Radang Prostat: Jenis, Penyebab, dan Gejala yang Perlu Dicatat


Radang kelenjar prostat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebab yang mendasarinya, yakni prostatitis kronis, prostatitis bakterial akut, prostatitis bakterial kronis, dan prostatitis asimtomatik.

(0)
09 May 2019|Giovanni Jessica
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Radang prostat memiliki empat tipe berdasarkan penyebabnyaPeradangan kelenjar prostat dapat ditandai dengan nyeri penis.
Radang kelenjar prostat atau prostatitis merupakan salah satu penyakit reproduksi pria yang harus diwaspadai. Prostat sendiri merupakan kelenjar yang letaknya ada di bawah kandung kemih. Kelenjar ini berfungsi menghasilkan cairan semen, yaitu cairan yang berfungsi membantu sperma menuju sel telur untuk melakukan pembuahan..Pria berusia antara 30-50 tahun merupakan kelompok yang rentan mengalami peradangan kelenjar prostat. Adanya infeksi saluran kemih, HIV/AIDS, infeksi menular seksual, penggunaan kateter urine, seks secara anal, dan riwayat prostatitis sebelumnya juga dapat meningkatkan risiko terjadinya prostatitis.[[artikel-terkait]]

Jenis-jenis radang prostat

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, radang kelenjar prostat dapat dibedakan menjadi empat jenis, berdasarkan penyebab peradangan dan gejala yang dialami. Keempat jenis prostatitis tersebut adalah sebagai berikut:

1. Prostatitis kronis/sindrom nyeri panggul kronis

Prostatitis kronis merupakan peradangan kelenjar prostat yang paling sering terjadi. Pada jenis ini, tidak ada infeksi bakteri pada prostat yang terjadi, meskipun gejalanya mirip seperti prostatitis akibat bakteriPenyebab prostatitis yang satu ini belum diketahui secara pasti. Namun, ada dugaan peradanganmungkin berkaitan dengan zat kimia dalam urine, respons sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi saluran kemih yang terjadi sebelumnya, atau kerusakan saraf pada area panggul.Gejala utama terjadinya prostatitis kronis yaitu prostat bengkak, disertai nyeri yang berlangsung selama 3 bulan atau lebih pada daerah penis, skrotum, dan perut bagian bawah atau pinggang belakang bawah. 

2. Prostatitis bakterial akut

Seperti namanya, prostatitis bakterial akut adalah infeksi prostat yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini terjadi ketika bakteri melewati saluran kemih dan menginfeksi organ reproduksi pria tersebut. Pada prostatitis jenis ini, infeksi biasanya berlangsung dalam waktu singkat.Beberapa gejala prostat yang muncul karena prostatitis, antara lain:
  • Nyeri tiba-tiba  pada area penis hingga pinggang bagian bawah.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Tubuh terasa pegal

3. Prostatitis bakterial kronis

Peradangan prostat pada tipe ini sama seperti prostatitis bakterial akut, Gejala yang dialami sama, tetapi intensitas nyeri yang dirasakan lebih ringan. Meski lebih ringan, gejala yang muncul akibat prostatitis bakterial kronis biasanya lebih lama, yakni lebih dari 3 bulan.Pada prostatitis kronis, peradangan berlangsung perlahan dan dapat berlangsung dalam waktu lama, bahkan bertahun-tahun. Kondisi ini dapat terjadi setelah Anda mengalami prostatitis bakterial akut atau pun infeksi saluran kemih. Beberapa gejala peradangan kelenjar prostat bakterial kronis, antara lain:
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Nyeri saat ejakulasi
  • Sering buang air kecil
  • Adanya darah pada cairan sperma
  • Nyeri pada anus

4. Prostatitis asimtomatik

Sesuai namanya, peradangan kelenjar prostat tipe ini tidak menunjukkan gejala apa pun. Umumnya, kondisi ini ditemukan ketika sedang melakukan pemeriksaan untuk infeksi saluran kemih atau gangguan pada reproduksi. Kondisi ini tidak menimbulkan komplikasi dan tidak perlu mendapatkan pengobatan.

Kapan harus ke dokter?

Gejala yang dialami pada prostatitis dapat merupakan suatu pertanda gangguan kelenjar prostat yang lebih serius, seperti kanker prostatBila Anda mengalami gejala-gejala peradangan kelenjar prostat atau penyakit prostat lainnya, berkonsultasilah dengan dokter. Adanya nyeri yang sangat hebat, tidak dapat buang air kecil, darah pada air seni, dan gangguan buang air kecil disertai demam atau menggigil juga merupakan pertanda perlunya segera mencari pertolongan  medis.

Catatan dari SehatQ

Peradangan pada prostat bukanlah suatu kondisi yang dapat disepelekan. Penanganan yang terlambat dapat memengaruhi fungsi organ ini yang nantinya bisa berdampak terhadap kesehatan reproduksi pria, termasuk menurunnya kesuburan.Anda bisa berkonsultasi terlebih seputar radang prostat dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dengan fitur chat dokter, nikmati kemudahan konsultasi medis cukup dari smartphone. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play sekarang!
prostatmasalah reproduksiprostatitiskesehatan priareproduksi pria
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/prostate-problems/prostatitis-inflammation-prostate
Diakses pada April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/men/guide/prostatitis
Diakses pada April 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/prostatitis/
Diakses pada April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait