Bayi Tidur 20 Jam saat Baru Lahir: Begini Durasi Tidur Normal di Setiap Umur Bayi


Perhatikan frekuensi dan durasi bayi tidur sejak baru lahir hingga usia 12 bulan untuk menunjang tumbuh kembangnya, karena kekurangan tidur bisa berdampak buruk terhadap fisik dan mentalnya.

(0)
12 Jun 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
bayi tidur hingga 20 jam sehari saat baru lahir dan durasinya semakin menurun saat bertambah usiaWaktu bayi tidur dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya
Bayi tidur bisa hingga 20 jam sehari saat baru lahir, namun mengalami penurunan durasi tidur seiring dengan bertambahnya usia. Umumnya, bayi membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang daripada orang dewasa untuk menunjang tumbuh kembangnya.Bayi yang mendapat cukup tidur pun biasanya tampak ceria dan tak rewel. Lantas, berapa lama waktu tidur bayi yang tepat? Berikut ulasan selengkapnya.

Jam tidur yang baik untuk bayi berdasarkan usianya

Jika orang dewasa membutuhkan waktu 7-8 jam sehari untuk tidur, maka lain halnya dengan bayi. Jam tidur yang baik untuk bayi tergantung pada usianya seperti berikut: 

1. Bayi usia 0-3 bulan

Umumnya, bayi baru lahir memiliki waktu tidur kurang lebih sekitar 16-20 jam sehari, namun bayi bisa terbangun setiap 2-4 jam sekali di tengah malam setiap merasa lapar atau tidak nyaman. Bayi baru lahir juga tidak memiliki pola tidur yang pasti. Di usia 0-3 bulan, bayi masih belajar untuk membedakan antara siang dan malam.Barulah pada 12 minggu pertama kelahirannya, bayi mulai mengembangkan pola tidur siang dan malam. Di usia 3 bulan, waktu tidur bayi pun rata-rata menjadi 14-15 jam dalam sehari.

2. Bayi usia 3-6 bulan

Pada usia 3-6 bulan, sebagian besar bayi tidur selama 10-18 jam dalam sehari. Namun, rata-rata bayi membutuhkan waktu sekitar 14 jam. Meski tumbuh dengan cepat, tetapi si Kecil masih terbangun untuk menyusu walau tidak sesering dulu. Pola tidur bayi juga sangat bervariasi, namun bayi umumnya tidur tiga kali di siang hari.

3. Bayi usia 6-12 bulan

Pada usia 6-12 bulan, kebanyakan bayi tidur sekitar 13-14 jam sehari. Bayi di usia ini umumnya tidur siang sebanyak dua kali selama 1-2 jam, sementara tidur malam kurang lebih membutuhkan waktu selama 11 jam. Pada usia ini, ketika si Kecil terbangun di tengah malam, ia butuh ditenangkan agar dapat tidur kembali. Sekitar 1 dari 10 bayi melakukannya sebanyak 3-4 kali dalam semalam.Akan tetapi, ingatlah bahwa waktu tidur setiap bayi bisa saja berbeda. Si Kecil mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak atau lebih sedikit daripada ini.

Frekuensi bayi tidur sejak baru lahir hingga 12 bulan

Selain waktu tidur yang berbeda, bayi baru lahir hingga satu tahun kehidupannya memiliki frekuensi tidur yang berbeda pula. Bayi baru lahir akan memiliki frekuensi tidur yang paling padat, namun durasi tidur mereka sangat singkat. Saat bayi mulai tumbuh, jumlah total tidur mereka perlahan berkurang. Namun, durasi atau lamanya waktu tidur malam akan bertambah.Umumnya bayi baru lahir tidur sekitar 8-9 jam di malam hari dan sekitar 8 jam di siang hari. Kebanyakan bayi baru lahir tidak bisa tidur sepanjang malam tanpa bangun, sampai mereka usia sekitar 3 bulan. Kebanyakan bayi akan mulai bisa tidur sepanjang malam secara teratur pada usia 6 bulan. Pada usia 12 bulan, frekuensi bayi tidur akan semakin teratur yakni mereka sudah bisa tidur siang dan tidur sepanjang malam. Siklus tidur bayi juga berbeda dengan orang dewasa. Bayi tidur dengan siklus yang lebih pendek dan menghabiskan waktu lebih sedikit dalam tidur rapid eye movement (REM) atau tidur waktu mimpi.

Tips membantu bayi tidur nyenyak

Bayi yang tidak tidur dengan nyenyak bisa menjadi rewel sepanjang hari. Hal ini terkadang membuat para orangtua kewalahan. Berikut tips untuk mendapatkan pola tidur bayi yang teratur dan membantu bayi tidur nyenyak yang bisa Anda lakukan:
  • Terapkan jadwal tidur harian. Kualitas tidur bayi paling baik ketika memiliki waktu tidur dan waktu bangun yang konsisten. Akan tetapi, jangan mengurangi waktu tidur siang untuk mendorong tidur malam karena bisa menyebabkan bayi kelelahan dan tidur malam malah menjadi lebih buruk.
  • Lakukan suatu rutinitas sebelum bayi tidur. Anda bisa mengajak bayi melakukan aktivitas yang tenang dan menyenangkan, seperti mandi air hangat atau membaca buku cerita sebelum tidur secara konsisten. Hal ini dapat memperbaiki suasana hati bayi sehingga mendorong si Kecil tidur lebih nyenyak.
  • Pastikan lingkungan kamar tidur konsisten. Buatlah lingkungan kamar tidur bayi sama dengan waktu tidur pada malam hari di mana lampu remang-remang, udara sejuk, dan tak ada kebisingan. Selain itu, keamanan dan kenyamanan tempat tidur bayi juga perlu diperhatikan. Hindari adanya boneka atau selimut tebal di sekitar tempat tidur si Kecil karena berisiko menyebabkan bayi mengalami kematian mendadak. 
  • Perhatikan tanda-tanda bayi mengantuk. Bayi akan lebih mudah tertidur ketika ia menunjukkan tanda-tanda mengantuk, seperti menangis atau menggosok mata. Jika si Kecil melakukan hal tersebut, bawalah ia ke tempat tidurnya. Letakkan bayi ketika ia sudah mulai mengantuk.
Selama bayi tidur, Anda juga sebaiknya ikut tertidur agar memperoleh kembali energi setelah kelelahan mengurus si Kecil seharian. Sementara, jika Anda khawatir bayi sering rewel dan sulit tidur, berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui penyebabnya.
waktu tidurmenidurkan bayibayimasalah tidur
Raising Children. https://raisingchildren.net.au/babies/sleep/understanding-sleep/sleep-needs-for-babies
Diakses pada 31 Mei 2020
Nationwide Childrens. https://www.nationwidechildrens.org/specialties/sleep-disorder-center/sleep-in-infants
Diakses pada 31 Mei 2020
Stanford Childrens. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-sleep-90-P02237 Diakses pada 22 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait