Perkembangan Bayi 10 Bulan, Kapan Orangtua harus Waspada?

(0)
13 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada banyak perkembangan bayi 10 bulanSeorang bayi 10 bulan sedang menggigiti sendoknya
Tidak terasa buah hati Anda akan memasuki usia 10 bulan. Nah, apa saja perkembangan bayi 10 bulan yang harus Anda perhatikan? Stimulasi apa yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan tumbuh-kembangnya?Di usia 10 bulan, banyak sekali hal baru yang mungkin ia perlihatkan kepada Anda. Dari segi intelegensi, bayi Anda kini terlihat lebih mandiri dan sangat suka mengeksplorasi lingkungan lewat merangkak dan  bermain. Bentuk komunikasinya juga sudah lebih baik dari sebelumnya.Dari segi kepribadian, Anda juga mulai bisa menebak bayi Anda termasuk tipe anak yang pendiam, cerewet, dan lain-lain. Ia pun sudah bisa membedakan mana benda favoritnya, lagu yang disukainya, serta buku kesukaannya.

Apa saja perkembangan bayi 10 bulan yang dapat Anda amati?

Perkembangan setiap bayi tidaklah sama. Kendati demikian, ada beberapa poin perkembangan bayi 10 bulan yang biasanya dialami oleh setiap bayi, baik secara fisik maupun mental, seperti:

1. Kemampuan motorik kasar yang lebih terasah

Perkembangan bayi 10 bulan yang paling terlihat adalah kemampuan motorik kasarnya yang semakin baik, seperti bisa duduk sendiri dan berdiri dengan berpegangan pada furnitur. Jika bayi Anda merangkak, pergerakannya akan semakin cepat dan ia mulai bersiap untuk merambat dan berjalan.

2. Penguasaan bahasa yang lebih baik

Di usia 10 bulan, bayi memang belum akan bisa bicara, namun ia sudah mulai memahami kata-kata Anda. Jangan heran jika ia akan melambai ketika Anda minta ‘da-dah’ atau bertepuk tangan ketika lagu favoritnya diputar. Bayi juga mulai bisa mengucapkan kata sederhana, seperti ‘mama’, ‘mimi’, dan sebagainya.

3. Koordinasi mata-tangan yang lebih baik

Perkembangan bayi 10 bulan ini terlihat misalnya ketika ia makan dengan bisa menyuap makanannya sendiri.

4. Kemampuan kognitif yang baru

Di usia ini, bayi juga mulai bisa menemukan benda-benda yang diletakkan di tempat tersembunyi. Ia juga bisa menirukan gerak-gerik Anda, misalnya saat berbicara di telepon atau saat memencet tombol pada remote televisi.Perkembangan bayi 10 bulan di atas mungkin tidak berlaku ketika buah hati Anda lahir secara prematur. Tumbuh-kembang bayi prematur harus diukur berdasarkan tanggal due date persalinan, bukan hari lahirnya sehingga butuh waktu lebih lama untuk mencapai poin-poin tersebut.

Stimulasi pada perkembangan bayi 10 bulan

Ada hal-hal yang bisa dilakukan orangtua untuk memastikan perkembangan bayi 10 bulan berjalan dengan lancar. Di usia ini, stimulasi tumbuh kembang sebaiknya dilakukan lewat kegiatan yang ceria, misalnya bermain sambil belajar.Beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua adalah:
  • Bemain ‘cilukba’
  • Bermain peran yang sederhana, seperti menjawab telepon
  • Menyanyikan lagu-lagu ceria, seperti ‘Kalau Kau Suka Hati’
  • Bermain menyusun balok berwarna-warni
  • Bermain menangkap bola yang digulirkan di lantai
  • Menjadikan baca buku sebagai rutinitas, misalnya setelah ia makan atau sebelum tidur
  • Berbicara dengan bayi dan merespons jawabannya, bahkan memberi pujian bila ia mengeluarkan kosakata baru.
Selain memastikan Anda memberi stimulasi yang baik untuk mendukung perkebangan bayi 10 bulan, jangan lupa untuk selalu memastikan faktor keamanan lingkungan bermainnya. Pastikan tidak ada benda beracun, tajam, atau berukuran kecil di lantai yang dapat membuatnya tersedak.Tutup colokan listrik dan pastikan lemari, bangku, dan furnitur cukup kokoh ketika bayi menjadikannya pegangan untuk berdiri. Anda juga bisa mengeset batas area main bayi dengan pagar pembatas atau mengajaknya bermain di ruangan khusus yang sudah Anda pastikan keamanannya.

Tanda perkembangan bayi 10 bulan tidak normal

Meski setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan fasenya sendiri-sendiri, Anda tetap harus mewaspadai berbagai tanda yang menunjukkan perkembangan bayi 10 bulan tidak normal. Tanda-tanda tersebut, misalnya:
  • Bayi Anda tidak terlihat senang atau antusias ketika bertemu dengan orang yang dikenalnya, seperti orangtua, nenek/kakek, dan saudara-saudaranya.
  • Bayi tidak bisa melakukan eye contact.
  • Bayi belum bisa berpindah tempat secara mandiri dengan cara apa pun, baik merangkak maupun cara lainnya.
  • Bayi belum bisa duduk sendiri tanpa ditopang.
  • Ketika menangis, ia cenderung sulit ditenangkan, baik oleh orangtua maupun pengasuhnya.
  • Ia tidak babbling atau mengeluarkan kosakata maupun menunjukkan respons tertentu saat ada orang yang bicara kepadanya.
Ketika Anda menemukan tanda-tanda di atas, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter anak atau klinik tumbuh kembang. Semakin dini gangguan perkembangan bayi 10 bulan terdeteksi, semakin cepat kondisinya bisa diperbaiki.
perkembangan bayi
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-development-10-month-old
Diakses pada 27 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/infant-development/art-20047380
Diakses pada 27 Juni 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/your-10-month-old-baby-development-and-milestones-4172871
Diakses pada 27 Juni 2020
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a714/your-10-month-olds-development
Diakses pada 27 Juni 2020
Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babys-growth-and-development-10-months-old
Diakses pada 27 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait