Tangan gemetar bisa saja memiliki penyebab tremor yang berbeda bila gemetaran terjadi di bagian lain tubuh
Tangan gemetar bisa menjadi salah satu bentuk tremor

Definisi dari tremor adalah gerakan ritmis atau beraturan yang tidak disengaja dan tidak bisa dikendalikan pada tubuh atau anggota tubuh. Penyebab tremor secara umum adalah adanya gangguan di bagian otak yang mengontrol gerakan-gerakan otot tubuh. 

Tremor bisa terjadi kapan saja pada anggota tubuh dan tidak selalu merupakan gangguan serius. Penyebab tremor bisa digolongkan menjadi empat, yaitu efek samping dari penggunaan obat-obatan, adanya penyakit tertentu, adanya cedera, serta konsumsi kafein. 

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab tremor, ada baiknya Anda mengetahui jenis tremor terlebih dahulu.

Kenali dulu jenis-jenis tremor

 

Kondisi tremor terbagi dalam dua jenis berikut:

 

  • Resting tremor

 

Tremor jenis ini terjadi saat Anda sedang duduk atau berbaring, dan tidak bergerak. Resting tremor biasanya hanya memengaruhi tangan dan jari-jemari.

Saat orang yang mengalami resting tremor mulai bergerak atau beraktivitas, gemetaran akan berhenti dengan sendirinya.

 

  • Action tremor

 

Action tremor terjadi ketika anggota tubuh sedang melakukan gerakan. Misalnya, ketika menahan tangan atau kaki dalam posisi terentang tanpa penyangga selama beberapa waktu, menulis, dan mengontraksikan otot berkali-kali sampai otot lelah. 

Kategori berdasarkan penyebab tremor

Tremor dikategorikan berdasarkan penyebabnya dan bagaimana penampakan kondisi gemetar yang terjadi. Beberapa kategori yang paling umum meliputi:

 

  • Tremor esensial

 

Penderita tremor esensial akan mengalami gemetaran pada kedua sisi tubuh, dan lebih jelas terlihat pada kedua tangan. Banyak penderitanya yang menganggap tremor ini hanya gangguan ringan, yang menetap selama bertahun-tahun.

Belum diketahui penyebab tremor esensial secara pasti. Tapi para pakar menduga faktor genetik berperan sebagai pemicunya.

Gejala tremor ini bisa muncul kapan saja pada masa usia dewasa. Gejala juga bisa makin parah seiring proses penuaan.

Bila gejala tremor cukup parah, penderita dapat mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Misalnya, mengangkat barang, menulis, mengetik, serta memegang cangkir dan peralatan makan.

 

  • Tremor distonik

 

Penyebab tremor ini adalah distonia, yaitu kelainan pergerakan tubuh akibat kesalahan pesan dari otak sehingga otot menjadi terlalu aktif.

Gejala tremor distonik yang terlihat meliputi postur tubuh tidak wajar atau gerakan otot berulang-ulang tanpa dikehendaki. Tremor ini umum dialami oleh orang dewasa muda hingga paruh baya, dan bisa terjadi pada otot mana saja di tubuh. 

 

  • Tremor serebelum

 

Gemetaran yang menjadi gejala tremor serebelum akan jelas terlihat pada tangan dan kaki. Sementara penyebab tremor ini adalah adanya kerusakan pada serebelum (otak kecil) dan jalur-jalurnya ke bagian lain di otak akibat stroke atau tumor.

Kerusakan juga bisa disebabkan oleh penyakit multiple sclerosis dan penyakit-penyakit degeneratif lain, maupun akibat kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan. 

 

  • Tremor fisiologis

 

Tremor kategori ini bisa dialami oleh orang-orang yang tidak mempunyai masalah kesehatan. Getaran tremor umumnya tidaklah terlihat jelas karena hanya berupa gemetar halus di kedua tangan dan jari-jemari.

Penyebab tremor ini bukanlah suatu penyakit, melainkan sekedar fenomena dari organ-organ tubuh yang sedang bekerja. 

 

  • Tremor Parkinson

 

Dari namanya, bisa ditebak bahwa penyebab tremor ini adalah penyakit Parkinson. Gejala tremor Parkinson meliputi  salah satu atau kedua tangan gemetar saat sedang diam.

Awalnya, tremor terjadi pada salah satu sisi tubuh. Seiring dengan berkembangnya penyakit, tremor akan menyebar ke kedua sisi tubuh. 

 

  • Tremor psikogenik

 

Gejala tremor psikogenik bisa muncul secara mendadak dan memengaruhi seluruh tubuh. Kondisi gemetaran akan makin parah saat penderitanya stres dan bisa mereda saat tekanan mental teralihkan.

Penyebab tremor psikogenik biasanya adalah gangguan kejiwaan, seperti depresi atau stres pascatrauma

 

  • Tremor ortostatis

 

Penyebab tremor ortostatis tidaklah diketahui. Tremor kategori ini termasuk yang jarang terjadi.

Gejala tremor ortostatis berupa kontraksi otot yang sangat cepat dan terjadi di kaki saat penderitanya sedang berdiri. Getaran otot yang terjadi sangat cepat itu tidak terlihat, tapi bisa dirasakan. Kondisi ini membuat penderita merasa limbung saat berdiri. 

Pada dasarnya, tremor bukanlah kondisi yang mengancam nyawa. Bagi sebagian orang, tremor hanyalah gangguan ringan yang tidak memerlukan pengobatan. Namun bagi sebagian lainnya, tremor dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Perawatan untuk mengatasi gemetaran yang terjadi, tergantung dari diagnosis akurat dari dokter mengenai penyebab tremor. Jika kondisi medis di balik tremor bisa diobati, getaran-getaran otot ini biasanya turut menghilang setelah penyakit tersebut disembuhkan. 

Healthline. https://www.healthline.com/health/tremor#causes
Diakses pada 29 Agustus 2019

National Institute of Neurological Disorders and Stroke. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/Patient-Caregiver-Education/Fact-Sheets/Tremor-Fact-Sheet
Diakses pada 29 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed