Perbedaan Sakit Pinggang Haid dan Hamil, dari Penyebab Hingga Gejalanya

(0)
23 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Perbedaan sakit pinggang saat haid dan hamil terletak di penyebab maupun gejalanyaSakit pinggang saat hamil terjadi karena tubuh mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan
Ada sebagian gejala PMS yang cukup mirip dengan gejala awal kehamilan, misalnya sakit pinggang. Mengenali perbedaan sakit pinggang saat haid dan hamil bisa membantu Anda untuk mengetahui kondisi tubuh dengan lebih baik dan mengatasinya secara tepat.Sakit pinggang bisa terjadi saat haid dan hamil. Namum gejala ini disebabkan oleh hal yang berbeda dan memiliki sejumlah ciri yang berlainan pula.

Perbedaan sakit pinggang saat haid dan hamil dari penyebabnya

Sakit pinggang saat atau menjelang haid adalah gejala yang umum terjadi. Kondisi ini muncul akibat kontraksi rahim untuk meluruhkan lapisan dinding rahim yang menebal, namun tidak dibuahi.Kontraksi akibat haid umumnya terasa nyeri akibat dipicu oleh peningkatan produksi hormon prostaglandin. Hormon ini turut membantu otot rahim untuk meluruhkan lapisan dindingnya. Meski demikian, rasa nyeri seharusnya tetap bisa ditoleransi. Bila nyeri dirasa sangat menyakitkan, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.Di sisi lain, sakit pinggang dan kram perut juga bisa terjadi sebagai tanda awal kehamilan. Sakit pinggang saat hamil terjadi akibat ligamen-ligamen pada area pinggang secara alami meregang dan menjadi lebih lunak.Kondisi tersebut dapat terus berlangsung selama masa kehamilan sebagai bagian alami untuk mempersiapkan tubuh menjalani proses persalinan. Peregangan dan pelunakan area ligamen saat hamil bisa menekan area sendi sekitarnya, terutama di bagian pinggang bawah dan leher rahim sehingga Anda merasa sakit.Selain itu, pada masa awal kehamilan, sebagian wanita juga akan mengalami kram perut. Kram ini terjadi saat sel telur yang dibuahi menempel pada dinding rahim untuk selanjutnya tumbuh dan berkembang di sana.

Cara mengetahui perbedaan sakit pinggang saat haid dan hamil

Karena disebabkan oleh hal yang berbeda, gejala sakit pinggang maupun kram perut saat haid dan hamil juga akan berbeda. Berikut adalah beberapa ciri sakit pinggang dan kram perut akibat haid ataupun PMS (premenstrual syndrome):
  • Nyeri terjadi 1-2 hari sebelum jadwal haid
  • Nyeri cenderung menjadi lebih ringan seiring terjadi perdarahan dan terhenti di masa akhir haid
  • Nyeri bisa menyebar ke area tungkai
  • Nyeri dapat disertai dengan sakit kepala, lelah, dan mual
Sedangkan sakit pinggang dan kram perut sebagai tanda kehamilan, umumnya ditunjukan dengan gejala berikut:
  • Nyeri lebih ringan seperti nyeri haid
  • Nyeri umumnya dideskripsikan seperti rasa ditusuk-tusuk atau kesemutan dan tidak intens seperti nyeri haid
  • Nyeri terasa di perut atau pinggang bagian bawah
  • Nyeri bisa tak kunjung hilang hingga berminggu-minggu
  • Nyeri mungkin saja diikuti dengan perdarahan namun hanya sebentar dan sedikit dibanding durasi haid, yaitu hanya 1-3 hari saja
  • Nyeri bisa aja terjadi hanya pada salah satu sisi pinggang atau sisi perut
Sakit pinggang dan kram perut sebagai tanda kehamilan juga akan diikuti oleh sejumlah gejala awal kehamilan lain, seperti tidak kunjung haid, mual, dan perubahan payudara di mana area areola (area sekitar puting) menjadi lebih gelap.Untuk mengetahui apakah Anda hamil atau hanya haid, Anda bisa melakukan test pack. Meski demikian, sebaiknya baru lakukan test pack ketika haid Anda terlambat sekitar seminggu, agar hasilnya lebih optimal.

Cara mengatasi sakit pinggang saat haid dan hamil

Secara umum, sakit pinggang akibat haid ataupun hamil bisa diatasi dengan cara-cara yang sama seperti berikut:
  • Memperbanyak waktu istirahat
  • Mengompres hangat area nyeri atau mandi air hangat
  • Memijat lembut area nyeri
  • Melakukan olahraga ringan, seperti peregangan, jalan kaki, dan yoga. Untuk ibu hamil, lakukan yoga khusus hamil karena tidak semua gerakan yoga boleh dilakukan.
  • Duduk dengan posisi yang baik, di mana lutut tertekuk dan punggung tegak
Ibu hamil juga disarankan untuk tidak mengangkat benda berat dan hanya menggunakan alas kaki yang datar.Sakit pinggang dan kram perut saat haid maupun hamil memang mirip. Namun, tingkat keparahan, jenis nyeri, dan durasinya cenderung berbeda. Selain itu, gejala lain yang menyertainya juga bisa membantu Anda lebih baik dalam mengenali kondisi, hamil atau haid.Dengan mengetahui perbedaan sakit pinggang saat haid dan hamil, Anda diharapkan dapat lebih baik dalam menghadapi sakit pinggang dan kram perut ini. Misalnya, bila benar Anda hamil, coba segera lakukan test pack dan melakukan konsultasi kesehatan ke dokter agar kehamilan sehat.
kehamilanhaidsakit pinggang
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/pms-symptoms-vs-pregnancy-symptoms
Diakses pada 23 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/period-back-pain
Diakses pada 23 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321456#other-early-signs-of-pregnancy
Diakses pada 23 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323122
Diakses pada 23 September 2020
National Health Service UK. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/backache-pregnant/
Diakses pada 23 September 2020
Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/parenting/pregnancy-birth/a26071662/implantation-cramps/
Diakses pada 23 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait