Tips Memilih Mainan Gigitan Bayi atau Teether yang Aman untuk Si Kecil


Mainan gigitan bayi adalah mainan yang sering digunakan ketika gigi bayi mulai gemar menggigit. Tidak boleh sembarangan, pilih mainan yang terbuat dari karet atau silikon.

(0)
04 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Mainan gigitan bayi digunakan saat bayi baru tumbuh gigi susuMainan gigitan bayi digigit untuk kurangi rasa gatal saat tumbuh gigi susu
Mainan gigitan bayi adalah perlengkapan bayi yang kerap digunakan saat Buah Hati sedang tumbuh gigi susu. Ketika mengalami fase ini, ia biasanya senang memasukkan mainan atau benda-benda di sekitar ke dalam mulutnya. Ini merupakan cara si Kecil mengalihkan rasa gatal dan nyeri akibat tumbuh gigi.Kebanyakan ibu akan membelikan gigitan bayi atau teether agar si Kecil dapat menggigitnya dengan aman. Mainan ini juga dianggap dapat merangsang pertumbuhan gigi bayi. Namun, benarkah jika mainan gigitan bayi aman digunakan?

Amankah menggunakan mainan gigitan bayi?

Tumbuh gigi pada bayi merupakan salah satu perkembangan yang sangat dinantikan oleh orang tua. Ketika bayi tumbuh gigi, produksi air liurnya meningkat. Bayi pun sering mengeluarkan air liur. Tidak mengherankan lagi, Anda kerap melihat alas tidur atau bantal basah dengan air liur mereka.Menggigit-gigit teether dapat membuat bayi merasa nyaman karena gusi yang sedang mengalami pertumbuhan gigi akan terasa lebih baik ketika diberi tekanan ringan.Mainan ini terbuat dari karet, silikon, atau plastik yang tersedia dalam berbagai warna, bentuk, dan ukuran. Namun, umumnya berbentuk bulat seperti donat sehingga mudah dipegang atau digenggam sebelum dimasukkan ke dalam mulut bayi.Meski kebanyakan mainan gigitan diberi label bebas BPA atau tidak beracun, penelitian menunjukkan, sebagian alat gigit tersebut mengandung BPA. Zat ini menggangu endokrin.Riset yang terbit pada BMC Chemistry menemukan, selain BPA, ada kandungan kimia bernama paraben di dalam isi mainan bayi. Sayangnya, akibat gigitan dan suhu, paraben ini bisa berpindah dan larut di gigi, liur, dan mulut bayi.Paraben pun juga mengganggu sistem endokrin bayi. Selain itu, mainan gigitan bayi juga terbuat dari phthalic acid yang turut membahayakan sistem hormon ini.Agar menggunakan mainan gigitan bayi semakin aman, setika mainannya jatuh ke lantai, bersihkan menggunakan tisu pembersih agar kebersihannya tetap terjaga.Jangan menjadikan benda atau mainan lain sebagai mainan gigitan, terutama yang memiliki komponen-komponen kecil. Sebab, ini bisa terlepas dari genggaman dan membuat bayi tersedak. Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban Anda untuk selalu menjaga keselamatan bayi.

Tips membeli mainan gigitan bayi

Sebelum membeli teether bayi, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut demi keselamatan si Kecil. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli gigitan bayi, yaitu:

1. Ukuran

Mainan gigitan yang berukuran terlalu kecil atau besar dapat membahayakan keselamatan bayi karena berpotensi membuat mereka tersedak atau muntah. Oleh sebab itu, pilihlah yang aman untuk dimasukkan ke dalam mulut bayi, yang berukuran pas, dan dapat dipegang oleh bayi Anda.

2. Bahan

Pilihlah teether bayi yang terbuat dari karet atau silikon agar tak terlalu keras untuk bayi. Mainan gigitan yang berisikan gel dengan bintik-bintik kecil akan memudahkan bayi untuk mengigitnya.Akan tetapi, seiring bertambahnya usia bayi, Anda dapat memberi teether dari bahan yang lebih padat untuk menguatkan gigi bayi.Selain itu, beli mainan gigitan bayi menyesuaikan dengan umur dan perkembangan bayi. Beri gigitan bayi yang berisi air atau gel jika buah hati belum tumbuh bayi.Ketika bayi memasuki usia 4 bulan, pilih mainan gigitan dengan bentuk standar agar bisa digenggam dengan mudah. Apabila bayi berusia 6 bulan ke atas, artinya gigi pun sudah lebih kokoh. Beri mainan gigitan bayi yang bertekstur lebih padat dan bertekstur kasar. Ini berguna untuk memicu dan melatih pertumbuhan giginya. Saat anak mencapai usia 12 bulan, beri mainan yang lebih padat, yang terbuat dari kayu lunak, yang tetap bisa digigit dengan aman.Jangan lupa memilih produk yang bebas BPA, cek juga kandungan bahan yang bisa menyebabkan alergi dan iritasi pada anak. Contohnya, jika anak Anda alergi lateks, jangan membeli gigitan bayi dengan bahan tersebut.

3. Label

Hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika membeli mainan bayi ini adalah labelnya. Perhatikan labelnya, terutama mengenai keamanan dan bahan yang digunakan.Pilihlah yang bebas dari BPA, pewarna buatan, dan phthalate (zat kimia yang dapat cepat menyerap ke dalam tubuh). Anda dapat mencari referensi mengenai bahan dalam teether di internet, atau bertanya langsung pada penjaga toko untuk memastikan keamanannya.

4. Kondisi

Pastikan Anda memilih gigitan yang baru. Mainan gigitan bekas bisa mengandung banyak bakteri, atau tak memiliki standar keamanan yang cukup.Teether yang baru umumnya lebih aman, serta kemungkinan bayi terpapar bahan kimia yang berbahaya pun lebih kecil karena standar keamanan mainan seringkali ditingkatkan.Anda dapat membeli teether bayi di toko mainan atau toko perlengkapan bayi. Dengan mendapatkan bayi yang cocok dan aman, Anda tidak perlu terlalu khawatir lagi. Akan tetapi, selalu awasi ketika si Kecil menggunakannya untuk menghindari kemungkinan bahaya pada mereka.

Durasi menggunakan mainan gigitan bayi

Agar mengurangi risiko pada bayi, sebaiknya perhatikan lamanya bayi menggunakan gigitan bayi. Pastikan Si Kecil hanya menggigit mainan bayi ini selama tidak lebih dari 15 menitSebab, jika terlalu lama, Buah Hati justru menjadi ketergantungan. Selain itu, gigitan bayi pun terpapar air liur yang membuat bakteri mudah menjangkiti di mainannya.Jangan lupa untuk membersihkannya secara rutin supaya mengurangi penyebaran kuman, terutama jika ada bayi lain di rumah yang mungkin juga memasukan teether tersebut ke dalam mulutnya. Cucilah secara teratur menggunakan sabun bayi dan air bersih.

Catatan dari SehatQ

Mainan gigitan bayi merupakan salah satu benda yang kerap ada saat Buah Hati mulai tumbuh gigi. Mainan bayi dengan nama lain teether ini bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan nyeri akibat gigi tumbuh.Meski terdengar menguntungkan bagi bayi, perlu diingat, beberapa teether memiliki kandungan yang berbahaya bagi kesehatan bayi. Untuk itu, garap lebih cermat dalam membeli mainan gigitan untuk Si Kecil.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait gigitan bayi, konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jangan lupa kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik tentang segala keperluan ibu dan anak. Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
tumbuh gigi pada bayimerawat bayimainan anak
Web MD. https://www.webmd.com/parenting/baby/news/20161207/just-how-safe-is-that-baby-teether
Diakses pada 04 November 2019
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/why-do-babies-like-teethers-3255327
Diakses pada 04 November 2019
BMC Chemistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6661842/
Diakses pada 28 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/best-baby-teethers#safety-considerations
Diakses pada 4 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait