Testis Bengkak dan 10 Penyebabnya

(0)
Testis bengkak disertai rasa nyeri dan terdapat banyak penyebabnyaTestis bengkak dapat mengindikasikan adanya hidrokel.
Testis bengkak sering menyebabkan rasa khawatir. Kondisi ini dapat disertai rasa nyeri ataupun tidak. Tidak hanya testis, kantong pembungkus testis, yang dikenal sebagai skrotum, ternyata juga dapat membengkak.Terdapat banyak penyebab testis dan/atau skrotum membengkak, misalnya reaksi radang akibat infeksi, trauma, atau pertumbuhan sel abnormal tumor. Jika Anda mengalami testis bengkak, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. Jika pembengkakan disertai rasa nyeri, Anda harus berkonsultasi segera untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

10 penyebab testis bengkak yang harus diwaspadai

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan testis bengkak:

1. Trauma

Sekitar 85% kasus trauma pada testis adalah trauma tumpul, seperti pada cedera olahraga, pukulan atau tendangan langsung, kecelakaan berkendara, atau terjepit. Trauma menyebabkan pembengkakan dan lebam pada testis dan skrotum. Cedera yang lebih berat membutuhkan penanganan segera.

2. Torsio Testis

Torsio testis adalah kegawatan yang membutuhkan tindakan operasi segera. Testis di dalam skrotum terpuntir sehingga menyumbat aliran darah. Jika dibiarkan, maka sel-sel testis dan skrotum tidak mendapatkan asupan darah dan berakhir pada kematian sel. Selain pembengkakan testis, kondisi ini juga menyebabkan nyeri hebat pada testis. Torsio testis dapat terjadi pada pria semua umur, tetapi paling sering pada bayi baru lahir dan anak laki-laki usia 12-18 tahun.Torsi testis dapat ditangani lewat prosedur operasi. Nantinya, dokter akan memperbaiki kondisi korda spermatika yang terpelintir itu, guna memulihkan aliran darah ke testis. Sebab, jika aliran darah itu terputus selama enam jam, jaringan testis bisa mati.

3. Tumor Testis

Pembesaran testis akibat tumor biasanya tidak disertai dengan nyeri. Pembengkakan ini biasanya terjadi pada salah satu testis saja. Namun, kondisi ini akan berangsur memburuk dengan gejala yaitu nyeri pada testis, dan punggung belakang, dan penurunan berat badan yang drastis.Untuk mengatasi testis bengkak akibat tumor, dokter biasanya akan melakukan prosedur pengangkatan testis dari pasiennya. Jika sel kankernya sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, dokter juga bisa memberikan pengobatan kemoterapi.Setelah melakukan prosedur operasi, dokter juga menyarankan pasien untuk terus melakukan terapi radiasi maupun kemoterapi.

4. Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah balik vena pada testis. Varikokel dikaitkan dengan penurunan kesuburan pria. Varikokel dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu varikokel kecil, sedang, dan besar. Varikokel berukuran besar yang secara nyata menyebabkan pembengkakan testis. Sekitar 80-90% varikokel terjadi pada testis kiri.Tidak ada obat yang bisa mengobati atau mencegah varikokel. Biasanya, dokter akan memberikan obat pereda rasa nyeri seperti ibuprofen untuk mengatasi rasa nyerinya. Jika dibutuhkan, prosedur operasi juga akan dilakukan.

5. Orkitis

Radang pada testis paling sering disebabkan oleh infeksi. Orkitis dapat merupakan gejala penyakit menular seksual akibat infeksi gonorrhea, klamidia, dan sifilis. Pada anak laki-laki, orkitis dapat disebabkan oleh penyakit gondongan (mumps). Orkitis juga seringkali terjadi bersamaan dengan epididymitis atau infeksi saluran yang membawa sperma pada testis.Testis bengkak akibat orkitis dapat diatasi dengan antibiotik, terutama jika penyebabnya adalah infeksi bakteri.

6. Hidrokel

Hidrokel adalah pembesaran skrotum akibat penumpukan cairan pada lapisan pembungkus testis. Kondisi ini biasanya dapat hilang dengan sendirinya dan tidak menyebabkan nyeri.Hidrokel yang tak kunjung hilang harus diatasi dengan prosedur operasi. Dokter bedah akan memberikan obat bius pada pasiennya, kemudian prosedur operasi akan dilakukan guna mengangkat hidrokel.

7. Hernia

Hernia seringkali menyertai hidrokel. Hernia (inguinalis) adalah keadaan di mana sebagian usus halus turun dari rongga abdomen, masuk ke dalam skrotum. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan dan membutuhkan operasi karena usus berisiko terjepit.Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi hernia adalah prosedur operasi. Namun, sebelum melakukannya, dokter akan melihat seberapa besar hernia yang ada di tubuh pasien.

8. Epididimitis

Epididimitis adalah struktur menyerupai pipa pada testis yang berfungsi sebagai jalur keluarnya sperma dari testis. Radang pada epididimitis dapat menyebabkan pembengkakan. Penyebab epididimitis antara lain: infeksi, kelainan bentuk saluran kencing dan alat kelamin, atau pembesaran prostat.Epididimitis dapat diatasi dengan obat antibiotik, obat pereda rasa nyeri, obat antiradang, hingga istirahat. Untuk mengatasi rasa nyeri akibat epididimitis, Anda juga boleh menempelkan kompres dingin ke skrotum dan mencegah aktivitas berat.

9. Gagal Jantung atau Gagal Ginjal

Dalam kondisi jantung tidak mampu memompa darah dengan baik (gagal jantung), aliran darah dalam tubuh terganggu sehingga terjadi penumpukan cairan. Gangguan fungsi ginjal juga dapat menyebabkan penumpukan cairan karena terganggunya fungsi pembuangan cairan. Penumpukan cairan dapat terjadi, terutama pada bagian tubuh yang jaringannya bersifat longgar, seperti pada skrotum. Penumpukan cairan ini menyebabkan pembengkakan.

10. Abses Skrotum

Pembentukan abses (kantong berisi nanah) pada skrotum biasanya diawali dengan infeksi pada kulit skrotum, misalnya folikel rambut skrotum yang mengalami infeksi, atau dapat juga infeksi pada luka di kulit skrotum. Abses skrotum juga dapat diawali dengan penyakit menular seksual. Skrotum tampak membengkak dan kemerahan, dapat disertai gejala lain seperti frekuensi (keinginan untuk berkemih yang sering), urgensi (perasaan seperti ingin berkemih yang tidak dapat ditahan), nyeri ketika berkemih, dan keluarnya cairan dari penis.

Catatan dari SehatQ:

Testis bengkak bukanlah kondisi medis yang boleh disepelekan. Selain mengganggu aktivitas dan menyebabkan munculnya rasa nyeri, ditakutkan testis bengkak bisa mengganggu fungsi seksual pria. Maka dari itu, jangan ragu untuk datang ke dokter dan bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
nyeri testishidrokel
Medicinenet. https://www.medicinenet.com/swollen_testicles/symptoms.htm
Diakses pada April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/swelling-of-scrotum
Diakses pada April 2019
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/438591-overview#a8
Diakses pada April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/men/inflammation-testicle-orchitis#1-2
Diakses pada April 2019
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1949750-overview
Diakses pada April 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/testicular-torsion#treatment
Diakses pada 15 Oktober 2020
Cancer. https://www.cancer.net/cancer-types/testicular-cancer/types-treatment#:~:text=The%20first%20treatment%20for%20testicular,radiation%20therapy%20may%20be%20recommended.
Diakses pada 15 Oktober 2020
Urology Health. https://www.urologyhealth.org/urologic-conditions/varicoceles#:~:text=There%20are%20no%20drugs%20to,a%20non%2Dsurgical%20treatment%20option.
Diakses pada 15 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/orchitis/diagnosis-treatment/drc-20375865#:~:text=Antibiotics%20are%20needed%20to%20treat,that%20the%20infection%20is%20gone.
Diakses pada 15 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hydrocele/diagnosis-treatment/drc-20363971#:~:text=A%20hydrocele%20that%20doesn't,abdomen%20to%20remove%20the%20hydrocele.
Diakses pada 15 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/hernia#treatment
Diakses pada 15 Oktober 2020.
Healthline. https://www.healthline.com/health/epididymitis#treatments
Diakses pada 15 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait