Perkembangan Bayi 1 Bulan: Si Kecil Sudah Mulai Melihat dan Mengenali Suara

Perkembangan bayi 1 bulan ditandai dengan indera-indera si kecil yang semakin aktif
Menangis adalah cara awal bayi berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya

Pada 1 bulan pertama kehidupannya, ada beberapa perkembangan yang akan dicapai oleh bayi. Kebanyakan dari perkembangan yang terjadi pada periode ini berhubungan dengan indera-indera Si Kecil.

Penting bagi orangtua untuk mengetahui hal apa saja yang terjadi dalam perkembangan bayi usia 1 bulan. Hal ini dapat membantu Anda untuk memantau dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan si buah hati.

Berbagai kemampuan dalam perkembangan bayi 1 bulan

Pada minggu pertama setelah dilahirkan, bayi akan kehilangan berat badan. Hal ini wajar karena bayi dilahirkan dengan cairan tubuh berlebih, dan akan kehilangan berat lahirnya hingga 10 persen sebelum stabil dan bertambah berat.

Saat bayi berusia 2 minggu, berat lahir bayi seharusnya bisa dicapai kembali, dan akan bertambah dengan cepat sekitar 14-28 gram per hari. Namun, tumbuh kembang bayi memang memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Rata-rata bayi berat badannya bertambah 0,7-0,9 kg, tingginya bertambah 2,5-4 cm, dan lingkar kepalanya bertambah 1,25 cm pada setiap bulannya.

Pada usia 1 bulan, bayi mungkin lebih sering tidur. Rata-rata bayi baru lahir tidur selama 15-16 jam per hari. Jam tidur bayi pun tidak menentu karena mereka belum mampu menyesuaikan siklus siang dan malam.

Bayi berumur 1 bulan juga cenderung kurang nyenyak ketika tidur karena mungkin belum merasa nyaman sehingga mudah terbangun. Selain tidur, bayi berusia 1 bulan biasanya juga mulai menunjukkan berbagai perkembangan. Adapun kemampuan dalam perkembangan bayi 1 bulan, di antaranya:

  • Menunjukkan refleks gerak

Sistem saraf bayi baru lahir memang masih berada dalam proses pematangan, namun bayi juga dilahirkan dengan beberapa refleks bawaan, seperti untuk mengisap payudara. Bayi pun dapat menempel pada payudara dan menyusu segera setelah lahir.

Selain itu, jika Anda meletakan jari telunjuk di telapak tangan si Kecil, ia bisa refleks mengepalkan tangannya. Ketika kaget, bayi juga dapat menunjukkan gerakan-gerakan refleks yang disebut refleks moro.

Namun, bayi berusia 1 bulan belum memiliki kekuatan otot leher untuk menopang kepala dengan tegak. Oleh sebab itu, letakkan tangan Anda di bawah kepala bayi setiap kali akan menggendongnya.

  • Melihat dengan jarak dekat

Bayi lahir dengan penglihatan yang kabur dan rabun jauh. Namun, bayi dapat melihat dengan baik pada jarak dekat. Jarak penglihatan bayi yang sangat jelas untuk melihat benda-benda dan orang-orang, yaitu sekitar 20-30 cm.

Ketika mencoba untuk fokus, mata bayi dapat menyilang karena kontrol matanya belum berkembang sepenuhnya.

Akan tetapi, jika mata bayi tetap menyilang ketika usianya telah menginjak 3-4 bulan, sebaiknya periksakan ke dokter karena bayi bisa saja mengalami juling.

Secara alami, bayi lebih tertarik melihat wajah manusia ketimbang boneka ataupun benda lainnya. Selain itu, bayi 1 bulan juga lebih menyukai obyek yang sangat kontras atau berwarna cerah karena mudah dilihat. 

  • Mengenali suara

Meski pendengaran bayi belum berkembang sepenuhnya, namun bayi dapat mengenali suara (terutama orangtua) yang biasa didengarnya ketika berada dalam rahim.

Bayi juga menyukai suara bernada tinggi, namun pastikan tidak terlalu keras hingga menyakiti pendengaran mereka. Anda pun dapat mencoba mengeluarkan suara unik untuk mendapat respon bayi. Jika bayi tidak memberi respons sama sekali terhadap suara, sebaiknya periksakan mereka ke dokter.

  • Indera penciuman baik

Indra penciuman bayi 1 bulan telah berkembang dengan baik. Dalam beberapa hari pertama kehidupannya, bayi sudah dapat merasakan aroma ASI dan puting payudara ibu. Ini merupakan kemampuan bayi yang luar biasa.

  • Berkomunikasi dengan cara menangis

Bayi berusia 1 bulan hanya memiliki satu cara berkomunikasi, yaitu dengan menangis. Menangis merupakan cara bayi mengatakan dirinya lapar, popoknya basah, sangat lelah, atau berbagai hal lainnya.

Beberapa bayi yang terlalu sering menangis juga bisa saja menandakan sakit perut maupun masalah medis lainnya.

Mendorong perkembangan bayi

Pada usia 1 bulan, bayi akan menyusu ASI sekitar 8 kali sehari atau setiap 2-3 jam sekali. Sementara, bayi yang diberi susu formula biasanya lebih jarang minum susu, kira-kira setiap 3-4 jam sekali.

Wajar bagi orangtua jika masih belajar tentang bayi dan apa yang si Kecil butuhkan ketika masih berusia 1 bulan. Akan tetapi, konsultasikan atau periksakan bayi ke dokter jika memiliki kondisi berikut:

  • Tidak menyusu dengan baik
  • Tidak menggerakan tangan atau kaki
  • Matanya tidak mengikuti wajah Anda atau tidak memberi respon ketika melihat Anda
  • Tidak pernah kaget atau seperti tidak mendengar
  • Sering tidur sangat lama lebih dari 16 jam sehari.

Sementara itu, beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mendorong perkembangan bayi, di antaranya:

  • Memerhatikan bayi. Memandangi dan tersenyum pada bayi bisa semakin mendekatkan hubungan Anda bersamanya, serta membuat bayi merasa aman dan terlindungi.

  • Membaca dan bernyanyi untuk bayi. Meski bayi tidak mengerti apa arti ucapan Anda ketika membaca, namun ia akan merasa senang mendengar suara Anda. Selain itu, memainkan musik dan bernyanyi juga dapat membantu merangsang indera bayi, serta membuatnya terhibur.

  • Membantunya tummy time. Membantu bayi melakukan tummy time selama 1-5 menit dapat meningkatkan kekuatan otot leher. Akan tetapi, pastikan Anda mengawasi bayi dengan baik dan jika bayi tertidur, selalu posisikan ia untuk tidur terlentang.

Sebaiknya konsultasikan pada dokter tentang apa pun yang Anda khawatirkan mengenai perkembangan bayi untuk mencari solusi terbaiknya.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-development-1-month#1
Diakses pada 14 November 2019

Pregnancy Birth Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/babys-growth-and-development-1-month-old
Diakses pada 14 November 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/grow13m.html
Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait