Sering Disalahartikan, Ini Perbedaan Panas Dalam dan Radang Tenggorokan


Meski sama-sama terjadi di tenggorokan, namun ada perbedaan panas dalam dan radang tenggorokan. Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan sebuah gejala yang disebabkan oleh penyakit radang tenggorokan.

0,0
08 Sep 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan sebuah gejala yang disebabkan oleh penyakit radang tenggorokanUntuk mengurangi ketidaknyamanan di tenggorokan, Anda dapat mengonsumsi air hangat lebih banyak
Panas dalam merupakan kondisi yang cukup populer yang menggambarkan adanya sensasi panas di bagian tenggorokan. Di sisi lain, kondisi ini berbeda dengan radang tenggorokan. Perbedaan panas dalam dan radang tenggorokan terletak pada penyebab dan gejala yang ditimbulkan.Sayangnya, masih banyak yang belum bisa membedakannya. Untuk paham lebih lanjut tentang dua kondisi ini, simak penjelasannya di bawah ini.

Perbedaan panas dalam dan radang tenggorokan

Panas dalam dan radang tenggorokan sama-sama menimbulkan ketidaknyamanan di leher. Namun sebenarnya, keduanya memiliki perbedaan, yaitu:

1. Definisi

Radang tenggorokan adalah peradangan akibat infeksi bakteri maupun virus yang membuat tenggorokan terasa sakit dan gatal. Ada tiga jenis radang tenggorokan berdasarkan lokasi terjadinya, yaitu: faringitis (peradangan pada area tepat di bagian belakang mulut), laringitis (peradangan pada kotak suara atau laring), dan tonsilitis (peradangan pada amandel atau tonsil) Sementara panas dalam bukan jenis penyakit, melainkan hanya kumpulan gejala penyakit. Dunia medis sebenarnya tidak mengenal istilah panas dalam. Konsep panas dalam diduga berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok. Filosofi Tiongkok meyakini bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat melancarkan sirkulasi darah sekaligus menghangatkan tubuh. Namun, jika makanan ini dikonsumsi berlebihan, Anda akan mengalami panas dalam.

2. Penyebab

Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri maupun infeksi virus. Bakteri penyebab radang tenggorokan adalah Streptococcus yang mudah menular pada orang lain melalui kontak langsung.Sementara virus penyebab radang tenggorokan misalnya rhinovirus, adenovirus, virus flu, virus herpes-simpleks, dan virus Epstein-Barr.Bila merujuk pada pengobatan Tiongkok, panas dalam disebabkan oleh makanan tertentu yang menyebabkan panas, seperti gorengan, daging merah, makanan pedas, makanan berlemak, dan sebagainya. Namun, secara medis, panas dalam justru menjadi salah satu gejala dari radang tenggorokan, sariawan, dan GERD.

3. Gejala

Gejala radang tenggorokan meliputi:
  • Sakit pada bagian tenggorokan
  • Demam
  • Muncul bercak putih di tenggorokan
  • Suara serak
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual
  • Muntah
Sementara gejala panas dalam adalah:
  • Rasa tidak nyaman di tenggorokan
  • Sakit saat menelan
  • Bau mulut
  • Bibir kering dan pecah-pecah
  • Dada terasa panas

Cara mengatasi radang tenggorokan

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri memerlukan antibiotik. Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat resep antibiotik dan meminumnya sesuai anjuran.Sementara radang tenggorokan akibat virus sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk mengurangi ketidaknyamanan di tenggorokan, Anda bisa melakukan beberapa langkah ini di rumah:
  • Berkumurlah di bagian tenggorokan (gargle) dengan 1 sendok teh garam yang dilarutkan dalam air hangat
  • Konsumsi air hangat lebih banyak
  • Minum campuran teh herbal dengan madu
  • Minum air lemon hangat
  • Dinginkan tenggorokan dengan es krim
  • Konsumsi permen mint khusus untuk membantu atasi radang
  • Buat ruangan lebih lembap dengan humidifier
Bila Anda telah menerapkan cara-cara di atas namun radang tenggorokan tak kunjung sembuh, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Cara meredakan panas dalam

Penanganan panas dalam juga tidak jauh berbeda dengan radang tenggorokan. Anda hanya perlu fokus pada penyebab munculnya gejala ini. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
  • Perbanyak konsumsi air putih
  • Berkumur dengan air garam 2 kali sehari
  • Mengonsumsi air lemon
  • Mengonsumsi jahe
  • Mengonsumsi cincau
  • Mengonsumsi buah yang mengandung banyak air
  • Menghindari makanan pedas dan berminyak
Untuk penderita GERD, sebaiknya hindari dulu makanan yang bisa meningkatkan reaksi asam lambung, seperti kopi, teh, junk food, dan gorengan. Saat panas dalam menyerang, Anda juga bisa mencoba beberapa obat panas dalam yang bisa didapatkan di apotek.Anda pun bisa mencoba beberapa obat alami yang terbukti aman untuk meredakan panas dalam. Jika gejalanya tidak menghilang, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Catatan dari SehatQ

Biarpun sering dianggap sama, panas dalam dan radang tenggorokan merupakan dua kondisi yang berbeda. Ketahui gejalanya sehingga Anda bisa tahu cara mengatasinya. Kondisi ini juga bisa bertambah parah jika tidak ditangani dengan baik.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar panas dalam dan radang tenggorokan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
radang tenggorokanpanas dalam
Healthhub https://www.healthhub.sg/live-healthy/800/Heaty-and-cooling-09Nov2015-NHG
Diakses pada 25 Agustus 2021
SehatQ https://www.sehatq.com/artikel/penyebab-panas-dalam-dan-cara-mengobatinya
Diakses pada 25 Agustus 2021
Healthline https://www.healthline.com/health/sore-throat
Diakses pada 25 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait