Perkembangan Anak 4 Tahun yang Ideal dan Wajib Orangtua Ketahui

(0)
13 Mar 2019|Aby Rachman
Perkembangan anak 4 tahun yang idealSalah satu keterampilan anak berusia 4 tahun dengan tumbuh kembang baik adalah mampu menendang bola.
Melanjutkan artikel sebelumnya tentang perkembangan anak usia 3 tahun yang ideal. SehatQ kini akan membahas perkembangan anak usia 4 tahun.Memasuki usia 4 tahun atau prasekolah, anak-anak sudah mulai bisa bersikap mandiri dan tidak selalu bergantung pada orangtua, terutama ibu. Mereka sudah bisa bernyanyi, menggambar, bergaul dengan teman-temannya, dan lain-lain.Dengan begitu banyak tahapan perkembangan anak usia 4 tahun, orangtua sering bingung mengenali apa yang salah dan apa yang normal dalam pertumbuhan si kecil. Untuk mendukung tahapan perkembangan anak usia 4 tahun, mari kita cek beberapa keterampilan yang idealnya sudah bisa dilakukan anak berikut.

Kemampuan berbicara dan komunikasi

Anak usia 4 tahun idealnya sudah bisa melakukan hal-hal ini:
  • Menjawab pertanyaan sederhana
  • Mengetahui lebih banyak kosakata dan penggunaannya dengan benar
  • Bisa menyebutkan nama lengkapnya
  • Menyanyi lagu-lagu sederhana
  • Berbicara dengan jelas dalam 4-5 kalimat
  • Mampu bercerita

Keterampilan fisik dan motorik

Selain itu, dari segi keterampilan motorik, tahapan perkembangan anak usia 4 tahun idealnya sudah bisa:
  • Naik turun tangga tanpa bantuan
  • Melompat dan berdiri dengan satu kaki minimal 2 detik
  • Menendang bola ke arah depan
  • Menuangkan minuman dengan bantuan orangtua
  • Melempar bola atau menangkap bola

Keterampilan sosial dan emosional

Keterampilan sosial dalam perkembangan anak usia 4 tahun meliputi:
  • Kemampuan untuk berpakaian dan menanggalkan pakaian tanpa bantuan orangtua
  • Bisa bekerja sama dengan anak-anak lain
  • Suka hal-hal baru
  • Senang bermain dengan teman ketimbang bermain sendirian
  • Berbicara tentang hal yang ia sukai dan tidak disukai

Keterampilan mental dan berpikir

Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak usia 4 tahun dalam keterampilan mental dan berpikir, Anda bisa melatih anak dengan kegiatan berikut.
  • Membuat gambar sederhana, misalnya lingkaran atau persegi
  • Melakukan tiga perintah dalam satu waktu, misalnya, “Di luar hujan nih, ayo pakai jaket, sepatu bot, dan bawa payungmu”
  • Mengetahui beberapa angka dan berhitung
  • Mengenal beberapa nama warna
  • Mengingat bagian cerita
  • Bisa menyalin huruf besar
  • Mengenali waktu
  • Memahami arti kata “sama” dan “berbeda”
  • Bisa menggunakan gunting

Bagaimana cara mendukung perkembangan anak 4 tahun?

Agar si kecil tumbuh semakin hebat, ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan setiap hari untuk membantunya belajar. Berikut beberapa diantaranya menurut IDAI:
  • Membiarkan anak berpendapat dan menentukan pilihannya. Misalnya, ia ingin memakai baju apa atau ingin bermain apa
  • Memberikan banyak waktu agar anak bisa aktif
  • Biarkan anak mencoba merawat dirinya sendiri, seperti berpakaian, mandi atau menggosok gigi
  • Berlatih menghitung dan bernyanyi
  • Membacakan buku cerita setiap hari
  • Mengatur waktu untuk bermain dengan anak-anak lain. Biarkan mereka menyelesaikan konflik mereka sendiri, tetapi tetap dengan pengawasan orangtua
  • Melakukan kegiatan seni seperti menggambar atau membuat kerajinan tangan dari kertas, gunting, dan lem
  • Berbicara dengan anak, mau menjawab pertanyaan mereka dan membantu anak mengenal nama emosi atau perasaan tertentu (sedih, senang, kecewa, dan lain-lain)
  • Mengajari anak cara meminta maaf jika ada teman yang tersakiti
  • Mulai memperkenalkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh diperlihatkan atau disentuh orang lain

Perkembangan anak 4 tahun yang perlu diwaspadai

Berdiskusi dengan dokter untuk mengevaluasi perkembangan anak usia 4 tahun penting untuk Anda lakukan. Hal ini dapat memudahkan Anda untuk mengetahui sejauh mana kemampuan si kecil telah berkembang.Anda bisa mendeteksi adanya gangguan emosional dan perilaku atau anak terlambat bicara sedini mungkin. Meski perkembangan pada setiap anak dapat berbeda, Anda bisa mewaspadainya saat anak belum mampu melakukan beberapa hal ini yang dikutip dari Childmind:
  • Tidak dapat melompat di tempat
  • Memiliki masalah saat sedang mencoret-coret (misalnya, tidak bisa menggenggam krayon dengan jempol dan jari lain)
  • Tidak bisa menceritakan cerita kesukaannya
  • Tidak mengerti tentang persamaan dan perbedaan (misalnya, perbedaan pensil dan krayon)
  • Sulit berbicara dengan jelas
  • Tidak mampu melakukan arahan sederhana
  • Tidak antusias dengan permainan interaktif
  • Tidak peduli dan tidak merespon orang lain
  • Kehilangan kemampuan yang sebelumnya sudah ada
  • Tidak dapat bermain peran dan imajinasi
  • Tidak dapat mengendalikan emosi ketika marah atau kecewa
  • Tidak dapat menyusun balok 4 tingkat
Saat si kecil mengalami perkembangan seperti poin-poin di atas, Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk memeriksa apakah ada gangguan pada perkembangan anak.Perkembangan anak usia 4 tahun dianggap sebagai masa golden age. Pertumbuhan akan semakin pesat dengan dukungan orangtua dan lingkungan di prasekolah.
perkembangan anaktumbuh kembang anak
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/guide/child-4-milestones#1
Diakses pada Oktober 2018
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-stimulasi-bermain-untuk-merangsang-kecerdasan-multipel
Diakses pada 28 Oktober 2020
Childmind. https://childmind.org/guide/developmental-milestones/milestones-at-4-years/ Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait