Pastikan Anda memantau dengan baik, setiap pencapaian tumbuh kembang anak.
Target tumbuh kembang penting, untuk melihat pencapaian anak dalam kehidupannya.

Ketika Anda menjadi orangtua, tidak ada yang memberi tahu bahwa Anda akan menghadapi kecemasan seumur hidup. Dari mulai kegembiraan ketika melihat senyum pertamanya, kecemasan saat menyaksikan bayi menangis, hingga ketakutan melihat anak remaja Anda pergi sendiri untuk pertama kalinya. Rasanya seperti tengah menaiki roller coaster. Di antara momen-momen besar tersebut, Anda akan sering bertanya-tanya, "Apakah anak akan baik-baik saja?" Haruskah Anda melatihnya buang air kecil sendiri dengan menggunakan pispot? Bukankah seharusnya anak sudah bisa berjalan, berbicara, atau melompat sekarang?

Di sinilah target pencapaian tumbuh kembang anak, akan dibutuhkan. Sejak lahir, anak belajar terus-menerus menggunakan suara, tubuh, otak, dan emosi. Target ini adalah penanda yang menginformasikan kesiapan anak dalam mempelajari keterampilan baru. Misalnya merangkak, berjalan, dan berbicara. Dengan menyusun target pencapaian, baik Anda sebagai orangtua, dan dokter, bisa sama-sama memantau tumbuh kembang anak.

Tumbuh Kembang Anak Bersifat Individual

Setiap anak berbeda dan mencapai keterampilan tertentu dengan kecepatan masing-masing. Namun umumnya, anak mempelajari keterampilan yang sama pada waktu yang hampir bersamaan. Misalnya, bayi biasanya merangkak sekitar 9 bulan. Kuncinya adalah menyadari kemampuan anak dalam mencapai keterampilan tertentu, pada usia rata-rata. Ada bayi yang merangkak sebelum berusia 9, tapi bayi lain membutuhkan waktu lebih lama. 

Pentingnya Membuat Target Pencapaian Tumbuh Kembang Anak

Meskipun Anda tidak ingin terobsesi, target pencapaian tetap penting. Sebab terkadang, anak-anak mengalami keterlambatan dalam proses tumbuh kembangnya. Seringkali, semakin awal mereka mendapat bantuan, semakin banyak kemajuan yang diraih. Target pencapaian memperlihatkan serangkaian keterampilan yang jelas untuk dipantau. Selain itu, Anda pun bisa mengetahui dukungan yang diperlukan anak.

Dokter anak dalam pemeriksaan rutin, akan memantau pencapaian tumbuh kembang anak. Anda pun bisa mendiskusikan berbagai hal tentang kondisi anak, bersama dokter. 

Keterampilan Utama dalam Tumbuh Kembang Anak

Target pencapaian diberikan berdasarkan usia. Selain itu,  keterampilan yang dipelajari anak-anak dipecah menjadi beberapa bidang utama.

  • Keterampilan komunikasi dan bahasa:

    termasuk berbicara dan menggunakan bahasa tubuh, untuk berkomunikasi dan memahami orang lain.
  • Gerakan dan keterampilan fisik:

    melibatkan keterampilan motorik kasar seperti merangkak, berjalan, dan melompat, dan keterampilan motorik halus yang menggunakan tangan dan jari. Misalnya makan, berpakaian, dan menulis.
  • Keterampilan sosial dan emosional:

    termasuk menjalin hubungan, bermain dan berbagi dengan orang lain, serta menanggapi perasaan orang lain.
  • Kecakapan berpikir dan mental:

    mencakup cara anak dalam berpikir, belajar, memecahkan masalah, dan menggunakan akal.

Jangan Jadikan Tumbuh Kembang Anak sebagai Kompetisi

Jika memiliki kekhawatiran mengenai tumbuh kembang anak, konsultasikanlah dengan dokter. Anda harus ingat, setiap anak memiliki keunikan tersendiri. Oleh sebab itu, jangan jadikan pencapaian tumbuh kembang anak sebagai kompetisi. Anak membutuhkan banyak ruang gerak dalam pencapaian tumbuh kembangnya. Dua bayi yang masing-masing mulai merangkak pada usia 5 bulan dan 9 bulan, sama-sama normal. Jadikan pencapaian tumbuh kembang anak sebagai panduan, bukan sumber kekhawatiran.

Dalam tahun pertamanya, tumbuh kembang anak menjadi sangat dinamis. Pertumbuhan yang baik pada anak, ditandai dengan perubahan ukuran, bentuk tubuh, maupun anggota tubuh. Misalnya lingkar kepala, tinggi badan, serta berat badan. Sementara itu, proses perkembangan anak antara lain melibatkan perkembangan mental dan emosional.

Kementerian Kesehatan. http://www.depkes.go.id/article/view/201408120001/orang-tua-kunci-utama-tumbuh-kembang-anak.html
Diakses pada 15 Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/child-milestones-what-you-need-to-know
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed