Perkembangan Emosi Anak 1-5 Tahun yang Wajib Diketahui Orangtua

(0)
05 Mar 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Perkembangan sosial anak patut diperhatikan juga oleh orangtua.Perkembangan emosi anak juga harus menjadi prioritas yang tak boleh dilupakan.
Jangan remehkan pentingnya perkembangan emosi anak. Menurut ahli, anak-anak yang mampu mengerti dan mengekspresikan emosinya akan lebih mudah untuk berempati dan memiliki kemampuan sosial yang baik.Sebagai orangtua, Anda disarankan untuk memahami berbagai tahap perkembangan emosional anak. Sehingga, jika ada masalah yang terjadi dalam perkembangan emosi anak, Anda bisa segera mengantisipasinya dengan langkah-langkah yang tepat.

Memahami perkembangan emosi anak 1-5 tahun

Jika perkembangan emosi anak usia dini tidak diperhatikan, anak dikhawatirkan akan sulit untuk bersosialisasi, bermain dengan teman sebayanya, hingga memiliki perasaan buruk terhadap dirinya sendiri. Inilah mengapa Anda disarankan untuk terus memerhatikan dan membantu Si Kecil mengembangkan kemampuan sosial dan emosionalnya.
  • Perkembangan emosi anak 1 tahun

Saat usia Si Kecil menginjak satu tahun, ia sudah mulai belajar untuk berdiri dan bisa mengelilingi rumahnya tanpa ditemani orangtuanya.Namun, di saat yang bersamaan, Si Kecil akan merasa gelisah dan tidak nyaman saat ia berjauhan dengan kedua orangtuanya, terutama saat ia merasa sedang lelah, sakit, atau ketakutan. Pada fase ini, ia ingin orangtuanya berada di dekatnya.Sulit bagi orangtua untuk memprediksikan kapan ia akan mandiri dan kapan ia akan kembali ke orangtuanya untuk mencari pertolongan karena emosinya cenderung berubah-ubah dari waktu ke waktu.Oleh karena itu, hal terbaik yang bisa Anda lakukan dalam fase ini adalah membantu menenangkannya dengan memberikan perhatian dan kepastian saat Si Kecil membutuhkannya.
  • Perkembangan emosi anak 2 tahun

Anda akan dihadapkan pada tantangan baru dalam tahap perkembangan emosi pada anak 2 tahun. Pada fase ini, Si Kecil bisa menjadi sangat ramah dan ceria, tapi beberapa saat kemudian, ia bisa cemberut dan menangis yang kadang tidak beralasan.Namun, Anda tidak perlu khawatir karena perubahan suasana hati yang tidak menentu ini adalah bagian dari pertumbuhan Si Kecil. Hal ini juga bisa menjadi tanda perubahan emosional yang terjadi saat anak berjuang untuk mengendalikan tindakan, dorongan hati, perasaan, dan tubuhnya.Pada masa ini, Si Kecil juga berkeinginan untuk menjelajahi lingkungannya. Sebagai orangtua, Anda harus tetap mendampinginya karena ia belum memiliki kemampuan yang memadai untuk menjaga dirinya.Anak-anak juga bisa berperilaku buruk pada fase ini, terutama saat orangtuanya sedang tidak di rumah. Hal ini terjadi karena mereka belum bisa memercayai orang lain sepenuhnya.
  • Perkembangan emosi anak 3 tahun

Perkembangan emosi anak harus menjadi perhatian orangtua
Perkembangan emosi anak harus menjadi perhatian orangtua
Meskipun anak berusia 3 tahun sudah mulai mengerti perasaan mereka, mereka belum memiliki kemampuan untuk mengontrolnya. Jika mereka menemukan suatu hal yang lucu, mereka akan tertawa terbahak-bahak. Begitu juga sebaliknya, ketika mereka melihat hal yang membuatnya sedih dan marah, mereka akan menangis histeris.Jangan kaget juga ketika melihat anak berusia 3 tahun akan merebut mainan dari anak lainnya secara tiba-tiba, atau merasa kesal ketika ia dilarang melakukan sesuatu oleh orangtuanya. Sebab, apa yang mereka inginkan sekarang, harus dipenuhi pada saat itu juga.
  • Perkembangan emosi anak 4 tahun

Perkembangan emosional anak 4 tahun ditandai dengan cara yang dilakukan anak untuk menyelesaikan sebuah konflik. Jangan heran ketika anak akan memukul, mendorong, atau menggigit saat ia ingin menyelesaikan sebuah konflik.Hal ini terjadi karena mereka belum bisa mengerti perbedaan dari cara menyelesaikan konflik yang baik dan buruk. Sudah seharusnya orangtua membimbing Si Kecil untuk menjelaskan bahwa ada cara yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah dengan orang lain.Di usia 4 tahun ini, anak akan mulai mengerti bahwa ada konsekuensi yang harus dihadapi jika ia berperilaku buruk. Hal ini tentunya akan mengajarkannya bahwa berperilaku buruk bukanlah cara yang baik untuk menunjukkan emosinya.Tidak hanya itu, anak usia 4 tahun umumnya akan mulai memiliki kemampuan untuk bercanda dengan orang-orang di sekitarnya.
  • Perkembangan emosi anak 5 tahun

Pada usia 5 tahun, anak Anda akan mulai bisa mengontrol emosi. Tidak hanya itu, mereka pun akan lebih pandai dalam mengutarakan perasaannya. Hal ini dapat dilihat saat anak-anak mulai bisa bersabar dan menunggu giliran saat bermain dengan temannya.Saat mereka marah, anak-anak akan mulai menggunakan kata-kata untuk mengekspresikan amarahnya. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena mereka sudah bisa menggunakan kata-kata kasar. Maka dari itu, orangtua harus membimbingnya dengan baik.Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah anak usia 5 tahun mulai tertarik dengan hal-hal yang berbau seks. Mereka akan mulai bertanya dari mana datangnya bayi, hingga tertarik untuk mengetahui jenis kelaminnya.Ketertarikan ini dianggap normal, tapi orangtua perlu membimbing mereka untuk mengetahui mana yang baik dan buruk ketika memberikan edukasi tentang seks.

Catatan dari SehatQ

Berbagai perkembangan emosi anak ini tidak boleh lepas dari perhatian orangtua. Sebab, perkembangan emosional dapat membantu Si Kecil untuk menyongsong masa depannya dengan kontrol emosi dan kemampuan sosial yang lebih baik.Jika Anda khawatir dengan perkembangan emosi Si Kecil, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
tips parentingibu dan anakperkembangan anakgaya parenting
Stolaf. https://wp.stolaf.edu/news/st-olaf-researchers-examine-the-importance-of-emotional-development#:~:text=express%20their%20emotions.-,%E2%80%9CChildren%20who%20understand%20and%20express%20emotions%20more%20easily%20have%20better,express%20them%2C%E2%80%9D%20Johnson%20says.
Diakses pada 19 Februari 2021
ECMHC. https://www.ecmhc.org/tutorials/social-emotional/mod1_1.html
Diakses pada 19 Februari 2021
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Emotional-Development-1-Year-Olds.aspx
Diakses pada 19 Februari 2021
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Emotional-Development-2-Year-Olds.aspx
Diakses pada 19 Februari 2021
Web MD. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Emotional-Development-2-Year-Olds.aspx
Diakses pada 19 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait