Mengenal Peranakan Turun yang Bisa Picu Rahim Melorot ke Vagina

(0)
22 Jul 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Nyeri panggul termasuk gejala peranakan turunPeranakan turun bisa ditandai dengan nyeri panggul
Peranakan turun adalah kondisi di mana rahim turun atau melorot ke arah vagina dari posisi seharusnya. Kondisi yang juga disebut prolaps uterus (uterine prolapse) ini bisa terjadi karena otot penyangga rahim melemah.Prolaps uterus termasuk kondisi umum yang dapat terjadi karena proses penuaan seorang wanita. Frekuensi melahirkan normal (melalui vagina) yang lebih sering juga dapat membuat otot penyangga rahim melemah, sehingga berujung pada peranakan turun.

Jenis-jenis peranakan turun

Penurunan rahim bisa terjadi sebagian (parsial) atau seluruhnya (total). Peranakan turun dikatakan parsial bila hanya ada sedikit area rahim yang turun atau merosot.Sedangkan prolaps uterus total menandakan bahwa seluruh bagian rahim turun hingga ke area vagina. Kondisi ini bisa menyebabkan jaringan rahim menonjol hingga keluar dari vagina.

Apa saja gejala peranakan turun yang perlu diketahui

sembelit bisa menjadi salah satu gejala peranakan turun
Konstipasi bisa saja menjadi salah satu gejala peranakan turun
Peranakan turun tingkat ringan bisa tidak menimbulkan gejala tertentu. Namun semakin jauh rahim turun ke arah vagina, semakin banyak keluhan yang akan terasa. Pasalnya, rahim yang turun akan menekan organ-organ pada area panggul, seperti kandung kemih.Sejumlah gejala peranakan turun yang mungkin dialami oleh penderita meliputi:
  • Sensasi rasa berat atau tertekan pada panggul. Gejala ini sering digambarkan seperti sedang duduk di atas bola.
  • Nyeri pada panggul, perut, atau pinggang.
  • Keluarnya jaringan rahim di mulut vagina atau merasa ada sesuatu yang keluar dari vagina.
  • Nyeri saat berhubungan intim.
  • Sering mengalami infeksi kandung kemih.
  • Keputihan yang tidak biasa, baik dari segi jumlah maupun frekuensi.
  • Keluar darah dari vagina meski sedang tidak haid.
  • Sembelit atau susah buang air besar.
  • Gangguan buang air kecil, seperti tidak bisa menahan buang air kecil atau terus-menerus ingin buang air kecil.
Gejala-gejala tersebut dapat memburuk saat Anda berdiri atau berjalan dalam jangka waktu lama. Pada posisi-posisi ini, akan ada tekanan ekstra di area panggul akibat gaya gravitasi.Tanda peranakan turun juga mungkin terasa lebih ringan di pagi hari dan semakin memburuk seiring berjalannya hari (misalnya, siang, sore, dan malam).Bila mengalami gejala peranakan turun, Anda sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Bila dibiarkan, prolaps uterus berpotensi mengganggu fungsi organ-organ lain di sekelilingnya. Contohnya, kandung kemih dan organ reproduksi.

Siapa yang lebih berisiko mengalami peranakan turun?

Peranakan turun dan wanita obesitas
Peranakan turun lebih mungkin terjadi pada wanita yang kelebihan berat badan
Peranakan turun bisa dialami oleh semua wanita. Namun penyakit ini lebih rentan pada kaum hawa dengan kondisi-kondisi di bawah ini:
  • Pernah hamil dan melahirkan normal lebih dari satu kali
  • Melahirkan bayi berukuran besar
  • Berusia menengah hingga tua atau sudah mengalami menopause
  • Mengalami obesitas
  • Pernah menjalani operasi atau bedah pada area panggul
  • Mengalami sembelit kronis atau sering mengejan saat buang air besar
  • Memiliki keluarga dengan riwayat gangguan jaringan ikat yang lemah

Cara mengatasi peranakan turun yang dianjurkan dokter

Makanan berserat seperti jus buah untuk menangani peranakan turun yang ringan
Makanan berserat seperti buah-buah dapat diperbanyak guna menangani peranakan turun tingkat ringan
Penanganan peranakan turun akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Beberapa langkah pengobatan yang yang disarankan dapat berupa:

1. Penanganan secara mandiri

Untuk prolaps uterus yang ringan, dokter bisa menganjurkan Anda untuk melakukan cara-cara di bawah ini:
  • Menurunkan berat badan untuk meringankan beban area panggul.
  • Jangan mengangkat beban berat.
  • Rutin melakukan senam Kegel guna memperkuat otot-otot panggul dan vagina.
  • Menggunakan pesari vagina, yaitu sejenis alat dari plastik atau karet yang dimasukkan ke vagina untuk menyangga jaringan yang turun. Alat ini perlu dicabut secara berkala untuk dibersihkan.
  • Mencegah terjadinya sembelit dengan banyak mengonsumsi sajian kaya serat.

2. Penanganan dengan obat-obatan

Dokter dapat meresepkan obat yang mengandung hormon estrogen untuk mengembalikan kekuatan jaringan di vagina. Obat ini hanya digunakan jika pasien sudah menopause, dan bisa berbentuk krim atau suppositoria (obat yang diberikan lewat vagina atau dubur).

3. Penanganan melalui operasi

Operasi juga bisa menjadi pilihan cara untuk menangani peranakan turun. Dokter mungkin merekomendasikan salah satu dari pembedahan berikut:
  • Operasi untuk mengganti jaringan yang lemah pada rahim dan panggul dengan jaringan tubuh bagian lain atau bahan sintetis (skin graft).
  • Operasi pengangkatan rahim apabila Anda sudah tidak ingin memiliki anak lagi.
Peranakan turun adalah kondisi yang bisa dialami oleh semua wanita. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejalanya (seperti rasa tertekan di panggul hingga keluarnya jaringan rahim dari vagina).Bila Anda mengalami tanda-tanda yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter kandungan. Dengan ini, Anda bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.Usahakan juga untuk melakukan pencegahan peranakan turun sejak dini. Contohnya,  berolahraga dengan rutin (khususnya senam Kegel) dan menjaga berat badan dalam rentang ideal.
penyakit rahimanomali rahim
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16030-uterine-prolapse/management-and-treatment
Diakses pada 22 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/uterine-prolapse
Diakses pada 22 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-prolapse/diagnosis-treatment/drc-20353464
Diakses pada 22 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/prolapsed-uterus#1
Diakses pada 22 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait