Perkembangan Janin dan Perubahan Bumil pada Usia Hamil 21 Minggu

(0)
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Memasuki usia hamil 21 minggu, berbagai perkembangan pada janin terus terjadiPerkembangan ukuran janin 21 minggu, bayi sudah melatih kemampuan indra perasanya
Memasuki usia hamil 21 minggu, berbagai perkembangan pada janin terus terjadi. Ibu hamil juga merasakan berbagai perubahan dalam dirinya. Lalu, apa saja yang terjadi pada usia janin 21 minggu? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Hamil 21 minggu: perkembangan janin

Usia hamil 21 minggu bayi sudah seukuran wortel
Hamil 21 minggu bayi dapat melatih kemampuan indra perasa
Di usia hamil 21 minggu, perkembangan ukuran janin Anda sudah seukuran wortel atau buah pisang besar. Bayi Anda rata-rata telah memiliki panjang sekitar 25,9 sentimeter dari kepala sampai tumit dan berat mencapai 398 gram.Ketika memasuki usia kehamilan 21 minggu atau 5 bulan, terlihat bahwa usus Si Kecil sudah dapat menyerap nutrisi dari cairan ketuban yang masuk lalu diteruskan ke sistem pencernaannya.Dengan demikian, bayi dapat melatih kemampuan indra perasanya. Akan tetapi, sebagian besar nutrisi dan makanan yang masuk ke janin tetap melalui plasenta.Pada masa ini, organ hati dan limpa bayi sudah bertanggung jawab untuk memproduksi sel darah. Sumsum tulangnya juga sudah cukup mampu untuk membentuk sel darah.Nantinya, organ pankreas janin berhenti memproduksi sel-sel darah pada usia 30 minggu kehamilan dan hati berhenti memproduksi sel-sel darah beberapa minggu sebelum kelahiran.Tak hanya itu, memasuki usia hamil 21 minggu, alis dan kelopak mata bayi Anda sudah mulai terbentuk.Pergerakan janin dalam kandungan pun cenderung lebih aktif. Akibatnya, ibu hamil akan merasakan lebih banyak gerakan.

Perubahan pada tubuh ibu di usia hamil 21 minggu

Perut ibu hamil semakin membesar seiring dengan perkembangan janin di usia kehamilan 21 minggu. Anda tentu akan menyadari perubahan yang terjadi pada tubuh. Beberapa perubahan pada tubuh ibu di usia hamil 21 minggu, yaitu:

1. Muncul stretch mark

Salah satu perubahan pada tubuh ibu di usia hamil 21 minggu adalah munculnya stretch mark. Garis-garis berwarna merah muda keunguan atau coklat ini akan muncul pada permukaan kulit perut, paha, pinggul, hingga payudara ibu hamil.Namun, Anda tak perlu khawatir karena kemunculan stretch mark pada kehamilan dapat dikendalikan.

2. Terkena varises

Usia hamil 21 minggu bumil rentan varises
Varises saat hamil bisa menyebabkan kaki terasa berat
Pada usia janin 21 minggu, ibu hamil juga rentan terkena varises. Kondisi ini dapat terjadi karena secara bertahap, janin akan berkembang dan meningkatkan tekanan di pembuluh darah vena kaki ibu hamil.Selain itu, jumlah hormon progesteron yang lebih tinggi dari biasanya juga menjadi penyebab dinding pembuluh darah melemah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi kebiruan atau keunguan serta menonjol keluar.Varises pada ibu hamil dapat menimbulkan rasa nyeri, kaki kram, hingga kaki terasa berat.Varises saat hamil umumnya terjadi di daerah yang rendah pada tubuh, seperti kaki, area vagina atau disebut juga dengan varises vagina, serta di area bokong dan anus yang dikenal dengan hemoroid atau wasir.

3. Risiko spider veins

Perubahan pada tubuh ibu di usia hamil 21 minggu berikutnya adalah risiko spider veins.Spider veins adalah suatu kondisi ketika kelompok kecil pembuluh darah dekat permukaan kulit terlihat jelas, terutama pada pergelangan kaki atau wajah.Sesuai namanya, pembuluh laba-laba ini berbentuk kecil menyerupai sinar yang berasal dari matahari atau cabang-cabang pohon atau sebagai sekelompok kecil darah yang bercabang dan tidak memiliki bentuk tertentu.Meski dapat mengganggu penampilan, spider veins tidak menyebabkan rasa sakit apa pun dan akan menghilang dengan sendirinya setelah Anda melahirkan.

4. Pembengkakan

Usia hamil 21 minggu, tangan dan kaki membengkak
Tangan dan kaki semakin membengkak pada usia hamil 21 minggu
Pembengkakan juga menjadi perubahan pada tubuh ibu di usia janin 21 minggu.Ya, tidak hanya perut yang semakin membesar, kedua tangan dan kaki Anda juga dapat ikut membengkak alias membesar.Umumnya, tangan dan kaki akan terlihat membengkak pada malam hari, setelah berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, serta cuaca sedang panas.Mengingat jari-jari tangan Anda juga berisiko mengalami pembengkakan seiring bertambahnya usia kehamilan, alangkah baiknya Anda melepas perhiasan di jari tangan sebelum terjebak dan tidak dapat dilepas.Pada usia hamil 21 minggu, Anda juga akan mengalami rasa tidak nyaman yang menjadi gejala atau tanda-tanda usia kehamilan trimester kedua, seperti sakit punggung, ngidam, mudah lupa, maag, kram kaki, hidung tersumbat, hingga perubahan pada kulit.

Cara menjaga kehamilan di usia janin 21 minggu

Di usia janin 21 minggu, Anda perlu menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan janin dalam kandungan. Adapun beberapa cara menjaga kehamilan di usia hamil 21 minggu, antara lain:

1. Tidur dalam posisi miring

Salah satu cara menjaga kehamilan di usia hamil 21 minggu adalah tidur dalam posisi miring.Terutama jika ibu hamil tidur dalam posisi miring ke kiri karena dapat meningkatkan jumlah aliran darah nutrisi menuju plasenta dan janin. Agar Anda merasa lebih nyaman tidur dalam posisi miring, coba letakkan bantal di antara kaki, di bawah perut, dan di belakang punggung Anda.

2. Lakukan olahraga saat hamil

Cara menjaga kehamilan di usia janin 21 minggu berikutnya adalah dengan berolahraga. Namun, pilihlah olahraga saat hamil dengan intensitas rendah, seperti yoga, jalan kaki, atau berenang.Hal ini memungkinkan ligamen Anda menjadi rileks sehingga persendian menjadi longgar.

3. Mengubah posisi

Mengubah posisi juga menjadi cara menjaga kehamilan di usia hamil 21 minggu.Jika ibu hamil sudah terlalu lama berdiri, sebaiknya istirahatkan kaki dengan duduk sejenak. Sebaliknya, apabila Anda sudah terlalu lama duduk, ada baiknya berdiri atau berjalan beberapa saat.

4. Mengatur posisi kaki saat berbaring

Ketika dalam posisi berbaring saat beristirahat atau tidur, cobalah atur agar posisi kaki Anda berada lebih tinggi dari jantung dengan cara menggunakan tumpukan beberapa bantal.Posisi ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah.

5. Konsumsi makanan mengandung zat besi

Memasuki usia kehamilan 21 minggu, ibu hamil juga disarankan untuk menjaga kehamilan dengan mengonsumsi makanan mengandung zat besi. Hal ini bertujuan untuk mencegah Anda dari risiko anemia atau kekurangan darah.Anda bisa mendapatkan asupan makanan mengandung zat besi melalui bayam, daging sapi tanpa lemak, ikan sarden, udang, dan oatmeal.Jika asupan zat besi dalam tubuh ibu hamil cenderung kurang, Anda mungkin disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung zat besi.

6. Hindari konsumsi kafein

Pada usia janin 21 minggu kehamilan, Anda tidak disarankan untuk minum kopi, teh, atau cokelat terlalu banyak. Pasalnya, konsumsi kafein dapat mengurangi penyerapan zat besi dalam tubuh.Sebagai solusinya, ibu hamil disarankan untuk minum banyak cairan dan menambahkan asupan makanan tinggi serat dalam menu makanan Anda.Minum banyak cairan dan makan makanan yang berserat dapat mencegah sembelit saat hamil.Ada berbagai perkembangan buah hati dan perubahan tubuh pada ibu hamil yang terjadi pada usia hamil 21 minggu.Akan tetapi, ibu hamil tetap perlu waspada apabila mengalami kondisi medis tertentu atau gejala saat hamil 21 minggu lainnya yang tidak biasa. Jika demikian yang Anda alami, segera periksakan diri ke dokter kandungan guna mengetahui penyebabnya.
menjaga kehamilanhamilkehamilan
Baby Center. https://www.babycenter.com/21-weeks-pregnant
Diakses pada 21 Agustus 2020
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/21-weeks-pregnant-4159022
Diakses pada 21 Agustus 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-21.aspx
Diakses pada 21 Agustus 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/week21.html
Diakses pada 21 Agustus 2020
American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/sleeping-positions-while-pregnant-1012/
Diakses pada 21 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait