Lansia kerap mengalami gangguan pendengaran berupa telinga berdenging atau tinnitus
Kondisi telinga berdenging atau tinnitus bisa muncul sebagai gangguan pendengaran pada lansia

Seiring bertambahnya usia, berbagai masalah kesehatan menjadi lebih sering terjadi. Salah satunya gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran yang umum mengganggu kesehatan lansia adalah telinga berdenging, atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan tinnitus.

Telinga berdenging sendiri bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah gejala. Penyebab terjadinya telinga berdenging pada lansia dapat beragam. Mulai dari perubahan struktur telinga akibat usia, hingga sebagai efek samping konsumsi obat-obatan.

Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup lansia. Sebab, telinga berdenging dapat berdampak pada kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari hingga kesehatan psikologis. Karena itu, kenali lebih jauh kondisi telinga berdenging pada lansia dan cara mengatasinya.

Penyebab Telinga Berdenging pada Lansia

Apabila Anda mulai sering mendengar suara seperti berdenging, raungan, berdetak, dan mendesis dari dalam kepala tanpa adanya sumber suara yang jelas dari luar, maka kondisi ini bisa jadi merupakan tinnitus. Kondisi ini dapat terjadi pada segala usia, tapi lebih umum terjadi pada lansia.

Sebab seiring bertambahnya usia, sel-sel rambut di bagian dalam telinga dapat mengalami penurunan fungsi, sehingga menyebabkan saraf pendengaran menjadi hiperaktif. Kondisi tersebut membuat saraf seolah merasa terstimulasi oleh suara, meski hal tersebut sebenarnya tidak terjadi.

Selain itu, beberapa jenis gangguan kesehatan seperti infeksi telinga, gangguan pada kelenjar tiroid, atau bahkan kotoran yang menumpuk di telinga, dapat menyebabkan telinga berdenging.

Beberapa kondisi di bawah ini juga merupakan penyebab telinga berdenging yang kerap terjadi pada lansia

  • Tekanan darah tinggi
  • Kerusakan akibat paparan suara terlalu keras, yang tidak diatasi sejak lama
  • Efek samping konsumsi obat-obatan

Cara Mengatasi Telinga Berdenging pada Lansia

Penanganan terhadap kondisi telinga berdenging harus dilakukan berdasarkan penyebab kemunculan awalnya. Pada tahap awal, dokter akan melakukan pemeriksaan pembuluh darah, dan membersihkan telinga.

Jika telinga berdenging yang Anda alami disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu, umumnya dokter akan meresepkan obat lain sebagai penggantinya. Telinga berdenging yang disebabkan oleh kondisi lain, dapat diatasi dengan pilihan perawatan berikut ini.

1. Pemberian Obat

Pemberian obat juga dapat membantu mengatasi telinga berdenging. Pada beberapa kasus, obat antidepresan dan antikecemasan dapat membantu mengurangi telinga berdenging.

Meski begitu, penggunaan obat-obatan seperti di atas juga dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti mual, kelelahan, menghambat pencernaan, dan mengaburkan pandangan. Oleh karenanya, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.

2. Perubahan Gaya Hidup

Apabila telinga berdenging disebabkan oleh stres, maka untuk menghilangkannya, Anda dapat memulai dengan tahapan menghilangkan stres. Anda dapat mulai dengan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya, bercerita dengan orang terdekat mengenai masalah Anda.

Anda juga diharapkan untuk menghindari tempat-tempat yang berisik sementara waktu. Hal ini dilakukan agar telinga berdenging yang dialami tidak bertambah parah.

3. Pemakaian Alat Bantu Dengar

Memakai alat bantu dengar, pada beberapa kasus dapat menjadi pilihan perawatan telinga berdenging. Alat tersebut dapat membantu apabila telinga berdenging telah sampai pada tahap memengaruhi kemampuan untuk mendengar suara lain dari luar, atau keadaan sekitar.

Jika Anda mengalami gejala telinga berdenging seperti yang telah dijelaskan di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif. Untuk mencegahnya, hindari faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab telinga berdenging.

penyebab telinga berdenging

Artikel Terkait

Banner Telemed