Mengenal Perbedaan Istilah Disabilitas dan Difabel

(0)
23 Mar 2020|Dessy Diniyanti
Perbedaan istilah difabel dan disabilitasDisabilitas dan difabel merupakan istilah untuk orang yang memiliki keterbatasan secara fisik, mental maupun sensori.
Anda pasti sudah sering mendengar istilah disabilitas dan difabel. Faktanya walaupun terdengar sama, tetapi kedua istilah ini memiliki arti yang berbeda. Kedua istilah ini lah yang saat ini digunakan untuk menggantikan istilah penyandang cacat untuk menjelaskan kondisi seseorang tidak bisa melakukan aktivitas seperti orang normal dan sehat.Hal ini dikarenakan, penyandang cacat terdengar cenderung kasar, tidak sopan, dan merendahkan bagi penderitanya. Oleh karena itu, istilah difabel dan disabilitas hadir untuk menggantikan penyandang cacat. Kedua istilah ini memiliki perbedaan makna yang cukup jelas. Supaya tidak salah dalam penyebutannya, ini perbedaan istilah disabilitas dan difabel.

Apa itu disabilitas?

Disabilitas merupakan kondisi pembatasan aktivitas dikarenakan adanya keterbatasan fisik, intelektual, mental atau sensorik dalam jangka waktu yang lama. Penderita disabilitas akan mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan lingkungan sekitar berdasarkan kesamaan hak.Terdapat empat jenis disabilitas yaitu:
  • Disabilitas fisik: Amputasi, lumpuh, paraplegi, stroke, disabilitas akibat kusta, cerebral palsy (CP).
  • Disabilitas intelektual: Down syndrome, kretinisme, mikrosefali, makrosefali, dan skafosefali.
  • Disabilitas mental: Skizofrenia, demensia, afektif bipolar, retardasi mental.
  • Disabilitas sensori: disabilitas netra, disabilitas rungu, dan disabilitas wicara.
Pengertian disabilitas ini memang cukup kompleks dan menggambarkan interaksi antara gerakan tubuh seseorang dengan orang lain yang berada di lingkungan sekitarnya.Sebagai contoh, seseorang menderita cerebral palsy (kelainan gerakan otot) mengalami kesulitan berjalan dan bergerak karena kakinya kaku dan terasa kencang. Kondisi inilah yang disebut sebagai disabilitas. Namun kondisi disabilitas ini bisa dikurangi dengan alat bantu berjalan dan juga terapi fisik.

Apa itu difabel?

Secara umum istilah difabel merupakan bentuk yang lebih halus dan sopan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas. Difabel merupakan kondisi seseorang yang bermasalah dengan struktur atau organ tubuh seperti, kecacatan yang mengakibatkan adanya batasan fungsional yang berkaitan dengan aktivitas penderitanya. Difabel juga lebih mengacu pada keterbatasan peran dalam kehidupan sehari-harinya di dalam masyarakat.Contohnya, seseorang penderita cerebral palsy tadi tetap dapat memenuhi perannya seperti orang normal. Ia tetap bisa menjadi murid di sekolah, warga yang baik di lingkungan masyarakat, dan seorang anak di rumah, meski memiliki keterbatasan fisik.Karena melakukan terapi fisik dan dengan bantuan alat bantu kondisinya perlahan membaik dan bisa beraktivitas dengan normal seperti teman-teman dan orang di sekitarnya. Orang-orang dengan keterbatasan fisik yang menjalani peran selayaknya orang normal inilah yang disebut sebagai difabel.

Perbedaan difabel dan disabilitas, mana istilah yang harusnya digunakan?

Dapat disimpulkan bahwa istilah disabilitas dan difabel sama-sama menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami kekurangan baik dari fisik atau pun mental. Namun, dalam istilah penyandang difabel terdengar lebih sopan dan halus untuk menjelaskan kondisi orang yang memiliki keterbatasan.Dengan menyebutkan penyandang disabilitas berarti menggambarkan orang tersebut tidak mampu melakukan aktivitas yang seperti orang normal karena keterbatasan yang dimiliki.Berikut adalah contoh yang diberikan Emory University School of Medicine untuk menggambarkannya, David adalah seorang anak berusia 4 tahun yang mengalami cerebral palsy (CP) atau lumpuh otak. Lumpuh otak yang dialami David menyebabkan kakinya kaku, kencang, dan sulit digerakkan. David tidak bisa berdiri atau berjalan.

Catatan dari SehatQ

Dengan adanya penjelasan istilah antara disabilitas dan difabel, diharapkan orang lain tidak menyebut penyandang cacat lagi. Anda juga perlu memahami kedua istilah ini untuk menunjukan rasa respek dan tidak terkesan merendahkan penyandang disabilitas. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari penyandang disabilitas atau difabel juga perlu mendapatkan kemudahan fasilitas untuk mempermudahnya dalam melakukan kegiatan.
hidup sehatcerebral palsypola hidup sehat
APA. https://www.apa.org/pi/about/newsletter/2015/11/handicap-disabilitiesDiakses 19 Maret 2020Emory. https://med.emory.edu/departments/pediatrics/divisions/neonatology/dpc/impairment-mx.htmlDiakses 19 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait