 sangatlah penting untuk mendukung proses produksi sel darah merah. Selain itu, vitamin ini juga berperan untuk membantu menjaga kesehatan fungsi saraf. Makanan-makanan yang kaya kandungan vitamin B12 antara lain:
  • Ikan
  • Daging merah
  • Daging unggas
  • Telur
  • Susu
  • Produk olahan susu seperti keju atau yogurt

2. Folat atau asam folat

Folat merupakan salah satu bentuk esensial dari vitamin B yang bermanfaat untuk mencegah anemia. Untuk mendapatkan asupan folat, Anda bisa mengonsumsi makanan seperti sayur, buah, dan sereal.

3. Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin untuk lansia yang penting untuk mencegah osteoporosis, menjaga kepadatan tulang, dan membantu penyerapan kalsium. Selain itu, vitamin D juga membantu melindungi Anda dari penyakit-penyakit seperti:
  • Kanker
  • Diabetes tipe-1
  • Rheumatoid
  • Arthritis
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit autoimun
Asupan vitamin D bisa didapatkan dari salmon, tuna, telur, sereal, susu, dan produk olahan susu. Selain itu, sinar matahari juga memberikan asupan vitamin D untuk Anda. Namun, kulit orangtua cenderung kurang efektif untuk menerima asupan vitamin D dari sinar matahari. Selain vitamin-vitamin di atas, sejumlah asupan nutrisi lain juga perlu diperhatikan ketika usia makin bertambah. Berikut ini beberapa nutrisi yang wajib untuk dipenuhi dan dijaga asupannya oleh lansia:

1. Kalsium

Selain penting untuk kesehatan tulang, kalsium adalah mineral yang bertanggung jawab atas banyak peran dalam tubuh. Menurut penelitian, kekurangan kalsium berpotensi meningkatkan risiko tulang rapuh dan patah tulang.Bagi Anda yang kekurangan kalsium, mineral ini bisa didapatkan dari makanan seperti brokoli dan kangkung. Selain itu, Anda juga bisa meminum susu rendah lemak tiga kali sehari untuk memenuhi asupan kalsium dalam tubuh.

2. Kalium

Mengonsumsi makanan dengan kandungan kalium dapat membantu menjaga kekuatan tulang Anda. Selain itu, asupan kalium yang tercukupi bisa membantu mengurangi risiko terkena batu ginjal dan tekanan darah tinggi.Kalium bisa Anda dapatkan dengan cara mengonsumsi makanan seperti pisang, kentang, dan plum. Meskipun begitu, Anda tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan karena kelebihan kalium dalam tubuh bisa berbahaya bagi kesehatan.

3. Magnesium

Magnesium merupakan mineral yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda tetap prima. Namun, orang tua yang mengonsumsi obat tertentu, misalnya diuretik, kemampuan menyerap magnesiumnya cenderung berkurang.Untuk mendapatkan cukup asupan magnesium, Anda disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan-makanan yang belum diproses seperti buah segar, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

4. Serat

Makanan yang banyak mengandung serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Selain itu, serat disebut bisa membantu melindungi Anda dari penyakit jantung.

5. Lemak omega-3

Mendapat asupan lemak omega-3 yang cukup dapat mengurangi gejala rheumatoid arthritis dan memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (AMD). Tidak hanya itu, lemak omega-3 juga dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer serta meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat.Asupan lemak omega-3 bisa Anda dapatkan dari ikan laut seperti salmon, tuna, dan sarden. Selain itu, nutrisi ini juga dapat ditemukan dalam kacang kedelai, kenari, dan minyak canola.

Catatan dari SehatQ

Selain meminum suplemen, vitamin untuk lansia juga bisa didapatkan dengan memperbaiki pola makan. Suplemen vitamin sebaiknya hanya diminum saat asupan nutrisi tertentu dalam tubuh belum terpenuhi.Selain itu, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi vitamin tertentu guna mencegah efek samping yang bisa ditimbulkan. Untuk berdiskusi lebih lanjut soal vitamin untuk lansia dan sumbernya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di .
vitaminsuplemennutrisi lansialansiakesehatan lansia
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/seniors-taking-vitamin-supplements
Diakses pada 7 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients
Diakses pada 7 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/news/20121130/older-adults-vitamins-supplements
Diakses pada 7 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait