12 Perlengkapan Menyusui yang Penting untuk Proses Pemberian ASI Eksklusif


Perlengkapan menyusui penting untuk menunjang keberhasilan proses pemberian ASI eksklusif. Tak hanya botol susu, terdapat sejumlah perlengkapan lain, yang beberapa di antaranya sangat berguna bagi ibu bekerja, seperti pompa ASI.

0,0
perlengkapan menyusui yang wajib dimiliki antara lain pompa asi, bantal, dan baju khususPerlengkapan menyusui, seperti bantal, dapat membuat proses memberikan ASI menjadi lebih mudah
Perlengkapan menyusui perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, terlebih jika sang ibu nantinya akan kembali bekerja. Pasalnya, menyusui adalah proses alamiah yang berharga bagi setiap ibu dan wanita, terlebih bagi sang bayi. Selain merupakan makanan yang paling tepat, pemberian proses menyusui dan pemberian ASI eksklusif merupakan momen bonding yang memperdalam ikatan batin antara ibu dan anak.  Itu sebabnya, setiap ibu pasti tidak ingin menyia-nyiakan momen ini dengan mempersiapkan segala hal yang dapat mendukung proses menyusui, termasuk perlengkapannya. 

Perlengkapan menyusui yang wajib dimiliki setiap ibu

Seorang ibu baru, ataupun yang menghadapi anak kedua, perlu memiliki beberapa perlengkapan menyusui berikut supaya prosesnya berjalan lancar.Beberapa alat untuk menyusui yang wajib dimiliki, antara lain:

1. Baju menyusui

Perlengkapan menyusui pertama yang wajib dimiliki oleh setiap ibu adalah baju menyusui. Salah satu jenis baju menyusui yang umum dimiliki adalah kemeja kancing depan. Kemeja kancing depan dapat memudahkan ibu dalam proses menyusui terutama jika berada di tempat umum. Dengan kemeja kancing depan, ibu tidak perlu repot melepas baju ketika sudah waktunya menyusui atau memompa ASI. Selain kemeja kancing depan, beberapa baju khusus menyusui dengan bukaan depan (ritsleting di bagian sisi payudara) juga bisa menjadi pilihan. 

2. Bra menyusui

Bra menyusui merupakan salah perlengkapan menyusui yang wajib dimiliki
Bra menyusui merupakan salah perlengkapan menyusui yang wajib dimiliki
Bra menyusui dirancang khusus sesuai dengan kondisi fisiologis payudara pasca melahirkan. Bra menyusui dapat menopang payudara yang membesar pasca persalinan sehingga lebih nyaman untuk digunakan dan mengurangi ketegangan pada bahu dan punggung.Sebuah penelitian yang dimuat dalam Sage Journals menyatakan bahwa wanita pascapersalinan dan ibu menyusui berisiko lebih besar mengalami nyeri payudara akibat peningkatan volume dan sensitivitas payudara. Untuk itu, bra menyusui ini sangat membantu mengatasi masalah tersebut.Selain itu, bra menyusui juga dirancang dengan cup atau penutup depan yang bisa dilepas tanpa harus melepas bra. Proses menyusui atau memompa ASI pun menjadi lebih mudah.Penting bagi ibu untuk memilih bra menyusui yang tidak terlalu ketat untuk mencegah mastitis

3. Apron atau kain menyusui

Apron atau kain menyusui ini merupakan alat menyusui yang bertujuan menutupi payudara ibu selama proses menyusui. Perlengkapan yang satu ini sangat berguna, terutama ketika ibu harus menyusui di tempat umum atau ketika sedang ada kerabat yang berkunjung. 

4. Bantal menyusui 

Bantal menyusui dirancang khusus untuk membantu ibu memosisikan atau menopang bayi dengan aman dan nyaman. Bantal menyusui ini direkomendasikan pula untuk memudahkan ibu yang baru pulih dari operasi caesar atau saat menyusui bayi kembar. Dengan menggunakan bantal menyusui, ketegangan pada leher, punggung, bahu, dan lengan ibu dapat berkurang sehingga ibu dapat menyusui dengan nyaman dan mengurangi kelelahan. 

5. Kursi menyusui

Kursi menyusui memungkinkan ibu menaikkan posisi pangkuannya agar bayi lebih dekat ke payudara ibu. Hal ini membantu menjaga punggung ibu tetap lurus dan lebih nyaman. Beberapa ibu mungkin memilih menggunakan kursi goyang agar lebih nyaman selama proses menyusui. Namun, alat ini bukanlah peralatan wajib bagi ibu. Hal terpenting adalah membuat posisi ibu dan bayi nyaman sehingga proses menyusui lebih mudah dan lancar. 

Saat sedang menyusui, ibu mungkin juga akan mengalami ASI yang menetes dari payudara sebelahnya. Tentu, sangat disayangkan jika ASI terbuang percuma begitu saja.Untuk itu, salah satu peralatan menyusui yang juga berguna adalah silicone breast pump. Silicone breast pump berguna untuk menampung ASI yang menetes dari salah satu payudata ketika menyusui.Selain itu corongnya dapat menyesuaikan bentuk payudara sehingga mudah digunakan.Setelah digunakan, Anda dapat memindahkan ASI ke wadah ASI, lalu cucilah wadah penampung dengan air bersih dan sabun, lalu Anda sterilkan untuk digunakan kembali nanti saat menyusui.

7. Breast pad

Breast pad adalah bantalan bulat kecil seukuran setengah payudara yang menutupi puting. Bantalan ini ada yang bisa dicuci atau sekali pakai saja. Breast pad biasanya dimasukkan ke dalam cup bra untuk menyerap ASI yang merembes, sehingga tidak sampai menembus pakaian saat Anda sedang tidak menyusui. Hindari penggunaan breast pad dengan lapisan plastik karena akan menghalangi sirkulasi udara dan menahan kelembapan di sekitar puting. Hal ini dapat mengakibatkan iritasi pada puting. 

8. Krim atau salep puting

Beberapa ibu mengalami nyeri atau lecet pada puting selama masa menyusui. Salah satu perlengkapan yang juga penting untuk ibu yang mengalami puting lecet ketika menyusui adalah krim atau salep untuk puting. Krim atau salep khusus ini dapat membantu melembapkan, menenangkan, dan membantu mempercepat pemulihan puting yang kering, pecah-pecah, hingga nyeri. Dengan demikian, proses menyusui dapat berjalan kembali lancar.

9. Pompa ASI

Pompa menyusui memudahkan proses pemberian ASI eksklusif
Pompa menyusui memudahkan proses pemberian ASI eksklusif
Pompa ASI bertujuan mengeluarkan ASI dari payudara, meredakan pembengkakan akibat produksi ASI, mengatur suplai ASI berlebih, dan bisa juga sebagai metode untuk meningkatkan suplai ASI. Pompa ASI sendiri terdiri dari beberapa jenis, yakni pompa ASI manual dan pompa ASI elektrik. Pompa ASI juga merupakan perlengkapan menyusui wajib bagi ibu bekerja atau ketika ibu sedang berjauhan dengan bayi. Memompa ASI membantu ibu menyediakan ASI perah, yang dapat diberikan saat ibu tak bisa memberikan ASI secara langsung (direct breastfeeding).Pompa ASI juga bisa digunakan ketika payudara terus-menerus mengeluarkan ASI tetapi bayi sudah merasa kenyang untuk menyusu. 

10. Wadah penyimpanan ASI perah

Wadah penyimpanan ASI perah bertujuan menampung dan menyimpan ASI yang telah dipompa.Wadah penyimpanan ASI perah dapat berupa botol atau plastik yang dirancang khusus sehingga tahan terhadap berbagai suhu, baik saat pembekuan di lemari es, maupun saat pencairan di suhu panas. Wadah ini juga memungkinkan penyimpanan ASI menjadi lebih tahan lama. 

11. Cooler bag dan ice gel 

Satu lagi peralatan menyusui yang wajib dimiliki oleh ibu bekerja. Tidak hanya ibu bekerja, cooler bag dan ice gel wajib dimiliki ketika ibu sedang bepergian bersama bayi.Menyimpan ASI agar kualitasnya terjaga perlu suhu yang dingin. Itu sebabnya, cooler bag penting dimiliki sebagai salah satu alat menyusui. Cooler bag didesain khusus sebagai tempat yang aman untuk menyimpan wadah ASI, dilengkapi dengan ice gel yang membuat ASI tetap segar dan tahan lebih lama. 

12. Nipple shield

Nipple shield adalah pelindung fleksibel yang menutupi daerah areola dan puting. Nipple shield disebut juga alat penyambung puting karena bentuknya yang menyerupai puting dan fungsinya sebagai penyambung  antara payudara ibu dan mulut bayi. Alat bantu menyusui ini biasanya ditujukan bagi ibu yang memiliki puting datar atau puting yang masuk ke dalam. Namun, penggunaan alat penyambung ASI ini masih terbilang kontroversial. Beberapa ahli menyatakan bahwa penggunaan nipple shield dapat mengurangi jumlah ASI yang diterima bayi. Penggunaan alat penyambung puting ini juga disebut-sebut dapat membuat bayi ketergantungan dan menyebabkan bayi bingung puting. Ini bukanlah perlengkapan wajib menyusui, terutama bila Anda tidak memiliki puting datar. Anda mungkin bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu untuk memahami baik dan buruknya.

Catatan dari SehatQ

Proses menyusui adalah momen berharga untuk membangun ikatan antara Anda dan buah hati. Perlengkapan menyusui di atas, dapat membantu Anda memiliki proses pemberian ASI eksklusif menjadi lebih mudah.Tidak lupa, dukungan keluarga, terutama suami juga berperan penting dalam memperlancar proses menyusui, termasuk memperbanyak ASIPikiran positif dan menghindari stres serta makanan yang bergizi juga turut andil dalam memperlancar proses menyusui bagi ibu. Jika memiliki pertanyaan terkait perlengkapan ASI atau kendala selama proses menyusui, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang juga!
bayi & menyusuimenyusuiasi eksklusifcara menyimpan asimanfaat asiasi perah
SAGE Journals. https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/0887302X17722858
Diakses pada 28 Mei 2021
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Nursing-Supplies.aspx
Diakses pada 28 Mei 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-products-supplies-accessories-and-gifts-431567
Diakses pada 28 Mei 2021
Office on Women’s Health. https://owh-wh-d9-prod.s3.amazonaws.com/s3fs-public/your-guide-to-breastfeeding.pdf
Diakses pada 28 Mei 2021
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/baby-products/nursing-feeding/breastfeeding-essentials-new-moms/
Diakses pada 28 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait