Penyebab Tremor Bukan Hanya Penyakit Parkinson


Tremor adalah gemetar yang terjadi pada tubuh atau anggota badan yang tidak bisa kita kontrol. Penyebab tremor bisa merupakan hal yang normal, seperti penuaan, kedinginan, dan emosi (misalnya, ketakutan atau kemarahan). Namun ada juga berbagai kondisi medis yang jadi pemicunya.

0,0
04 Sep 2019|Armita Rahardini
Tremor bisa ditandai dengan tangan yang bergetar saat menulis, makan ataupun melakukan kegiatan lainnyaTremor bisa ditandai dengan tangan yang bergetar tak beraturan
Tremor adalah gerakan berulang atau gemetar pada salah satu atau beberapa bagian tubuh yang terjadi secara refleks dan tidak bisa dikendalikan. Penyebab terjadinya tremor adalah adanya gangguan di bagian otak yang mengontrol gerakan-gerakan otot tubuh. Tremor bisa terjadi kapan saja pada anggota tubuh dan tidak selalu merupakan gangguan serius. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai tremor yang perlu diketahui.

Apa penyebab tremor?

Secara umum, penyebab tremor adalah adanya gangguan di bagian dalam otak yang mengontrol pergerakan. Sebagian besar jenis tremor tidak diketahui penyebabnya, namun pada beberapa orang, kondisi ini diyakini dipengaruhi oleh riwayat orang tua alias penyakit keturunan.Tremor bisa muncul sebagai kondisi tunggal maupun sebagai gejala dari penyakit tertentu, seperti multiple sclerosis, stroke, cedera otak, maupun penyakit degeneratif seperti Parkinson.Selain itu, tremor juga bisa terjadi sebagai efek samping obat-obatan tertentu, penyalahgunaan alkohol, keracunan merkuri, gangguan kelenjar tiroid, gagal ginjal, dan serangan panik atau gangguan kecemasan.

Jenis-jenis tremor

Jenis-jenis tremor yang perlu diketahui
Tremor terbagi menjadi dua jenis
Kondisi tremor terbagi dalam dua jenis berikut:
  • Resting tremor

Tremor jenis ini terjadi saat Anda sedang duduk atau berbaring, dan tidak bergerak. Resting tremor biasanya hanya memengaruhi tangan dan jari-jemari.Saat orang yang mengalami resting tremor mulai bergerak atau beraktivitas, gemetaran akan berhenti dengan sendirinya.
  • Action tremor

Action tremor terjadi ketika anggota tubuh sedang melakukan gerakan. Misalnya, ketika menahan tangan atau kaki dalam posisi terentang tanpa penyangga selama beberapa waktu, menulis, dan mengontraksikan otot berkali-kali sampai otot lelah. 

Kategori tremor berdasarkan penyebabnya

Kategori tremor berdasarkan penyebabnya
Tremor bisa dibagi menjadi tujuh berdasarkan penyebabnya
Tremor dikategorikan berdasarkan penyebabnya dan bagaimana penampakan kondisi gemetar yang terjadi. Beberapa kategori yang paling umum meliputi:
  • Tremor esensial

Penderita tremor esensial akan mengalami gemetaran pada kedua sisi tubuh, dan lebih jelas terlihat pada kedua tangan. Banyak penderitanya yang menganggap tremor ini hanya gangguan ringan, yang menetap selama bertahun-tahun.Belum diketahui penyebab tremor esensial secara pasti. Tapi para pakar menduga faktor genetik berperan sebagai pemicunya.Gejala tremor ini bisa muncul kapan saja pada masa usia dewasa. Gejala juga bisa makin parah seiring proses penuaan.Bila gejala tremor cukup parah, penderita dapat mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Misalnya, mengangkat barang, menulis, mengetik, serta memegang cangkir dan peralatan makan.
  • Tremor distonik

Penyebab tremor ini adalah distonia, yaitu kelainan pergerakan tubuh akibat kesalahan pesan dari otak sehingga otot menjadi terlalu aktif.Gejala tremor distonik yang terlihat meliputi postur tubuh tidak wajar atau gerakan otot berulang-ulang tanpa dikehendaki. Tremor ini umum dialami oleh orang dewasa muda hingga paruh baya, dan bisa terjadi pada otot mana saja di tubuh. 
  • Tremor serebelum

Gemetaran yang menjadi gejala tremor serebelum akan jelas terlihat pada tangan dan kaki. Sementara penyebab tremor ini adalah adanya kerusakan pada serebelum (otak kecil) dan jalur-jalurnya ke bagian lain di otak akibat stroke atau tumor.Kerusakan juga bisa disebabkan oleh penyakit multiple sclerosis dan penyakit-penyakit degeneratif lain, maupun akibat kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan. 
  • Tremor fisiologis

Tremor kategori ini bisa dialami oleh orang-orang yang tidak mempunyai masalah kesehatan. Getaran tremor umumnya tidaklah terlihat jelas karena hanya berupa gemetar halus di kedua tangan dan jari-jemari.Penyebab tremor ini bukanlah suatu penyakit, melainkan sekedar fenomena dari organ-organ tubuh yang sedang bekerja. 
Tremor psikogenik bisa terjadi karena stres
Tremor psikogenik disebabkan oleh stres
  • Tremor psikogenik

Gejala tremor psikogenik bisa muncul secara mendadak dan memengaruhi seluruh tubuh. Kondisi gemetaran akan makin parah saat penderitanya stres dan bisa mereda saat tekanan mental teralihkan.Penyebab tremor psikogenik biasanya adalah gangguan kejiwaan, seperti depresi atau stres pascatrauma
  • Tremor Parkinson

Dari namanya, bisa ditebak bahwa penyebab tremor ini adalah penyakit Parkinson. Gejala tremor Parkinson meliputi  salah satu atau kedua tangan gemetar saat sedang diam.Awalnya, tremor terjadi pada salah satu sisi tubuh. Seiring dengan berkembangnya penyakit, tremor akan menyebar ke kedua sisi tubuh. 
  • Tremor ortostatis

Penyebab tremor ortostatis tidaklah diketahui. Tremor kategori ini termasuk yang jarang terjadi.Gejala tremor ortostatis berupa kontraksi otot yang sangat cepat dan terjadi di kaki saat penderitanya sedang berdiri. Getaran otot yang terjadi sangat cepat itu tidak terlihat, tapi bisa dirasakan. Kondisi ini membuat penderita merasa limbung saat berdiri. 

Pengobatan yang tepat untuk tremor

Pengobatan tremor bisa berbeda-beda tergantung dari penyebabnya, seperti berikut ini:

1. Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang memang khusus dibuat untuk meredakan tremor, seperti beta blocker, obat penenang dan obat kejang. Dokter akan memilih jenis obat yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Perlu diingat, obat untuk meredakan tremor tidak bisa dibeli bebas dan harus melalui resep dokter.

2. Suntik botox

Selain sebagai prosedur kecantikan, suntik botox juga bisa membantu meredakan tremor. Namun, tidak semua jenis tremor bisa reda dengan prosedur ini. Hanya tremor wajah dan kepala lah yang dapat diobati dengan suntik botox.

3. Terapi fisik

Dengan menjalani terapi fisik, otot-otot di tubuh akan semakin kuat dan koordinasinya pun akan semakin meningkat. Pada tremor yang memang terjadi akibat gangguan pergerakan otot, metode ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan meredakan keparahan.

4. Operasi stimulasi otak

Apabila tremor yang Anda alami sudah sangat mengganggu kegiatan sehari-hari, maka operasi bisa menjadi jalan yang akan dipilih dokter untuk meredakan kondisi tersebut. Pada operasi ini, dokter akan memasang alat khusus di otak yang dapat membantu mengurangi keparahan tremor.Pada dasarnya, tremor bukanlah kondisi yang mengancam nyawa. Bagi sebagian orang, tremor hanyalah gangguan ringan yang tidak memerlukan pengobatan. Namun bagi sebagian lainnya, tremor dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Perawatan untuk mengatasi gemetaran yang terjadi, tergantung dari diagnosis akurat dari dokter mengenai penyebab tremor. Jika kondisi medis di balik tremor bisa diobati, getaran-getaran otot ini biasanya turut menghilang setelah penyakit tersebut disembuhkan. 
tremormasalah sarafparkinson
Healthline. https://www.healthline.com/health/tremor#causes
Diakses pada 29 Agustus 2019
National Institute of Neurological Disorders and Stroke. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/Patient-Caregiver-Education/Fact-Sheets/Tremor-Fact-Sheet
Diakses pada 29 Agustus 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait