Perbedaan Sirloin dan Tenderloin yang Wajib Diketahui Pecinta Steak

Perbedaan sirloin dan tenderloin dapat dilihat dari teksturnya
Potongan daging tenderloin yang biasa diolah menjadi steak

Dari banyaknya jenis potongan daging sapi, bagian sirloin dan tenderloin paling banyak diolah menjadi steak. Apakah Anda tahu perbedaan sirloin dan tenderloin ini?

Sirloin dan tenderloin sebetulnya menandakan bagian tubuh sapi yang mengandung daging ini. Beda bagian, maka beda pula rasa dan kontur daging sapinya.

Bagian daging sapi yang paling lembut terdapat pada iga dan tenderloin karena berada paling jauh dari tanduk dan kuku. Sementara bagian daging sapi yang paling kenyal dan keras terdapat pada bahu dan kakinya karena paling sering digunakan untuk bekerja maupun bergerak.

Apa perbedaan sirloin dan tenderloin?

Potongan daging sapi dengan nama belakang ‘loin’ menandakan bagian daging yang empuk sehingga memang paling cocok diolah menjadi steak, terutama dengan tingkat kematangan medium rare. Pengolahan daging jenis ‘loin’ pun tidak perlu berbelit-belit karena, pada dasarnya, daging jenis ini sudah memiliki rasa yang lezat.

Meski sama-sama merupakan potongan daging jenis loin, terdapat perbedaan sirloin dan tenderloin yang sangat mendasar, yaitu:

  • Tekstur: tenderloin lebih empuk daripada sirloin
  • Lemak: tenderloin memiliki lebih sedikit lemak dibanding beberapa bagian pada sirloin
  • Rasa: sirloin sedikit lebih gurih dibanding tenderloin.
  • Durasi memasak: tenderloin membutuhkan waktu masak yang lebih singkat dibanding sirloin karena tekstur dagingnya yang memang sudah empuk.

Sirloin sendiri dibagi menjadi sirloin atas dan sirloin bawah. Untuk steak, Anda sebaiknya menggunakan sirloin atas untuk steak karena letaknya lebih jauh dari kuku sehingga tidak terlalu alot. Namun bila Anda hanya ingin makan daging panggang untuk barbeque, daging giling, atau daging panggang, sirloin bawah bisa menjadi prioritas.

Sementara itu, tenderloin juga dikenal dengan banyak nama lain, salah satunya ialah fillet mignon. Ini adalah bagian paling ujung depan tenderloin yang paling empuk dan biasanya paling mahal dibanding daging ‘loin’ lainnya.

Hati-hati dengan pedagang daging sapi tidak jujur yang menawarkan fillet mignon, padahal yang ia jual adalah butt tender. Potongan daging ini adalah bagian ujung belakang tenderloin yang masuk ke area sirloin sehingga memiliki sifat yang lebih mirip dengan sirloin, salah satunya lebih kenyal dibanding tenderloin.

Apa perbedaan sirloin dan tenderloin dari segi kesehatan?

Daging sapi pada dasarnya adalah sumber protein hewani yang baik bagi tubuh. Daging ini mengandung seluruh (sembilan) asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh dan berkembang, terutama dalam pembentukan massa otot jika dibarengi dengan olahraga.

Selain itu, daging sapi juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Vitamin yang paling banyak terdapat pada daging sapi adalah B12 dan B6, sedangkan mineral yang bisa Anda dapatkan, yaitu zinc, selenium, zat besi, dan niacin.

Meskipun demikian, perbedaan sirloin dan tenderloin dari segi lemak yang dikandungnya membuat pengaruh kedua jenis daging ini bagi kesehatan juga sedikit berbeda. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), sirloin atas justru merupakan potongan daging sapi yang lebih baik dikonsumsi dibanding tenderloin.

Oleh USDA, sirloin atas dikategorikan sebagai extra lean meat alias potongan daging sapi yang sangat sedikit mengandung lemak. Pada daging yang masuk kategori extra lean ini, kandungan total lemaknya maksimal hanya 5 gram dari 100 gram berat daging. Sedangkan kandungan lemak jenuhnya tak boleh lebih dari 2 gram dan kolesterol tidak bisa melebihi 95 miligram. 

Sekalipun masuk kategori aman, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi daging sapi secara berlebihan. Menurut para ahli, daging sapi tidak boleh dikonsumsi lebih dari 156-170 gram per hari.

Food Subs. http://www.foodsubs.com/MeatBeefLoin.html
Diakses pada 5 Januari 2019

The Spruce Eats. https://www.thespruceeats.com/cuts-of-beef-chuck-loin-rib-brisket-and-more-995304
Diakses pada 5 Januari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/beef
Diakses pada 5 Januari 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/cuts-of-beef/art-20043833
Diakses pada 5 Januari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed