Trombosit Tinggi, Ini Penyebab yang Mungkin Anda Alami

(0)
08 Oct 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Trombosit tinggi atau kelebihan sel darah bisa terjadi akibat perdarahan maupun infeksi.Trombosit tinggi dapat muncul akibat mutasi genetik.
Memiliki kadar trombosit normal di dalam tubuh adalah hal yang penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Pasalnya jika trombosit tinggi, Anda berpeluang terkena stroke, serangan jantung, maupun penggumpalan darah di pembuluh arteri dan vena.Trombosit tinggi alias trombositosis terjadi karena jumlah trombosit di dalam tubuh yang melewati ambang batas normal. Pada kondisi normal, manusia memiliki 100.000-400.00 trombosit. Namun, jumlah trombosit Anda bisa lebih dari 400.000 karena berbagai hal.Trombosit adalah sel darah memiliki fungsi untuk membekukan darah. Biasanya proses ini terjadi ketika tubuh sedang mengalami luka, sehingga trombosit membekukan darah agar tidak terjadi perdarahan. Namun jumlah trombosit yang berlebihan, berisiko menimbulkan penyumbatan pembuluh darah lebih banyak pada tubuh.

Apa saja penyebab trombosit tinggi?

Hati-hati, infeksi bisa timbulkan trombosit tinggi.
Trombosit merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh sumsum tulang (jaringan mirip spons yang ada di dalam tulang). Ketika produksi trombosit di sumsum tulang berlebihan, maka Anda akan mengalami trombositosis atau trombosit tinggi tadi.Biasanya, sumsum tulang belakang terpicu untuk memproduksi trombosit terlalu banyak jika Anda menderita kondisi tertentu, seperti:

1. Perdarahan akut

Trombosit pada dasarnya bertugas untuk membantu sel darah membeku atau menggumpal sehingga pendarahan yang Anda alami akan cepat berhenti. Jadi, wajar jika sumsum tulang memproduksi lebih banyak trombosit dari biasanya ketika Anda tengah mengalami pendarahan akut atau kehilangan darah dalam jumlah banyak dalam waktu cepat.

2. Anemia hemolitik

Jenis anemia ini terjadi karena tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat dibanding kemampuan sumsum tulang belakang dalam memproduksinya. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kelainan darah atau penyakit autoimun.

3. Peradangan

Peradangan yang dapat membuat Anda mengalami trombosit tinggi antara lain arthritis reumatoid, sarkoidosis, atau penyakit peradangan usus. Trombosit biasanya akan kembali normal jika peradangan ini ditangani hingga sembuh.

4. Infeksi

Infeksi adalah salah satu penyebab trombosit tinggi pada anak-anak maupun orang dewasa. Kenaikan jumlah trombosit akibat infeksi pun bisa sangat ekstrem, yakni hingga 1 juta sel per mikroliter.Kendati demikian, kebanyakan orang tidak mengalami gejala apapun (asimtomatis) saat mengalaminya. Kenaikan jumlah trombosit pun bisa berangsur normal kembali, meski mungkin memerlukan waktu yang relatif lama hingga beberapa minggu.

5. Defisiensi zat besi

Trombosit tinggi sering terjadi pada pengidap anemia.
Trombositosis juga kerap ditemukan pada penderita anemia karena defisiensi zat besi, meski penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui. Untungnya, kadar trombosit bisa kembali normal jika pasien anemia ini mengonsumsi suplemen zat besi.

6. Kelainan atau kehilangan limpa

Trombosit juga disimpan di limpa. Ketika limpa mengalami kerusakan (asplenia fungsional) atau rusak kemudian diangkat melalui operasi splenektomi, maka tidak ada lagi organ yang menampung sebagian trombosit di dalam tubuh.Trombosit tinggi adalah salah satu efek samping yang kerap dialami oleh pasien setelah menjalani operasi pengangkatan limpa. Sebagian besar pasien hanya mengalami efek ringan hingga sedang. Namun 5% pasien mengalami komplikasi berat yang sampai mengakibatkan terjadinya penggumpalan darah akibat naiknya kadar trombosit ini.

7. Kanker

Trombositosis juga bisa menjadi efek sekunder ketika sel kanker berkembang di tubuh atau disebut trombositosis paraneoplastik. Kondisi ini lebih sering terjadi pada tumor padat, seperti kanker paru-paru, karsinoma hepatoseluler (hati), kanker ovarium, dan kanker kolorektal, serta pada pasien leukemia myelogenous kronis (CML).

8. Kelainan genetik

Dalam kasus yang langka, trombosit tinggi juga bisa disebabkan oleh adanya kelainan genetik di dalam pembentukan trombosit itu sendiri. Kondisi ini dinamakan trombositemia primer, trombositemia esensial atau trombositosis primer.Trombositemia primer biasanya terjadi pada usia di atas 50 tahun atau beberapa wanita dengan umur lebih muda. Kondisi trombosit tinggi ini biasanya bukan karena keturunan, melainkan adanya mutasi gen (somatik) yang membuat sumsum tulang memproduksi trombosit dalam jumlah banyak dan berlebihan.Kadang kala, tidak ditemukan mutasi genetik pada penderita trombositemia primer. Namun di beberapa kasus, kondisi ini juga bisa diturunkan kepada anak atau disebut trombositemia esensial familial dengan peluang 50% pada setiap anak yang menjadi keturunannya.

Bagaimana cara mengetahui penyebab trombosit tinggi?

Tes darah lengkap penting untuk ketahui pemicu trombosit tinggi.
Dokter melakukan diagnosis awal trombositosis lewat tes fisik berupa pemeriksaan limpa. Jika limpa membesar atau bengkak, apalagi disertai gejala lain seperti memar dan mimisan, bisa jadi Anda sedang mengalami trombosit tinggi.Untuk memastikannya, dokter akan meminta Anda menjalani tes darah lengkap untuk menghitung jumlah trombosit. Jika nilainya tinggi, Anda akan diminta untuk mengulangi tes tersebut beberapa hari kemudian, demi melihat potensi penyebab naiknya trombosit yang membahayakan kesehatan.Sementara itu untuk memastikan keberadaan trombositosis primer atau sekunder, dokter bisa merekomendasikan biopsi maupun tes genetik. Konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan pemeriksaan terhadap penyebab trombosit tinggi yang tepat.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang kondisi trombosit tinggi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
trombosissel darahtrombositemia dan trombositosistrombositsel darah merah
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13350-thrombocytosis
Diakses pada 24 September 2020
UCSF. https://www.ucsfhealth.org/medical-tests/003647
Diakses pada 24 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/thrombocytosis/symptoms-causes/syc-20378315
Diakses pada 24 September 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/things-that-elevate-your-platelet-count-401336
Diakses pada 24 September 2020
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/blood-disorders/myeloproliferative-disorders/essential-thrombocythemia?query=essential%20thrombocythemia
Diakses pada 24 September 2020
Rare Diseases. https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/6594/essential-thrombocythemia
Diakses pada 24 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait