Manfaat Menggunakan Dental Floss atau Benang Gigi untuk Kesehatan


Para ahli gigi sepakat penggunaan dental floss dapat membersihkan sela-sela gigi yang bisa memicu berbagai penyakit, seperti gigi berlubang, radang gusi, hingga karies. Cara menggunakan benang gigi umumnya sama dengan menyikat gigi.

0,0
06 Apr 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Dental floss dapat digunakan untuk membersihkan sela-sela gigiDental floss digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa menyikat gigi saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu alat tambahan yang sering direkomendasikan oleh dokter adalah menggunakan dental floss.
Flossing atau dental floss adalah semacam benang tipis dan lembut yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi. Alat pembersih sela gigi lain yang bentuknya lebih tebal dinamakan dental tape.Penggunaan benang gigi ini  memiliki beberapa manfaat asalkan tidak digunakan dengan terlalu agresif. Jika Anda ragu mengenai cara flossing gigi yang benar, tanyakan kepada dokter gigi atau petugas kesehatan yang kompeten.

Manfaat menggunakan dental floss

Tidak sedikit orang yang meragukan manfaat menggunakan dental floss, padahal praktek kesehatan ini sudah banyak direkomendasikan oleh Asosiasi Dokter Gigi di seluruh dunia, termasuk Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat (ADA).Melakukan flossing atau membersihkan gigi dengan benang gigi, sama pentingnya dengan menyikat gigi tiap harinya. Keduanya sangat direkomendasikan untuk dilakukan setiap harinya untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.Tujuan flossing sama dengan menyikat gigi, yaitu untuk menghilangkan plak yang menumpuk di gigi yang dapat memicu gangguan pada gigi dan gusi.Menyikat gigi hanya membersihkan plak di bagian depan dan belakang gigi, sedangkan flossing membantu membersihkan plak yang berada di antara gigi dan di bawah gusi yang berpotensi memunculkan penyakit gusi, seperti periodontitis dan gingivitis.Selain plak gigi, flossing juga membantu membersihkan potongan makanan yang tersisa atau tersangkut di antara gigi yang dapat memicu pembusukan di gigi.Sikat gigi tidak dapat menjangkau bagian tengah gigi dan karenanya penggunaan benang gigi sangat dianjurkan untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan yang menempel di antara gigi.Secara garis besar, orang yang melakukan flossing dan menyikat gigi akan memiliki gusi dan gigi yang lebih bersih. Selain itu, orang yang sering menyikat gigi dan melakukan flossing lebih rendah risikonya mengalami pendarahan dan peradangan pada gusi.Baca juga: 9 Penyebab Gusi Berdarah dan Cara Tepat Mengatasinya

Masalah gigi dan mulut yang bisa dicegah apabila rutin menggunakan dental floss

Membersihkan gigi dengan benang gigi akan mengurangi tumpukan plak di sela-sela gigi yang tak dapat dijangkau oleh sikat gigi.Menggunakan benang pembersih gigi atau flossing gigi dapat mengurangi berbagai penyakit akibat tumpukan plak, seperti:

1. Karang gigi

Plak yang tidak dibersihkan lama-kelamaan akan mengeras sehingga membentuk karang gigi alias tartar. Karang gigi ini kemudian dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah gigi maupun gusi lainnya, seperti gigi keropos dan berlubang.Jika plak mudah dibersihkan dengan menyikat gigi atau menggunakan benang, karang gigi hanya dapat dibersihkan dengan bantuan dokter gigi.

2. Gigi berlubang

Gigi berlubang alias karies adalah kerusakan lapisan gigi terluar secara permanen disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada gigi. Ini adalah salah satu masalah gigi yang paling sering terjadi pada orang dewasa hingga anak-anak, padahal sangat mudah dicegah salah satunya dengan membersihkan gigi menggunakan dental floss.Ketika lubang pada gigi ini tidak segera dirawat, ia akan bertambah besar dan dalam hingga menembus lapisan gigi yang mengandung saraf serta pembuluh darah. Saat inilah, Anda merasakan sakit gigi, infeksi, hingga gigi tanggal.

3. Penyakit gusi

Penyakit gusi alias periodontitis adalah infeksi bakteri yang terjadi pada gusi Anda. Sama seperti sakit gigi, penyakit gusi juga dimulai dengan menumpuknya plak di sela-sela gigi yang tidak segera dibersihkan.Pertumbuhan bakteri ini harus segera diatasi. Jika tidak, gigi Anda bisa tanggal karena terjadi kerusakan jaringan pada gusi di sekitar gigi tersebut.

Kapan flossing gigi perlu dilakukan?

Membersihkan gigi dengan dental floss bisa dilakukan kapan saja. Ada yang selalu menggunakan dental floss setiap selesai makan, namun ada juga yang juga melakukannya sebelum tidur dan setelah sikat gigi di pagi hari.Menyikat gigi perlu dilakukan dua kali sehari selama dua menit sementara flossing sebaiknya dilakukan satu kali sehari. Anda tidak perlu malas melakukan flossing karena membersihkan gigi dengan benang gigi hanya memerlukan waktu beberapa menit saja.Bagi orangtua yang ingin mengenalkan flossing gigi pada anak-anak, kegiatan ini sudah bisa dimulai saat usia anak 2 tahun. Meski demikian, anak Anda mungkin belum akan bisa membersihkan gigi dengan dental floss sendiri hingga ia menginjak usia 10 atau 11 tahun.Baca juga: Tips Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Agar Bebas Bau Mulut

Cara menggunakan dental floss yang benar

Penggunaan dental floss dapat dilakukan sesuai dengan preferensi masing-masing individu. Cara flossing gigi atau cara menggunakan benang gigi yang direkomendasikan oleh ahli gigi dan mulut adalah seperti berikut:
  • Potong benang gigi sepanjang 45 cm, kemudian lingkarkan ke salah satu jari di masing-masing tangan Anda.
  • Pegang benang dengan erat di antara ibu jari dan jari telunjuk Anda dengan sekitar 2,5 cm benang di antaranya. Pastikan benang tidak longgar.
  • Selipkan benang ke sela-sela gigi, kemudian goyang dengan lembut untuk memandu benang di antara gigi Anda. Pastikan benang tidak terlalu menekan area gusi.
  • Ketika benang mencapai garis gusi Anda, lengkungkan ke dalam 'bentuk C' pada gigi sampai Anda merasakan tahanan.
  • Pegang benang pada gigi. Gosok perlahan sisi gigi, pindahkan benang menjauh dari gusi. Ulangi di sisi lain sela-sela gigi.
  • Saat menggunakan dental flos, pertahankan pola yang teratur. Mulai dari atas dan bekerja dari kiri ke kanan, lalu pindah ke bawah dan kembali lagi dari kiri ke kanan. Dengan cara ini, gigi Anda akan bersih secara maksimal.
Flossing gigi adalah cara yang aman untuk membersihkan gigi dan tidak menimbulkan rasa sakit pada gigi maupun gusi. Namun pada beberapa orang yang baru pertama kali menggunakannya, tak jarang gusi mereka menjadi berdarah.Kondisi ini sebetulnya juga normal. Hanya saja, Anda sebaiknya menghentikan pemakaian dental floss  untuk karang gigi dan memeriksakan gigi ke dokter gigi bila pendarahan tidak kunjung berhenti dalam beberapa hari.Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar cara penggunaan benang pembersih gigi dan manfaatnya, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kesehatan gigikesehatan mulut
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/dental-health/why-should-i-use-dental-floss/
Diakses pada 22 Maret 2020
Mouth Healty by ADA. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/f/flossing
Diakses pada 22 Maret 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892
Diakses pada 22 Maret 2020
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/gingivitis-periodontal-disease
Diakses pada 22 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait