Mengganggu Aktivitas Harian, Apa Penyebab Vagina Gatal?

Infeksi jamur dan infeksi bakteri pada vagina dapat menyebabkan rasa gatal yang sangat menganggu
Salah satu penyebab vagina gatal adalah infeksi jamur

Vagina gatal adalah salah satu kendala yang umum dialami wanita. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas, terkadang kondisi membuat ini Anda malu ketika harus menggaruknya di tempat umum. Mengapa bisa demikian?

Biasanya gatal di kemaluan yang tidak berbahaya bisa hilang dengan sendirinya atau diakibatkan oleh alergi, tapi jangan lekas mengambil kesimpulan, karena miss v gatal dapat dipicu oleh masalah lain yang lebih serius, seperti infeksi jamur atau malah kanker vulva.

Penyebab Vagina Gatal

Gatal di sekitar kemaluan dapat diakibatkan oleh banyak hal, tetapi umumnya, penyebabnya adalah infeksi jamur atau infeksi bakteri vaginosis. Berikut adalah beberapa penyebab dari vagina gatal:

1. Infeksi Jamur

Vagina gatal dapat disebabkan karena adanya infeksi jamur di vagina. Biasanya, jamur yang menginfeksi vagina adalah C.albicans. Selain miss v gatal, vagina bisa mengeluarkan cairan kental yang berwarna putih kekuningan

C.albicans tidak hanya bisa menginfeksi alat kelamin, tetapi juga dapat menginfeksi bagian tubuh yang lembab, seperti lipatan kulit, mulut, dan sebagainya.

Pengobatan penyebab vagina gatal ini bisa dengan pemberian obat antijamur yang dikonsumsi secara oral ataupun krim oleh dokter, tergantung dari tingkat keparahannya.

2. Infeksi Bakteri Vaginosis

Ketidakseimbangan pertumbuhan bakteri di vagina bisa memicu gatal di sekitar kemaluan. Sebenarnya, di dalam organ intim wanita, terdapat dua jenis bakteri, yaitu lactobacili dan anaerobes.

Kadang kala, jumlah bakteri anaerobes meningkat terlalu banyak dan menimbulkan infeksi bakteri vaginosis yang menjadi penyebab vagina gatal.

Selain rasa gatal di kemaluan, penderita biasa mengalami sensasi panas atau terbakar, peradangan, dan cairan vagina yang berbau amis. Infeksi bakter vaginosis bisa diobati dengan antibiotik yang dikonsumsi secara oral ataupun krim dari dokter.

3. Trikomoniasis

Parasit yang bernama Trichomonas vaginalis dapat menjadi penyebab vagina gatal. Parasit ini dapat ditularkan secara seksual dan biasanya menginfeksi pria maupun wanita.

Pada pria, gejala infeksi trikomoniasis mungkin tidak terlihat, tetapi pada wanita, gejala infeksi mungkin akan muncul, salah satunya adalah miss v gatal dan iritasi. Trikomoniasis dapat diobat dengan medikasi tinidazole atau metronidazole melalui resep dokter.

4. Lichen Sclerosus

Lichen sclerosus menyebabkan munculnya bercak-bercak putih pada organ intim yang dapat menjadi penyebab vagina gatal dan meradang. Kondisi kulit ini sangat langka dan biasanya muncul pada wanita yang sudah menopause.

Kondisi ini tidak dapat disembuhkan tetapi bisa diatasi dengan penggunaan krim steroid. Penderita lichen sclerosus perlu menggunakan krim tersebut secara teratur selama beberapa bulan sampai gejala mereda.

5. Penyakit yang Menular Secara Seksual

Selain trikomoniasis, penyakit yang menular secara seksual lainnya juga dapat menjadi penyebab dari vagina gatal.

Beberapa contoh penyakit menular seksual yang bisa memici miss v gatal adalah, gonore, klamidia, herpes kelamin, kutil kelamin, dan sebagainya.

Pengobatan dari penyakit menular seksual harus disesuaikan dengan jenis penyakit yang memicu gatal di kemaluan, karena periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

6. Menopause

Menopause tidak hanya ditandai dengan berhentinya menstruasi, tetapi juga menurunnya hormon estrogen pada wanita. Penurunan estrogen dapat membuat dinding vagina mengering dan menipis yang menjadi penyebab vagina gatal.

Serupa dengan lichen sclerosus, gatal di sekitar kemaluan akibat menopause tidak dapat disembuhkan. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan krim steroid, krim anestesi, dan antihistamin.

Alternatif lainnya adalah dengan menjalani terapi hormon. Akan tetapi, terdapat efek samping dari terapi hormon, karenanya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum menjalani terapi hormon.

7. Kanker vulva

Meskipun jarang terjadi, penyebab vagina gatal dapat dikarenakan kanker vulva. Gatal di kemaluan adalah salah gejala dari kanker yang menggerogoti bagian luar alat kelamin wanita, seperti bagian pinggiran vagina atau klitoris.

Kanker vulva biasanya tidak menujukkan gejala yang jelas, tetapi selain rasa gatal di sekitar kemaluan, Anda bisa mengalami rasa nyeri di bagian luar vagina dan pendarahan.

Pengobatan kanker vulva akan lebih efektif bila diperiksa dan ditangani secepatnya. Oleh karenanya, jika Anda mengalami miss v gatal yang disertai tanda-tanda di atas, sebaiknya periksakan ke dokter.

8. Alergi

Tidak semua penyebab vagina gatal disebabkan oleh penyakit atau organisme tertentu, alergi akan suatu hal juga dapat memicu rasa gatal di sekitar kemaluan.

Sabun, kondom, deterjen, pelembut pakaian, tisu, dan sebagainya dapat mengiritasi vagina jika tidak cocok digunakan. Iritasi tersebutlah yang menyebabkan miss v gatal.

Anda bisa mengatasinya dengan mengetahui penyebab alergi Anda. Setelah mengetahuinya, hindari benda yang menimbulkan alergi tersebut.

Kapan Anda perlu berkonsultasi ke dokter?

Tidak semua penyebab vagina gatal berbahaya dan perlu diperiksa ke dokter. Akan tetapi, Anda sangat disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika:

  • cairan vagina berbau dan menyebabkan rasa gatal di kemaluan.
  • berhubungan seksual dengan banyak orang.
  • pernah mengalami infeksi vagina.
  • mengalami demam, menggigil atau rasa sakit di panggul.
  • gejala yang dialami tidak kunjung membaik meskipun telah menggunakan obat anti-jamur yang dijual secara bebas.

Itu dia keteranganmengenai penyebab timbulnya gatal pada area kemaluan wanita.

CDC. https://www.cdc.gov/std/trichomonas/stdfact-trichomoniasis.htm
Diakses pada 10 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/vaginal-itching
Diakses pada 10 Desember 2019

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vaginitis/symptoms-causes/syc-20354707
Diakses pada 10 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/yeast-infection/diagnosis-treatment/drc-20379004
Diakses pada 10 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-itching-burning-irritation#1
Diakses pada 10 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lichen-sclerosus/symptoms-causes/syc-20374448
Diakses pada 10 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/trichomoniasis/symptoms-causes/syc-20378609
Diakses pada 10 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322587.php
Diakses pada 10 Desember 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/lichen-sclerosus/
Diakses pada 10 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/sexual-health-vaginal-infections#1
Diakses pada 10 Desember 2019

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/what-is-bacterial-vaginosis#2
Diakses pada 10 Desember 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed