Tulang rusuk sakit saat hamil dapat disebabkan oleh tekanan dari janin, batu empedu, nyeri ulu hati, hingga posisi janin.
25 Okt 2021
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Tulang rusuk sakit saat hamil dapat disebabkan oleh tubuh janin yang kian berkembang.
Table of Content
Selain merasa mual dan muntah-muntah di pagi hari, ada beberapa keluhan lainnya yang kerap dirasakan oleh ibu hamil, salah satunya tulang rusuk sakit.
Advertisement
Tulang rusuk sakit saat hamil dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti kemunculan batu empedu, nyeri ulu hati, perubahan muskuloskeletal (otot, jaringan ikat, tulang, dan sendi), hingga posisi janin.
Mari kita telusuri lebih lanjut seputar penyebab tulang rusuk sakit saat hamil dan cara menanganinya berikut ini.
Tulang rusuk sakit saat hamil dianggap normal, terutama pada trimester ketiga ketika tubuh janin membesar. Meski begitu, kondisi ini juga dapat terjadi saat usia kehamilan muda. Berikut adalah beberapa penyebab nyeri tulang rusuk saat hamil yang perlu Anda ketahui.
Dikutip dari Medical News Today, sakit tulang rusuk saat hamil 9 bulan dapat disebabkan oleh tekanan dari janin yang berkembang. Pasalnya, rahim terus membesar seiring berkembangnya tubuh janin pada trimester kedua dan ketiga. Situasi ini bisa menyebabkan tulang rusuk tertekan dan mengundang rasa sakit.
Berat badan janin yang terus meningkat pun dapat membuat otot di sekitar perut menjadi tegang dan mengakibatkan otot-otot tulang rusuk tertekan.
Umumnya, rasa sakit di tulang rusuk yang terjadi akibat berkembangnya tubuh janin hanya bersifat ringan atau sedang. Jika rasa sakit semakin parah, konsultasikan masalah ini ke dokter.
Posisi janin dapat berubah di akhir trimester dua. Kepala janin bisa berpindah ke bagian bawah dan kedua kakinya menekan ke arah tulang rusuk.
Situasi ini dapat mengundang rasa sakit pada tulang rusuk. Ditambah lagi, kaki dan tangan janin sudah bisa bergerak dan mengakibatkan berbagai bagian tubuh, termasuk tulang rusuk, merasakan sakit.
Jenis sakit pada tulang rusuk ini umumnya dapat terasa di bagian bawah payudara.
Mungkin belum banyak wanita hamil yang tahu bahwa kehamilan dapat meningkatkan risiko batu empedu. Hal ini terjadi karena kadar hormon estrogen meningkat dan tubuh kesulitan untuk mengosongkan kantong empedu.
Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Annals of Hepatology menyatakan, sekitar 12 persen wanita hamil dapat mengalami batu empedu.
Terkadang, batu empedu tidak memunculkan gejala. Namun jika gejalanya muncul, rasa sakit dapat terasa di bagian perut kanan atas.
Batu empedu bisa muncul kapan saja saat hamil. Dokter dapat merekomendasikan wanita untuk melakukan operasi untuk mengangkatnya setelah melahirkan.
Wanita hamil memiliki risiko yang tinggi mengidap infeksi saluran kemih, terutama pada trimester ketiga.
Sebab, kehamilan dapat mengubah bakteri di dalam saluran kemih. Sedangkan wanita hamil dapat kesulitan mengosongkan kandung kemih jika janin terus menekannya. Berbagai faktor inilah yang kemudian dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
Jika tidak ditangani, infeksi saluran kemih dapat menyebabkan rasa nyeri pada ginjal, yang sering disalahartikan sebagai sakit pada tulang rusuk.
Segeralah datang ke dokter jika berbagai gejala di bawah ini muncul:
Selama hamil, tubuh wanita dapat memproduksi hormon bernama relaksin. Hormon ini bertanggung jawab untuk membantu otot dan ligamen bersiap dalam menghadapi persalinan.
Hormon relaksin dapat mengundang rasa sakit di berbagai bagian tubuh, termasuk di bawah tulang rusuk.
Ditambah lagi, hormon ini juga bisa menyebabkan nyeri ulu hati karena dapat memicu kerongkongan menjadi lebih rileks sehingga menyebabkan asam lambung naik.
Nyeri ulu hati dapat terjadi sejak awal kehamilan hingga nanti menjelang persalinan.
Tulang rusuk kiri sakit saat hamil muda dapat terjadi akibat sembelit atau konstipasi. Kondisi medis ini bisa mengundang nyeri perut dan terganggunya kelancaran buang air besar (BAB).
Terkadang, sembelit dapat mengundang rasa nyeri di bagian atas perut, tepat di bawah tulang rusuk.
Cobalah konsumsi lebih banyak cairan dan makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah untuk mengatasi sembelit.
Cara mengatasi rusuk sakit saat hamil dapat dilakukan dengan mengobati berbagai kondisi medis yang menyebabkannya.
Namun, jika rasa nyeri tulang rusuk datang akibat tubuh janin yang terus berkembang, cobalah beberapa tips di bawah ini.
Jika rasa sakit pada tulang rusuk semakin parah dan tak tertahankan, segeralah datang ke dokter untuk memeriksakan diri.
Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
Advertisement
Referensi
Artikel Terkait
Beberapa manfaat tomat untuk ibu hamil adalah membantu penyerapan zat besi, meningkatkan energi, membantu mencegah kerusakan sel, mencegah cacat bawaan lahir, dan masih banyak lagi.
Selama ini, kita sering mendengar berbagai buah yang dilarang untuk ibu hamil. Namun, apakah buah-buahan itu benar-benar berbahaya bagi janin? Berikut ini penjelasannya.
Letak plasenta normal sangat memengaruhi proses persalinan Anda. Posisi plasenta yang normal pada ibu hamil adalah berada di bagian depan, belakang, atau sisi samping dari rahim.
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Lizsa Oktavyanti
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved