Perbedaan Usia Janin dan Usia Kehamilan yang Wajib Diketahui Tiap Calon Ibu

(0)
cara mengetahui perbedaan usia janin dan usia kehamilan lewat pemeriksaan USGbeda usia janin dan usia kehamilan idealnya tidak terlalu jauh
Belum banyak orang yang tahu bahwa usia janin dan usia kehamilan adalah dua hal berbeda. Usia kehamilan alias umur kandungan belum tentu menggambarkan usia janin Anda sebenarnya. Sebagai contoh jika kehamilan sudah jalan 8 minggu, usia janin Anda bisa lebih muda atau justru lebih tua daripada itu. Apa yang membuat usia janin dan usia kehamilan bisa beda?

Perbedaan usia janin dan usia kehamilan

 Sebelum tahu apa perbedaan usia janin dan usia kehamilan, Anda harus tahu dulu definisi dari masing-masing istilah ini. Usia kehamilan alias gestational age adalah istilah umum yang menggambarkan sudah seberapa jauh kehamilan tersebut berjalan.Usia kehamilan sudah bisa dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT), meski pembuahan sel telur belum terjadi. Pembuahan itu sendiri umumnya baru terjadi sekitar dua minggu setelah HPHT Anda, atau kira-kira pada hari ke 11-21 setelahnya.Secara umum usia kehamilan normal bisa berkisar antara 38-42 minggu yang terhitung sejak hari pertama menstruasi. Sementara itu, usia janin atau fetal age adalah usia janin yang sedang tumbuh dalam rahim Anda dihitung sejak tanggal pembuahan.Tidak ada yang bisa tahu pasti kapan terjadinya pembuahan dalam rahim, termasuk dokter dan perawat. Namun, fase pembuahan kira-kira terjadi selama masa subur (ovulasi), yang berarti usia janin biasanya sekitar dua minggu lebih muda daripada usia kehamilan.

Untuk apa tahu beda antara usia janin dan usia kehamilan?

Perkiraan usia janin dan usia kehamilan mungkin saja beda karena perbedaan cara menghitung atau Anda tidak yakin pasti kapan terakhir kali Anda haid.Itu kenapa kadang saat Anda menjalani pemeriksaan USG di dokter kandungan di minggu ke-5 dan 6 kehamilan, usia janin Anda ternyata berbeda dengan usia kandungan yang sebelumnya sudah diberi tahu dokter.Pemeriksaan USG dapat memperkirakan berapa usia janin Anda dengan mengukur besar kepala, perut, dan kaki bayi. Sementara itu, dokter biasanya menghitung usia kehamilan untuk memperkirakan kapan bayi akan lahir (terhitung 40 minggu dari waktu menstruasi terakhir sampai melahirkan).Semakin dini USG dilakukan, semakin akurat pula perkiraan tanggal lahir bayi. Ultrasonografi yang dilakukan selama 12 minggu pertama kehamilan biasanya akurat dengan batas toleransi 3-5 hari. Maksudnya, HPL bisa lebih lambat atau lebih cepat dari jangka waktu tersebut dan masih dikatakan wajar.Waktu paling ideal untuk menjalani USG dan mendapatkan usia janin serta HPL yang akurat adalah di antara usia kehamilan 8-11 minggu.

Haruskah khawatir jika usia janin beda dengan usia kehamilan?

Jika beda usia janin dan usia kehamilan hanya terpaut jarak sekitar 2 minggu, Anda tidak perlu khawatir. Ini masih normal dan dokter kandungan Anda akan memastikan perbedaan usia kehamilan dan janin tidak makin jauh pada pemeriksaan selanjutnya.Janin yang terlihat kecil atau besar pada hasil pemindaian mungkin dipengaruhi oleh faktor genetik. Kedua orang tua mungkin sama-sama bertubuh kecil atau justru besar sehingga janin mencerminkan karakteristik itu pada usianya.Akan tetapi, jika usia janin amat jauh lebih kecil daripada usia kandungan ini mungkin pertanda adanya masalah pertumbuhan yang disebut intrauterine growth restriction (IUGR)Bayi yang memiliki kondisi ini tidak mendapatkan cukup nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang selama dalam kandungan. Melansir University of Rochester Medical Center  IUGR bisa terjadi karena masalah kromosom pada bayi, penyakit pada ibu (seperti penyakit jantung dan hipertensi saat hamil), atau masalah pada plasenta.Di sisi lain, usia janin yang terpaut jauh lebih besar daripada usia kehamilan dapat menandakan berat badan ibu naik berlebih selama kehamilan. Seiring berat ibu bertambah, maka berat janin juga ikut naik dan membuatnya tampak lebih besar dari perkiraan.Sejauh ini, diabetes gestasional adalah penyebab paling umum dari usia janin yang jauh melebihi usia kandungan. Diabetes selama kehamilan menyebabkan kelebihan glukosa darah (gula) ibu diterima oleh bayi. Akibatnya, tubuh bayi memproduksi insulin ekstra sehingga menyebabkan pertumbuhan dan timbunan lemak berlebihan. Janin pun jadi terlihat lebih besar daripada yang seharusnya di usia kehamilan tersebut.Mengandung bayi besar dapat meningkatkan risiko ibu mengalami komplikasi selama persalinan. Bayi dengan berat berlebih cenderung mengalami hipoglikemia (gula darah rendah) dan penyakit kuning atau jaundice setelah lahir.

Catatan SehatQ

Perbedaan usia janin dan usia kehamilan mungkin saja terjadi karena cara menghitungnya berbeda. Namun, beda antara gestational age dan fetal age adalah waar jika setelah dicek oleh dokter jaraknya tidak terpaut jauh.Anda tidak perlu terlalu cemas. Cukup lanjutkan menjaga kehamilan Anda dengan memastikan makan makanan sehat dan rutin periksa kandungan ke dokter.Jika Anda merasa ada masalah pada pertumbuhan janin dalam kandungan, jangan ragu untuk bertanya langsung dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download sekarang di Apple Store dan Google Play Store.
menjaga kehamilankesehatan kandungankehamilanpemeriksaan kehamilan
Med Line Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/002367.htm diakses 29 September 2020Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/what-is-gestation#gestational-age diakses 29 September 2020 The Children’s Hospital of Philadelphia (CHOP) https://www.chop.edu/conditions-diseases/large-gestational-age-lga diakses 29 September 2020University of Rochester Medical Center https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02411 diakses 29 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait