Perbedaan Manfaat Roti Sourdough dengan Roti Biasa


Roti sourdough menggunakan jenis ragi khusus untuk menghasilkan jenis roti yang lezat dan kaya nutrisi. Roti ini bermanfaat bagi kesehatan pencernaan sekaligus mampu mengontrol gula darah.

0,0
15 Jun 2021|Ade Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Roti sourdough menggunakan jenis ragi khusus untuk menghasilkan jenis roti yang lezat dan kaya nutrisiProses fermentasi roti sourdough bisa dibilang lebih lama dibanding roti biasa
Roti masih memiliki daya tarik untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, meskipun bukan makanan utama. Rasa kenyang yang diberikan serta jenis yang tersedia di pasaran juga sangat beragam. Anda bisa menemukan roti putih, roti gandum, dan roti sourdough.Jenis roti terakhir dipercaya sebagai pilihan yang paling sehat dibandingkan dua roti lainnya. Roti sourdough dibuat dari campuran air, tepung, dan ragi yang mampu menghasilkan asam laktat. Asam inilah yang memberi rasa sekaligus membunuh bakteri jahat yang bisa mencegah adonan rusak.Roti sourdough sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu dan diyakini sebagai salah satu jenis roti tertua. Jenis roti ini pun kembali populer belakangan ini, khususnya dalam lingkup orang-orang yang menjalani hidup sehat. Untuk lebih jelasnya, simak fakta-fakta tentang roti sourdough di bawah ini.

Nutrisi dalam roti sourdough

Roti sourdough merupakan jenis roti yang kaya akan nutrisi. Menurut Nutrition Data, inilah nutrisi yang ada dalam sepotong roti sourdough:
  • 162 kalori
  • 32 gram karbohidrat
  • 2-4 gram serat
  • 6 gram protein
  • 2 gram lemak
  • 22% selenium
  • 20% asam folat
  • 16% thiamin
  • 16% sodium
  • 14% mangan
  • 14% niacin
  • 12% zat besi
Semua kandungan ini bisa didapat dalam setiap irisan roti dengan bobot sekitar 56 gram. Kandungan mikronutrien yang ada pun diukur berdasarkan referensi asupan harian.

Perbedaan roti sourdough dengan roti biasa

Perbedaan yang bisa Anda dapatkan dari roti sourdough dengan jenis roti lainnya tentu bukan hanya soal nutrisi. Proses fermentasi roti sourdough bisa dibilang lebih lama dibanding roti biasa. Pasalnya, ragi yang digunakan merupakan ragi liar.Di balik lamanya proses fermentasi, Anda akan mendapatkan rasa yang lebih lezat dan tekstur yang lebih nikmat. Asam laktat yang muncul dari proses fermentasi pun akan menghilangkan antioksidan di dalam roti. Hal ini pun akan memunculkan nutrisi lain di dalam rotinya.Selain itu, beberapa varian sourdough juga tidak mengandung gluten. Dengan kata lain, roti jenis ini cukup aman untuk Anda yang sensitif terhadap makanan yang mengandung gluten. Biarpun begitu, masih ada beberapa pembuat roti sourdough yang menambahkan tepung dengan gluten dalam adonannya.Untuk itu, pastikan roti sourdough yang dibeli tidak mengandung gandum atau barley. Anda yang menjalani diet gluten perlu menghindari roti sourdough yang menggunakan biji-bijian yang mengandung gluten tinggi.Segala kelebihan yang dibawa oleh roti sourdough ini membuat beberapa variannya dibanderol dengan harga yang relatif mahal. Anda mungkin akan mendapati harga roti sourdough 3-4 kali lipat lebih mahal dibanding roti biasa atau roti gandum.

Manfaat mengonsumsi roti sourdough

Berkat nutrisi yang kaya ini, roti sourdough pun cocok sebagai menu sehat yang bisa Anda makan sehari-hari. Berikut beberapa manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi roti sourdough:

1. Menyehatkan tubuh

Roti sourdough mengandung banyak mikronutrien yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Anda bisa mencukupi kebutuhan folat, kalium, dan magnesium harian hanya dengan mengonsumsinya. Semua nutrisi tersebut akan membantu meningkatkan fungsi sel dalam tubuh.Selain itu, asam laktat yang ada di dalam roti juga akan memberikan perlindungan dari antioksidan. Mengonsumsi roti sourdough juga menurunkan risiko penyakit kanker, jantung, Alzheimer, dan penyakit kritis lainnya.

2. Menyehatkan sistem pencernaan

Kelebihan lain yang dibawa oleh roti sourdough adalah mudah dicerna oleh tubuh. Roti ini pun akan berperan sebagai probiotik untuk bakteri baik di dalam usus. Bakteri baik ini akan menjaga sistem pencernaan tetap sehat untuk melakukan tugasnya dengan baik setiap hari. Dengan pencernaan yang sehat, risiko terkena sembelit atau diare pun akan bisa dihindari.

3. Menurunkan kadar gula darah

Bakteri yang membantu proses fermentasi roti akan mengubah strukturnya. Hal ini akan membuat tubuh lebih lambat dalam menyerap roti dan mampu menurunkan indeks glikemik dalam roti. Dengan begitu, kadar insulin Anda tidak akan tinggi saat mengonsumsi roti sourdough dalam takaran normal.

Catatan dari SehatQ

Roti sourdough diklaim lebih menyehatkan dibandingkan dengan sejumlah jenis roti lainnya. Kandungan nutrisi yang dibawanya tergolong sangat kaya. Nutrisi ini juga yang membuat roti sourdough bisa mencegah berbagai penyakit dan baik untuk pencernaan.Saat mengonsumsi roti sourdough, Anda tidak disarankan menggunakan gula, mentega, margarin, selai, meises, dan isian lainnya secara berlebihan. Isian roti tersebut justru memiliki efek buruk terhadap kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihanUntuk berdiskusi lebih lanjut seputar roti sourdough, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatgula darahsaluran pencernaan
Healthline https://www.healthline.com/nutrition/sourdough-bread
Diakses pada 31 Mei 2021
Nutrion Data https://nutritiondata.self.com/facts/baked-products/4841/2
Diakses pada 31 Mei 2021
Healthline https://www.healthline.com/nutrition/is-sourdough-bread-gluten-free#gluten-free-options
Diakses pada 31 Mei 2021
WebMD https://www.webmd.com/diet/sourdough-bread-good-for-you#1
Diakses pada 31 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait