Perawatan gigi harus rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi
Melakukan perawatan gigi baik di rumah maupun rutin memeriksakan ke dokter gigi amat penting dilakukan agar gigi tetap sehat

Memiliki gigi yang sehat tentu saja membutuhkan usaha perawatan gigi yang benar. Anda dapat melakukan perawatan gigi pada dokter maupun di rumah untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Perawatan gigi harus rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi, dan mencegah terjadinya masalah seperti plak gigi ataupun gigi berlubang. Namun, jika Anda sudah memiliki gigi berlubang maka perawatan gigi berlubang harus segera dilakukan.

Perawatan gigi yang harus dilakukan

Menjaga kesehatan gigi sangatlah penting karena terdapat banyak kuman yang dapat menempel di gigi. Bila ingin gigi sehat, bersih, dan bebas kuman, Anda tak boleh melewatkan tips berikut ini:

  • Jangan tidur tanpa menyikat gigi

Menyikat gigi disarankan setidaknya dua kali sehari. Akan tetapi, masih banyak orang yang malas untuk menyikat gigi di malam hari. Padahal menyikat gigi sebelum tidur dapat menghilangkan kuman dan plak yang menumpuk sepanjang hari.

  • Menyikat gigi dengan benar

Cara menyikat gigi sangatlah penting untuk diperhatikan. Menyikat gigi dengan cara yang salah sama buruknya dengan tidak menyikat gigi. Ketika menyikat gigi, buatlah gerakan memutar yang lembut untuk menghilangkan plak.

  • Membersihkan lidah

Plak juga dapat menumpuk di lidah. Bukan hanya dapat menyebabkan bau mulut, namun juga dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut lainnya. Bersihkan lidah menggunakan sikat gigi setiap kali Anda menyikat gigi.

  • Menggunakan pasta gigi fluoride

Ketika membeli pasta gigi, sebaiknya Anda memilih pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride dapat menjadi pertahanan utama terhadap kerusakan gigi karena bekerja melawan kuman yang menyebabkan pembusukan dan memberi pelidungan pada gigi.

  • Menggunakan benang gigi atau flossing

Flossing bukan hanya dilakukan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di antara gigi. Namun, juga untuk mencegah terbentuknya plak, bau mulut, dan sakit gigi. Anda dapat melakukan flossing sekali sehari.

  • Menggunakan obat kumur

Obat kumur bukan hanya dapat menyegarkan mulut, namun juga memiliki berbagai manfaat. Obat kumur dapat mengurangi jumlah asam dalam mulut, membersihkan daerah yang sulit disikat di dalam dan sekitar gusi, serta meremajakan kembali gigi.

  • Membatasi konsumsi makanan manis dan asam

Gula dapat berubah menjadi asam di mulut dan kemudian mengikis enamel gigi. Enamel gigi merupakan lapisan luar gigi yang melindungi gigi dari kerusakan. Makanan yang mengandung banyak gula dan asam bisa memicu terjadinya gigi berlubang, sehingga dalam mengonsumsinya perlu dibatasi.

  • Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi

Periksakan gigi Anda ke dokter gigi minimal dua kali dalam setahun. Dokter gigi akan memeriksa gigi, gusi, dan mulut Anda. Selama pemeriksaan gigi rutin, dokter juga akan membersihkan gigi, serta menghilangkan plak dan karang gigi yang mengeras.

Dokter gigi akan menggunakan alat khusus yang disebut dengan scaler untuk mengikis dan mengeluarkan karang gigi Anda. Lalu, dokter akan menggosok gigi Anda menggunakan sikat karet yang berputar untuk menghilangkan plak atau noda yang tersisa.

Selain itu, dokter gigi juga akan memeriksa tanda-tanda gigi berlubang, penyakit gusi, kanker mulut, dan masalah kesehatan mulut lainnya yang mungkin terjadi. Terkadang diperlukan pula rontgen gigi untuk memeriksa gigi berlubang, pembusukan, penyakit gusi, dan lainnya.

Perawatan gigi berlubang

Ketika Anda memiliki gigi berlubang dan memeriksakannya pada dokter, maka Anda akan disarankan untuk melakukan perawatan gigi berlubang. Perawatan gigi berlubang dilakukan tergantung pada tingkat keparahannya. Terdapat beberapa jenis perawatan gigi berlubang yang mungkin Anda perlukan:

  • Perawatan fluoride

Jika gigi Anda baru saja berlubang, perawatan fluoride dapat membantu mengembalikan enamel gigi (lapisan luar gigi) sehingga gigi berlubang bisa kembali seperti semula. Perawatan fluoride bisa berupa cairan, gel atau busa yang disikatkan atau dioleskan pada gigi Anda.

  • Penambalan gigi

Dokter gigi akan menggunakan bur, dan menghilangkan kotoran yang ada pada lubang gigi. Setelah bersih, dokter gigi kemudian akan menambal gigi Anda menggunakan bahan tambal, yaitu resin komposit.

  • Pemasangan mahkota jaket

Ini dilakukan jika gigi berlubang sudah lebih parah sehingga hanya menyisakan sedikit mahkota gigi. Dokter akan memasang penutup khusus yang pas pada gigi Anda untuk mengganti mahkota aslinya.

  • Perawatan saluran akar

Ketika kerusakan gigi menyebabkan kematian saraf, dokter gigi akan melakukan perawatan saluran akar untuk menyelamatkan gigi Anda. Dokter gigi akan menghilangkan jaringan saraf, jaringan pembuluh darah, dan area gigi yang membusuk. Kemudian, dokter akan memeriksa infeksi dan menerapkan obat pada saluran akar. Lalu, akan dilakukan penambalan gigi atau bahkan pemasangan mahkota jaket.

  • Pencabutan gigi

Ketika gigi yang berlubang menjadi sangat rusak sehingga sudah tidak dapat dipulihkan maka harus dicabut. Pencabutan gigi dapat membuat celah yang memungkinkan gigi lain untuk bergeser. Oleh sebab itu, setelah melakukan pencabutan gigi Anda dianjurkan untuk melakukan pemasangan gigi palsu.

Perawatan gigi sangatlah penting untuk dilakukan baik dalam mencegah maupun mengatasi berbagai masalah gigi dan gusi.

Perawatan gigi di rumah dapat Anda lakukan dengan mudah, dimulai dari rutin menyikat gigi dengan bersih dan menggunakan obat kumur. Selain itu, jangan lupa pula untuk melakukan perawatan pada dokter gigi agar kesehatan gigi Anda selalu terjaga dan dapat mendeteksi masalah pada gigi sesegera mungkin.

Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/best-practices-for-healthy-teeth#5
Diakses pada 21 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/dental-oral-health-cavities#treatment
Diakses pada 21 Agustus 2019.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324708.php
Diakses pada 21 Agustus 2019.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/dental-health/you-and-your-dentist.aspx
Diakses pada 21 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/diagnosis-treatment/drc-20352898
Diakses pada 21 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed