Perlukah Khawatir Jika Mata Bayi Berair? Ini Penjelasannya

(0)
29 Jul 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tersumbatnya saluran air mata bisa menyebabkan mata bayi berairMata bayi berair dapat terjadi karena alergi
Apakah Anda memerhatikan ketika mata bayi berair? Kondisi ini merupakan hal yang umum terjadi. Namun, ternyata dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari yang tidak berbahaya hingga kondisi medis tertentu.Penanganan mata bayi yang berair tentu didasarkan pada penyebabnya. Sebagian hanya memerlukan perawatan rumahan, sementara sebagian lain membutuhkan perawatan medis termasuk obat-obatan atau bahkan operasi.

Penyebab mata bayi berair

Berikut beberapa penyebab mata bayi berair yang mungkin terjadi:

1. Saluran air mata tersumbat

Saluran air mata yang tersumbat bisa menyebabkan mata bayi berair. Kondisi ini terjadi ketika air mata tak dapat bergerak dari sudut kelopak mata ke rongga hidung sehingga kembali ke mata. Banyak bayi yang mengalami kondisi ini karena saluran air matanya tidak terbuka atau terlalu sempit saat ia dilahirkan. Namun, pada tahun pertama kehidupannya, biasanya sembuh sendiri. Pada kasus yang jarang, saluran air mata yang tersumbat juga dapat terjadi karena infeksi mata, polip hidung, kista atau tumor, dan trauma pada mata. 

2. Mata kering

Faktor cuaca atau lingkungan, seperti asap, angin, atau sinar yang terlalu terang maupun kelelahan mata bisa membuat mata kering. Ketika mata bayi menjadi kering, tubuh pun akan merangsang produksi air mata secara berlebihan sehingga menyebabkan matanya berair.

3. Alergi

Mata berair pada bayi dapat disebabkan oleh alergi. Alergi terhadap serbuk sari, bulu, dan debu bisa memicu reaksi alergi pada mata. Selain mata berair, alergi juga dapat menimbulkan gejala lain seperti pilek, hidung gatal, bersin, hidung tersumbat, dan tekanan atau nyeri pada saluran telinga.

4. Iritasi

Masuknya benda asing atau bahan kimia iritatif ke mata si Kecil, seperti debu atau parfum bisa membuat matanya menjadi berair. Tak hanya itu, bayi juga bisa merasakan perih dan gatal yang luar biasa pada matanya sehingga sering menggosok-gosok dengan tangannya. Namun, hal tersebut bisa semakin memperburuk keadaan.

5. Infeksi

Infeksi juga bisa menyebabkan mata bayi berair, tak terkecuali konjungtivitis dan bintitan. Konjungtivitis terjadi karena infeksi virus atau bakteri yang membuat mata menjadi merah, berair, bengkak, dan mengeluarkan nanah. Bayi baru lahir sangat berisiko mengalami kondisi ini.Sementara, bintitan terjadi karena infeksi kelenjar minyak di kelopak mata yang menghasilkan benjolan merah menyakitkan di kelopak mata dan membuat mata berair. Hal ini tentu bisa membuat si Kecil merasa tidak nyaman.

6. Flu

Mata berair pada bayi dapat pula disebabkan oleh flu. Si Kecil lebih rentan terkena flu daripada orang dewasa karena kekebalan tubuhnya belum terlalu kuat dan lebih sering menyentuh wajah sehingga menyebabkan kuman menyebar dengan mudah. Selain mata berair, bayi juga mungkin mengalami hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Cara mengatasi mata bayi berair

Mengatasi mata bayi yang berair sebenarnya dilakukan bergantung pada penyebabnya. Sebagian kasus tak memerlukan perawatan khusus dan biasanya hilang dengan sendirinya. Namun, sebagian lain memerlukan perawatan medis.Jika air mata yang keluar berwarna bening dan tak ada tanda iritasi, maka Anda hanya perlu mengompres atau membersihkan mata bayi dengan waslap hangat secara perlahan. Sementara, saluran air mata yang tersumbat umumnya diatasi dengan pijatan guna membuatnya terbuka. Anda dapat memijat bagian luar hidung si Kecil dari mata ke ujung hidung menggunakan jari telunjuk yang bersih. Namun, pastikan melakukannya dengan lembut dan benar. Apabila saluran air mata yang tersumbat tak sembuh dengan sendirinya, maka diperlukan prosedur medis tertentu.Sedangkan mata berair yang disebabkan oleh flu atau alergi memerlukan obat-obatan untuk mengatasi kondisi tersebut agar bisa pulih. Lain halnya pada kasus infeksi, dokter mungkin akan memberikan pengobatan dengan antibiotik topikal, oral, atau intravena. Jadi, jika mata bayi terlalu sering berair atau disertai gejala lain, jangan ragu untuk memeriksakannya pada dokter.
bayi & menyusuibayipenyakit matamata keringair mata
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby-watering-eyes#summary
Diakses pada 15 Juli 2020
Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/watery-eyes-epiphora-in-babies/
Diakses pada 15 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait