Peregangan untuk Redakan Nyeri Tulang Belakang pada Pengidap Skoliosis

Skoliosis bisa muncul sejak lahir, pada usia anak-anak, usia pra-remana, remaja, dan pada usia dewasa
Nyeri tulang belakang bisa dirasakan oleh pengidap skoliosis ketika ada tekanan pada piringan tulang belakang

Skoliosis adalah kelainan tulang yang angka kejadiaannya cukup tinggi di dunia. Kebanyakan kasus memang tergolong skoliosis ringan yang tidak mengganggu aktivitas dan kehidupan penderitanya.

Namun skoliosis kadangkala dapat menimbulkan nyeri tulang belakang. Rutin melakukan gerakan peregangan atau stretching bisa membantu dalam meringankan keluhan tersebut.

Sebelum masuk dalam pembahasan mengenai peregangan untuk skoliosis, ada baiknya kita mengetahui dulu apa yang menjadi pemicu nyeri tulang belakang pada pengidap penyakit ini.

Penyebab nyeri tulang belakang pada pengidap skoliosis

Skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping sehingga menyerupai huruf S atau huruf C. Kelainan tulang ini bisa muncul sejak lahir (kondisi kongenital), pada usia anak-anak, pada usia pra-remaja atau remaja, maupun pada usia dewasa. 

Pada awalnya, skoliosis mungkin tidak menimbulkan gejala atau keluhan berarti. Pada anak, kondisi ini bisa tak terdeteksi sampai anak mengalami percepatan pertumbuhan di masa remaja.

Demikian pula pada orang dewasa. Skoliosis mungkin tidak selalu terdeteksi, apalagi jika tergolong ringan dengan lengkungan tulang yang tidak sampai 10 derajat.

Gejala-gejala yang mengarah pada skoliosis meliputi bahu atau pinggang yang terlihat tinggi sebelah, tulang belikat yang terlalu menonjol, dan tulang belakang yang tampak agak melengkung.

Pada penderita skoliosis, nyeri tulang belakang yang dapat terasa akibat adanya tekanan pada piringan tulang belakang. Lengkungan tulang belakang juga mungkin saja meregangkan, mengiritasi, atau bahkan menekan jaringan saraf, sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Tergantung seberapa parah kelengkungan tulang, skoliosis juga dapat menyebabkan regangan berlebihan pada sendi. Sebagai akibatnya, sendi akan meradang dan sakit.

Postur tubuh pun akan terpengaruh dengan melengkungnya tulang belakang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan rasa kaku pada otot, kelelahan, dan sakit punggung.

Untuk mengatasi keluhan-keluhan tersebut, Anda sebaiknya memang berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter. Dokter mungkin bisa menganjurkan pilihan terapi untuk mengurangi keluhan, misalnya terapi pijat oleh fisioterapis dan rutin melakukan gerakan peregangan yang dapat melenturkan otot.

Gerakan peregangan untuk meredakan nyeri tulang belakang

Gerakan peregangan bermanfaat dalam mengurangi ketegangan otot di sekitar tulang belakang, meningkatkan aliran darah, dan meningkatkan lubrikasi pada sendi. Berikut adalah sederet gerakan peregangan yang bisa Anda coba:

1. Cat stretch

  • Bertumpulah dengan kedua tangan dan kedua lutut di atas matras. Letakkan agar kedua tangan sejajar dengan bahu (telapak tangan dan jari rata di atas matras) dan lutut sejajar dengan pinggul.
  • Posisikan pandangan mata ke depan.
  • Kencangkan otot perut sambil mendorongnya ke arah tulang belakang hingga punggung melengkung ke atas. Tahan posisi ini selama 30 detik.
  • Kembali ke posisi semula perlahan-lahan, dan ulangi gerakan sebanyak beberapa kali.

2. Back stretch

  • Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu dengan kedua tangan terentang lurus di depan dada.
  • Masih dalam posisi terentang lurus depan dada, satukan kedua tangan dalam genggaman.
  • Dorong tangan sejauh mungkin dari tubuh hingga terasa regangan di punggung bagian atas.
  • Tahan posisi tersebut selama 30 detik.
  • Kembalikan tangan ke posisi semula dan ulangi gerakan beberapa kali.

3. Chest stretch

  • Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu dan kedua tangan lurus ke depan sejajar dada.
  • Tarik kedua tangan ke atas kemudian ke arah belakang tubuh secara perlahan-lahan, sehingga tulang belikat terasa tertekan dan dada terasa meregang.
  • Tahan posisi selama 30 detik.
  • Kembalikan tangan ke posisi semula, lalu ulangi gerakan beberapa kali.

4. Lower back stretch

  • Berbaring tengkurap di atas matras, dengan posisi kedua kaki lurus dan kedua lengan terentang lurus ke atas kepala.
  • Angkat lengan kiri bersamaan dengan kaki kanan ke belakang dan tahan selama 15 detik.
  • Kembali ke posisi semula, lalu ulangi gerakan yang sama pada lengan kanan dan kaki kiri.
  • Lakukan rangkaian gerakan ini secara bergantian sebanyak beberapa kali.

Pada tahap awal melakukan peregangan, Anda sebaiknya mendapatkan pemeriksaan dari dokter dan bimbingan dari fisioterapis. Selain menjamin keamanan gerakan, dokter dan fisioterapis juga bisa menyusun program latihan peregangan yang tepat dengan kondisi nyeri tulang belakang Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/skoliosis-pain
Diakses pada 26 Juni 2019

ScoliSmart Clinics. https://www.treatingskoliosis.com/blog/10-stretches-to-help-alleviate-skoliosis-pain/
Diakses pada 26 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed