Perlukah Menggunakan Dental Floss? Ini Penjelasannya

Dental floss dapat digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi
Dental floss digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa menyikat gigi saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu alat tambahan yang sering direkomendasikan oleh dokter adalah menggunakan dental floss.

Dental floss, atau juga bisa disebut dengan floss, adalah semacam benang tipis dan lembut yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi. Alat pembersih sela gigi lain yang bentuknya lebih tebal dinamakan dental tape.

Penggunaan dental floss memiliki beberapa manfaat asalkan tidak digunakan dengan terlalu agresif. Jika Anda ragu mengenai cara penggunaan dental floss yang benar, tanyakan kepada dokter gigi atau petugas kesehatan yang kompeten.

Manfaat menggunakan dental floss

Tidak sedikit orang yang meragukan manfaat menggunakan dental floss, padahal praktek kesehatan ini sudah banyak direkomendasikan oleh Asosiasi Dokter Gigi di seluruh dunia, termasuk Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat (ADA). Membersihkan gigi dengan dental floss akan mengurangi tumpukan plak di sela-sela gigi yang tak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

Tumpukan plak yang tidak dibersihkan ini dapat mengakibatkan berbagai masalah pada gigi, seperti:

  • Karang gigi

Plak yang tidak dibersihkan lama-kelamaan akan mengeras sehingga membentuk karang gigi alias tartar. Karang gigi ini kemudian dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah gigi maupun gusi lainnya, seperti gigi keropos dan berlubang.

Jika plak mudah dibersihkan dengan menyikat gigi atau menggunakan dental floss, karang gigi hanya dapat dibersihkan dengan bantuan dokter gigi.

  • Gigi berlubang

Gigi berlubang alias karies adalah kerusakan lapisan gigi terluar secara permanen disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada gigi. Ini adalah salah satu masalah gigi yang paling sering terjadi pada orang dewasa hingga anak-anak, padahal sangat mudah dicegah salah satunya dengan membersihkan gigi menggunakan dental floss.

Ketika lubang pada gigi ini tidak segera dirawat, ia akan bertambah besar dan dalam hingga menembus lapisan gigi yang mengandung saraf serta pembuluh darah. Saat inilah, Anda merasakan sakit gigi, infeksi, hingga gigi tanggal.

  • Penyakit gusi

Penyakit gusi alias periodontitis adalah infeksi bakteri yang terjadi pada gusi Anda. Sama seperti sakit gigi, penyakit gusi juga dimulai dengan menumpuknya plak di sela-sela gigi yang tidak segera dibersihkan.

Pertumbuhan bakteri ini harus segera diatasi. Jika tidak, gigi Anda bisa tanggal karena terjadi kerusakan jaringan pada gusi di sekitar gigi tersebut.

Kapan dental floss perlu dilakukan?

Membersihkan gigi dengan dental floss bisa dilakukan kapan saja. Ada yang selalu menggunakan dental floss setiap selesai makan, namun ada juga yang juga melakukannya sebelum tidur dan setelah sikat gigi di pagi hari.

Bagi orangtua yang ingin mengenalkan penggunaan dental floss pada anak-anak, kegiatan ini sudah bisa dimulai saat usia anak 2 tahun. Meski demikian, anak Anda mungkin belum akan bisa membersihkan gigi dengan dental floss sendiri hingga ia menginjak usia 10 atau 11 tahun.

Tips menggunakan dental floss yang benar

Penggunaan dental floss dapat dilakukan sesuai dengan preferensi masing-masing individu. Namun, ada beberapa tips yang diberikan oleh pakar kesehatan agar Anda bisa mendapatkan manfaat penggunaan alat ini, yaitu:

  • Potong benang dental floss sepanjang 45 cm, kemudian lingkarkan ke salah satu jari di masing-masing tangan Anda.
  • Pegang benang dengan erat di antara ibu jari dan jari telunjuk Anda dengan sekitar 2,5 cm benang di antaranya. Pastikan benang tidak longgar.
  • Selipkan dental floss ke sela-sela gigi, kemudian goyang dengan lembut untuk memandu benang di antara gigi Anda. Pastikan benang tidak terlalu menekan area gusi.
  • Ketika benang mencapai garis gusi Anda, lengkungkan ke dalam 'bentuk C' pada gigi sampai Anda merasakan tahanan.
  • Pegang benang pada gigi. Gosok perlahan sisi gigi, pindahkan benang menjauh dari gusi. Ulangi di sisi lain sela-sela gigi.
  • Saat menggunakan dental flos, pertahankan pola yang teratur. Mulai dari atas dan bekerja dari kiri ke kanan, lalu pindah ke bawah dan kembali lagi dari kiri ke kanan. Dengan cara ini, gigi Anda akan bersih secara maksimal.

Membersihkan gigi dengan dental floss seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit pada gigi maupun gusi. Namun pada beberapa orang yang baru pertama kali menggunakan dental floss, tak jarang gusi mereka menjadi berdarah.

Kondisi ini sebetulnya juga normal. Hanya saja, Anda sebaiknya menghentikan pemakaian dental floss dan memeriksakan gigi ke dokter gigi bila pendarahan tidak kunjung berhenti dalam beberapa hari.

NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/dental-health/why-should-i-use-dental-floss/
Diakses pada 22 Maret 2020

Mouth Healty by ADA. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/f/flossing
Diakses pada 22 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892
Diakses pada 22 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/gingivitis-periodontal-disease
Diakses pada 22 Maret 2020

Artikel Terkait