Sama-Sama Menangani Masalah Nutrisi, Apa Perbedaan Ahli Gizi dan Dokter Gizi?


Dokter spesialis gizi dan ahli gizi memiliki sejumlah perbedaan. Dokter gizi adalah seorang dokter yang mengambil pendidikan spesialis. Sementara, ahli gizi merupakan seorang sarjana gizi yang mengambil pendidikan profesi menjadi seorang nutrisionis (registered dietitian).

0,0
perbedaan dokter spesialis gizi klinik dan ahli giziTerdapat sejumlah perbedaan antara dokter gizi dan ahli gizi
Mungkin sebagian dari Anda lebih familier dengan istilah ahli gizi. Namun, bagaimana dengan dokter gizi klinik? Meskipun sama-sama berkecimpung di dunia gizi, kedua profesi ini ternyata berbeda. Simak penjelasannya berikut ini. 

Peran dokter spesialis gizi

Dokter gizi klinik adalah seorang spesialis yang menangani berbagai kondisi medis terkait dengan nutrisi. Spesialis gizi berperan mulai dari pencegahan, diagnosis, pengobatan, perawatan, hingga rehabilitasi.Tidak hanya memberi saran asupan nutrisi, dokter gizi juga bisa memberikan obat-obatan, tindakan medis, dan terapi gizi, bila dibutuhkan. Dokter gizi memiliki gelar Sp.GK di belakang namanya. Dokter spesialis gizi telah menempuh pendidikan kedokteran dan dilanjutkan dengan pendidikan spesialis gizi klinis. Gizi klinis adalah ilmu yang mempelajari segala aspek tentang gizi dan hubungannya dengan berbagai penyakit kronis. Dalam jurnal Advanced in Nutrition, dikatakan bahwa gizi klinis sangat penting untuk mengatasi akar masalah dari berbagai penyakit. Tidak heran, hampir semua penyakit degeneratif yang muncul di usia tua merupakan manifestasi dari gaya hidup yang tidak sehat, termasuk makanan.

Kondisi kesehatan yang membutuhkan spesialis gizi

Anda membutuhkan dokter gizi ketika mengalami gangguan nutrisi akibat dari kondisi atau penyakit tertentu. Beberapa penyakit kronis, seperti diabetes dan kanker, terkadang berdampak pada penurunan berat badan yang drastis (kaheksia). Untuk mengatasi hal ini, dokter yang menangani Anda perlu bekerja sama dengan spesialis gizi untuk mengatasi malnutrisi tersebut.Selain itu, beberapa penyakit kronis lainnya seperti penyakit jantung dan kardiovaskuler, gangguan pencernaan, dan penyakit ginjal membutuhkan asupan nutrisi yang tepat untuk menghindari perburukan kondisi. Beberapa kondisi atau penyakit kronis biasanya memiliki anjuran dan pantangan tersendiri dalam makanan. Dalam hal ini, spesialis gizi dapat menilai kebutuhan gizi Anda dan menyesuaikan asupan yang Anda butuhkan.Spesialis gizi juga mungkin akan meresepkan beberapa obat dan menjadwalkan terapi penunjang untuk kesembuhan penyakit yang menjadi penyebab masalah giziDokter spesialis gizi juga akan menentukan jalur pemberian makanan pada pasien di ICU serta merekomendasikan makanan yang sesuai. Tak hanya makronutrien, tapi juga mikronutrien, seperti vitamin dan mineral.

Sering keliru, ini perbedaan dokter gizi dan ahli gizi

Meskipun sama-sama berperan menangani masalah nutrisi, ada perbedaan antara dokter spesialis gizi dan ahli gizi. Spesialis gizi bertanggung jawab menangani kondisi pasien dan memperbaiki status gizi sesuai dengan kebutuhan dan penyakit pasien. Hal ini berbeda dengan peran ahli gizi (nutritionist) yang bertanggung jawab menentukan menu makanan (termasuk jenis dan porsi), membantu pasien menjalani pola makan sehat, dan mengedukasi seputar gizi. Selain perannya, pendidikan yang ditempuh oleh ahli gizi juga berbeda dengan spesialis gizi.Ahli gizi menempuh pendidikan gizi, baik S1 dengan gelar S.Gz., maupun D3 dengan gelar AMd.Gz. Selanjutnya, mereka harus mengambil pendidikan profesi sebagai registered dietitian (RD) dan menjalani sertifikasi profesi. Demikian informasi mengenai spesialis gizi yang penting untuk Anda ketahui. Berkonsultasi dengan dokter gizi maupun ahli gizi bisa membantu Anda mendapatkan perawatan gizi yang lebih akurat.Jika penasaran dengan angka kecukupan gizi Anda dan informasi seputar nutrisi lainnya, Anda juga bisa memanfaatkan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang! Gratis!
nutrisigizi anakgizi burukmalnutrisizat gizi
Konsil Kedokteran Indonesia. http://www.kki.go.id/assets/data/arsip/Perkonsil_55_Tahun_2018.pdf
Diakses pada 12 Agustus 2021
Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia. https://aipgi.org/home/wp-content/uploads/2019/04/Starkom-NUTRISIONIS.pdf
Diakses pada 12 Agustus 2021
Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia. https://persi.or.id/wp-content/uploads/2020/11/kmk3742007.pdf
Diakses pada 12 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/nutrition-therapy#conditions-it-can-help
Diakses pada 12 Agustus 2021
Advanced in Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6416044/
Diakses pada 12 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait