Perkembangan Motorik Bayi 0-12 Bulan yang Penting Diketahui

(0)
04 Nov 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Perkembangan motorik bayi terbagi menjadi dua, ada yang kasar dan halus.Perkembangan motorik kasar pada bayi melibatkan gerakan otot-otot inti, seperti otot perut dan punggung.
Menyaksikan perkembangan motorik bayi setiap bulannya tentu menjadi pemandangan yang sangat ditunggu Ayah dan Bunda. Betapa bangganya orangtua saat melihat Si Kecil sudah bisa duduk atau sekadar berbicara 1-2 kata.Itulah mengapa orangtua diharapkan untuk memahami tahapan perkembangan motorik bayi setiap bulannya, supaya bisa memaksimalkan tumbuh kembang Si Kecil di satu tahun pertamanya.

Perkembangan motorik bayi: kasar dan halus

Perkembangan motorik anak usia dini diukur dari kemampuannya menggunakan otot untuk melakukan banyak hal baru. Perkembangan motorik bayi pun terbagi menjadi dua jenis, yakni perkembangan motorik kasar dan halus.Perkembangan motorik kasar adalah kemampuan bayi dalam menggunakan otot-otot intinya, seperti otot perut, punggung, lengan, hingga kaki. Sedangkan perkembangan motorik halus adalah kemampuan bayi untuk menggunakan otot kecilnya, seperti jari-jemari hingga pergelangan tangan.Satu hal yang wajib diketahui orangtua, setiap bayi memiliki kecepatan tumbuh kembang yang berbeda-beda. Sebagian bayi dapat mengalami perkembangan motorik yang cepat, sedangkan sebagian lainnya mungkin lebih lambat. Perbedaan ini sangatlah normal dan orangtua tak perlu berkecil hati.   

Tahap perkembangan motorik kasar bayi 0-12 bulan

Perkembangan motorik bayi terbagi menjadi dua, yakni perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus
Perkembangan motorik bayi terbagi jadi dua, yakni kasar dan halus
Sejak dilahirkan, bayi akan belajar banyak hal sambil melihat lingkungan sekitarnya. Perkembangan motorik bayi pun sudah bisa terlihat sejak ia baru dilahirkan, terutama motorik kasarnya. Berikut tahapan perkembangan motorik kasar pada bayi setiap bulannya.
  • Bayi 0-3 bulan
Perkembangan motorik kasar pada bayi 0-3 bulan dapat terlihat saat ia sudah bisa mengoordinasikan kedua bola matanya. Saat Ayah dan Bunda sedang menunjukkan mainan dengan warna yang mencolok, kedua mata bayi akan tertuju fokus pada mainan itu.Di fase ini, biasanya bayi akan belajar mengangkat kepala dan dadanya sendiri saat sedang berada dalam posisi tengkurap.
  • Bayi 3-6 bulan
Saat mencapai usia 3-6 bulan, perkembangan motorik kasar bayi akan mulai meningkat. Umumnya, bayi akan mulai bisa menggulingkan badannya dari posisi telentang untuk mengarah ke samping. Di fase ini juga, bayi akan belajar untuk telentang dan tengkurap sendiri.Selain itu, cobalah tarik kedua tangan bayi dengan halus ke posisi duduk. Jangan kaget ketika melihat ia sudah bisa menopang atau mengangkat kepalanya sendiri saat sedang duduk!
  • Bayi 6-9 bulan
Momen-momen yang ditunggu orangtua akan datang saat bayi mencapai usia 6-9 bulan. Dengan sedikit bantuan dari Anda, bayi akan bisa bangun dari posisi tidur ke posisi duduk, terutama saat otot-otot punggung dan perutnya semakin kuat.Pada fase ini, otot-otot tangan dan kaki bayi juga semakin kuat sehingga mereka mulai bisa merangkak ke sana dan kemari.
  • Bayi 1 tahun
Saat bayi mencapai 1 tahun, perkembangan motorik kasarnya semakin meningkat. Pada masa ini, bayi akan belajar untuk mendorong atau menarik mainan yang ada di sekitarnya dan menaiki tangga dengan bantuan. Ayah dan Bunda juga boleh melatih motorik bayi sambil memegang tangannya dan mengajaknya berjalan secara perlahan.Selain sudah bisa diajak berkeliling rumah, bayi juga sudah bisa terbangun dari posisi tidur dan duduk sendiri tanpa bantuan orangtua.

Tahap perkembangan motorik halus bayi 0-12 bulan

Perkembangan motorik bayi terbagi menjadi dua, yakni perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus
Perkembangan motorik bayi penting bagi proses belajarnya
Perkembangan motorik bayi, baik itu kasar atau halus, ternyata berbeda. Sebab, otot yang terlibat pun tidaklah sama. Setelah memahami perkembangan motorik kasarnya, Anda juga perlu mengenali beberapa contoh perkembangan motorik halus bayi berdasarkan usianya.
  • Bayi 0-3 bulan
Bayi berusia 0-3 bulan sudah bisa menunjukkan beberapa kemampuan motorik halusnya, seperti mengayunkan atau memukul sebuah objek. Selain itu, di usia yang masih sangat dini ini, bayi sudah bisa melihat kedua tangannya bergerak dan meletakkan tangannya di mulut.
  • Bayi 3-6 bulan
Kemampuan motorik halus bayi akan semakin terasah saat menginjak usia 3-6 bulan. Mereka sudah bisa memindahkan objek dari tangan kiri ke kanannya. Mereka juga telah bisa memegang tangannya sendiri dan meraih mainan di sekitar dengan kedua tangannya.
  • Bayi 6-9 bulan
Otot jari-jemari bayi akan semakin kuat saat usianya mencapai 6-9 bulan. Pada fase ini, bayi sudah bisa menggenggam dan memegang benda kecil seperti botol. Selain itu, mereka juga bisa meremas benda kecil yang bertekstur halus. Jari-jemarinya pun sudah mampu memindahkan objek yang ada di sekitarnya.
  • Bayi 1 tahun
Di ulang tahun yang pertama, perkembangan motorik halus bayi akan semakin terpampang nyata. Bayi sudah bisa menyusun mainan menara balok, memegang pensil dan mencoret di kertas, makan dengan sendok, hingga membuka lembaran di buku.

Catatan dari SehatQ:

Perkembangan motorik bayi, baik itu motorik kasar atau halus, sangatlah penting bagi proses pembelajaran dan hidup Si Kecil. Temanilah mereka di setiap langkahnya supaya tumbuh kembang buah hati Anda semakin optimal.Bagi orangtua yang melihat adanya keterlambatan perkembangan motorik bayi, jangan berkecil hati. Konsultasikan saja kekhawatiran Anda dengan dokter. Dengan begitu, dokter bisa memberikan berbagai macam rekomendasi terapi yang untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak Anda.Untuk lebih jelasnya, Anda juga bisa langsung bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!
bayi & menyusuiperkembangan anakperkembangan bayi
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/x6562/whats-the-difference-between-fine-motor-and-gross-motor-skills
Diakses pada 21 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/childrens-health/gross-motor-skills#definition
Diakses pada 21 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/fine-motor-skills
Diakses pada 21 Oktober 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/what-are-motor-skills-3107058
Diakses pada 21 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait