Perbedaan Motorik Kasar dan Halus pada Anak yang Perlu Diketahui Orangtua


Motorik kasar dan halus berbeda pada beberapa aspek. Motorik kasar berkaitan dengan gerakan otot besar, seperti duduk, berjalan, atau berlari. Sedangkan, motorik halus mengacu pada gerakan otot yang lebih kecil, misalnya menggenggam, menulis, atau menggambar.

0,0
21 Sep 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Motorik kasar dan halus memiliki perbedaan yang harus orangtua ketahuiBermain mencocokan bentuk dapat melatih keterampilan motorik halus anak
Seiring bertambahnya usia anak, keterampilan motoriknya terus berkembang. Perkembangan motorik adalah pertumbuhan fisik, penguatan tulang dan otot, serta kemampuan anak untuk bergerak dan menyentuh benda-benda di sekitarnya.Perkembangan motorik terbagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan halus. Keduanya memiliki sejumlah perbedaan yang perlu Anda ketahui sebagai orangtua. Supaya Anda tidak keliru, berikut adalah penjelasan seputar perbedaan motorik kasar dan halus, serta cara melatih keduanya pada anak.

Perbedaan motorik kasar dan halus

Perbedaan motorik kasar dan halus dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti otot yang terlibat, hal yang dibutuhkan, hingga contoh gerakannya. Berikut adalah sejumlah perbedaan motorik kasar dan halus yang bisa Anda simak.
  • Otot yang terlibat

bayi merangkak
Motorik kasar berkaitan dengan gerakan otot besar
Keterampilan motorik kasar berkaitan dengan gerakan otot besar pada lengan, kaki, atau seluruh tubuh anak. Sementara itu, perkembangan motorik halus mengacu pada gerakan otot yang lebih kecil, seperti jari, tangan, pergelangan tangan, bibir, dan lidah anak.
  • Hal yang dibutuhkan

Keterampilan motorik kasar membutuhkan keseimbangan, koordinasi tubuh, dan kekuatan fisik untuk menghasilkan gerakan yang lebih besar. Di sisi lain, keterampilan motorik halus membutuhkan tingkat kontrol dan ketepatan pada otot-otot kecil agar menghasilkan gerakan kecil, serta koordinasi tangan dan mata yang benar.
  • Contoh gerakan

anak melompat
Melompat termasuk dalam keterampilan motorik kasar
Contoh motorik kasar dan halus dalam bentuk gerakan juga berbeda. Keterampilan motorik kasar dapat berupa kemampuan untuk duduk, merangkak, berjalan, berlari, atau melompat. Sementara itu, keterampilan motorik halus meliputi menggenggam, menulis, memotong, menggambar, atau menyusun puzzle.Keterampilan motorik kasar umumnya berkembang lebih dulu daripada motorik halus. Selain itu, mengembangkan keterampilan motorik kasar dengan benar juga dapat membantu anak membangun keterampilan motorik halusnya.Secara bertahap, perkembangan motorik kasar dan halus pun bisa semakin matang dan digunakan secara bersamaan. Contoh keterampilan motorik kasar dan halus yang digunakan bersamaan, yaitu anak 3 tahun bermain mainan mencocokan bentuk.Ia akan menggunakan keterampilan motorik kasar untuk menahan tubuhnya supaya bisa duduk dengan stabil, serta menggunakan keterampilan motorik halus untuk memutar-mutar mainan agar sesuai dengan bentuk yang ada.

Melatih keterampilan motorik kasar dan halus pada anak

Cara melatih keterampilan motorik kasar dan halus pada anak umumnya berbeda. Jika Anda ingin fokus terhadap keterampilan motorik kasar anak, terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan, seperti menyuruh anak berjalan dan mengambil mainan yang ada di meja.Selain itu, biarkan anak mendorong stroller atau ajaklah ia ke taman bermain agar bisa berayun, melompat, memanjat, atau meluncur. Selain mengembangkan keterampilan motoriknya, kegiatan ini juga membuat anak bergerak aktif.
bermain pasir kinetik
Membentuk pasir kinetik bantu mengembangkan keterampilan motorik halus
Sementara itu, untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak, ajaklah anak bermain menyusun balok atau pasir kinetik. Biarkan anak menggunakan jari-jemarinya untuk menyusun balok atau membentuk pasir kinetik menjadi seperti yang ia inginkan.Anda juga bisa memberikan pensil untuk mencorat-coret kertas atau memintanya menggambar. Kegiatan tersebut dapat mengembangkan kemampuan anak dalam menggenggam dan melakukan gerakan-gerakan kecil dengan tangannya.Akan tetapi, perkembangan motorik kasar dan halus pada setiap anak bisa berbeda-beda, bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat. Anda hanya perlu melatihnya dengan benar. Jika Anda merasa ada masalah pada perkembangan motorik anak, konsultasikan pada dokter anak.Anak yang memiliki masalah neurologis atau keterlambatan perkembangan yang signifikan perlu mendapat penanganan dengan segera. Jangan sampai kondisi tersebut semakin memburuk dan memengaruhi kualitas hidup anak.Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar keterampilan motorik kasar dan halus pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tumbuh kembang anakperkembangan anakmainan anak
Help Me Grow. https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/WhatMotorPhysicalDev/index.html
Diakses pada 07 September 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/x6562/whats-the-difference-between-fine-motor-and-gross-motor-skills
Diakses pada 07 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/childrens-health/gross-motor-skills#examples-by-age
Diakses pada 07 September 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/what-are-motor-skills-3107058
Diakses pada 07 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait