Ini Dia Perkembangan Fisik Laki-laki dan Perempuan pada saat Pubertas

Jerawat menjadi salah satu ciri pubertas remaja perempuan dan remaja laki-laki
Perkembangan fisik terjadi saat pubertas

Remaja merupakan fase yang susah-susah gampang untuk dilalui. Masa pubertas merupakan masa di mana remaja merasa bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya. Perubahan secara fisik dan emosional juga terjadi pada masa ini. Perkembangan fisik laki-laki dan perempuan tentunya berbeda, serta terjadi dalam jangka waktu yang berbeda antar individunya.

Dalam masa pubertas, remaja perempuan akan mengalami pertumbuhan pada payudaranya dan mulai menstruasi. Remaja lelaki akan mulai mengalami perubahan suara menjadi lebih berat dan rambut mulai tumbuh pada sekitar wajah. Pada remaja perempuan, masa pubertas akan dimulai pada usia 11 tahun, sementara pada laki-laki masa pubertas dimulai sekitar usia 12 tahun.

Apabila seorang remaja mengalami pubertas pada usia kurang atau lebih dari usia perkiraan di atas, hal tersebut masih tergolong normal. Pubertas biasanya dimulai sejak usia 8 hingga 14 tahun. Proses pubertas tersebut akan memakan waktu hingga 4 tahun.

Kondisi yang patut diperhatikan adalah saat seseorang anak laki-laki atau perempuan yang lebih muda, misalnya 5-6 tahun, mulai menunjukkan tanda-tanda pubertas. Kondisi ini disebut sebagai pubertas dini.

Pubertas dini dapat menyulitkan anak-anak secara emosional dan sosial. Contohnya, anak perempuan dengan pubertas dini mungkin akan kebingungan atau malu terhadap perubahan fisiknya, seperti mengalami menstruasi atau payudaranya mulai membesar sebelum teman-teman bermainnya. Hal paling sulit mungkin ejekan yang mungkin diterima akibat kondisi pubertas dini ini. 

Kadang, kondisi ini merupakan sebuah gejala dari masalah kesehatan tertentu, seperti adanya masalah struktural dalam otak (tumor), cedera otak karena benturan kepala, infeksi (seperti meningitis), atau adanya masalah pada indung telur atau kelenjar tiroid yang memicu gejala awal pubertas terjadi lebih cepat dari biasanya.

Perkembangan fisik laki-laki dan perempuan saat pubertas

1. Perkembangan fisik perempuan

Selama masa pubertas, organ-organ seksual perempuan akan tumbuh dan menstruasi dimulai. Tanda-tanda perkembangan fisik tersebut, antara lain:

  • Kulit menjadi berminyak
  • Keringat lebih banyak diproduksi
  • Muncul jerawat
  • Payudara mulai berkembang, kadang bisa terjadi pada satu bagian terlebih dahulu
  • Keluarnya cairan bening dari vagina
  • Panggul mulai membesar
  • Pinggang terlihat mengecil dengan lemak yang bertambah di area perut dan pantat
  • Perubahan emosional yang terasa tidak nyaman (perubahan suasana hati) sehingga mudah tersinggung, terutama pada periode menstruasi

2. Perkembangan fisik laki-laki

Saat seorang laki-laki memasuki masa pubertas, perkembangan fisik mereka mulai terjadi dengan beberapa ciri, di antaranya:

  • Bertambahnya ukuran pada testikel dan penis, disertai perubahan warna menjadi lebih gelap pada skrotum.
  • Suara mulai serak kemudian membesar
  • “Mimpi basah” yaitu ejakulasi pertama kali yang biasanya terjadi pada saat tidur
  • Kulit menjadi lebih berminyak
  • Ukuran tubuh berubah menjadi lebih berotot dan tumbuh menjadi lebih tinggi setidaknya selama dua tahun
  • Tumbuh rambut pada bagian wajah, kemaluan, tangan, dan kaki
  • Perubahan emosional yang menyebabkan perasaan gembira, sedih dan marah pada waktu yang berdekatan. Hal ini diakibatkan karena adanya perubahan hormon

[[artikel-terkait]]

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua pada masa pubertas anak

Jika anak remaja memasuki masa pubertas, hal-hal keseharian mereka bisa menjadi berbeda dari biasanya. Anak Anda bukan lagi anak kecil, namun juga tidak seutuhnya menjadi dewasa. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua jika anak mulai memasuki fase pubertas:

  1. Sadari adanya masalah pada penilaian anak terhadap dirinya.
  2. Bersabarlah pada perubahan emosional. Beberapa remaja mengalami masa pubertas dengan baik-baik saja, namun pada beberapa remaja lainnya akan cenderung marah dan mengalami gangguan emosional lainnya.
  3. Bersiaplah dengan pertanyaan yang diajukan oleh anak. Hal ini terjadi akibat adanya perubahan baik secara fisik maupun secara emosional pada anak.
  4. Bersiaplah dengan hal-hal tak terduga. Seringkali, pertanyaan yang diajukan terkait pubertas tidak terduga dan bisa terjadi kapan saja.

NHS. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/stages-of-puberty-what-happens-to-boys-and-girls/
Diakses pada April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/156451.php
Diakses pada April 2019

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/definition-of-puberty-3288378
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed