logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Kenali Penyebab TBC serta Berbagai Faktor Risikonya

open-summary

Penyebab utama TBC adalah infeksi bakteri. Anda perlu berhati-hati, kerena terkadang sistem kekebalan tubuh tidak dapat membunuh bakteri, tetapi mungkin saja bisa mencegah penyebaran dalam tubuh.


close-summary

30 Sep 2020

| Larastining Retno Wulandari

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyebab TBC adalah infeksi bakteri

Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis adalah penyebab TBC

Table of Content

  • Penyebab tuberculosis (TBC)
  • Faktor risiko tuberculosis (TBC)
  • Cara mengatasi tuberculosis (TBC)
  • Catatan dari SehatQ

Anda perlu mengetahui apa penyebab penyakit tuberculosis (TBC), karena menjadi salah satu penyakit serius. WHO menetapkan TBC sebagai penyakit menular yang paling mematikan di dunia.

Advertisement

Setiap tahun diperkirakan ada 1,5 juta orang di dunia meninggal akibat terjangkit penyakit tuberkulosis.

Apalagi, Asia Tenggara (termasuk Indonesia) adalah wilayah penyumbang 44% dari seluruh kasus baru TB di dunia pada tahun 2018. Memberantas penyebab TBC menjadi target pada Sustainability Development Goals (SDGs).

Penyebab tuberculosis (TBC)

no caption
penyebab TBC adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis

Mengutip Mayo Clinic, tuberkulosis adalah penyakit menular yang memengaruhi paru-paru, perut, kelenjar, tulang, hingga sistem saraf manusia.

Penularan tuberkulosis cukup mudah, yaitu saat orang yang terpapar dan tidak melakukan pengobatan menyebarkannya ke udara melalui batuk, bersin, berbicara, tertawa, hingga meludah.

Penyakit TBC disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Hanya orang dengan infeksi paru-paru aktif yang bisa menularkan penyakit ini.

Kebanyakan orang yang menghirup bakteri TBC mampu melawan bakteri dan menghentikan pertumbuhannya. Bakteri yang tidak aktif ini disebut sebagai infeksi TB laten.

Baca Juga

  • Hati-hati! Batuk Kering Terus-Menerus Tanda Penyakit Serius
  • 10 Penyebab Dada Terasa Panas Ini Perlu Diwaspadai
  • Polusi Udara Dalam Ruangan Ternyata Dapat Mengancam Kesehatan Anda

Faktor risiko tuberculosis (TBC)

no caption
Pengidap HIV 100 kali lebih rentan terkena TBC

Gejala TBC yang paling khas adalah batuk terus-menerus dalam kurun waktu lebih dari 3 minggu. Biasanya, mengeluarkan dahak berdarah sekaligus penurunan berat badan.

Siapa saja bisa mengalami TBC. Akan tetapi, Anda setidaknya juga mengetahui apa saja faktor penyebab yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami TBC, yaitu:

1. Sistem imun lemah

Tingginya sistem kekebalan tubuh bisa melawan bakteri penyebab TBC. Namun, ada beberapa kondisi dan obat-obatan yang dapat melemahkan sistem imun, seperti:

  • HIV/AIDS
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal parah
  • Kanker tertentu
  • Kemoterapi
  • Obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ
  • Beberapa obat untuk rheumatoid arthritis
  • Penyakit Crohn
  • Psoriasis
  • Malnutrisi atau berat badan rendah
  • Usia sangat muda atau lanjut usia

Saat mengalami penyakit dan mengonsumsi obat tertentu, bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh Anda menurun. Kondisi inilah yang juga meningkatkan risiko Anda mengalami TBC.

2. Bepergian ke daerah tertentu

Faktor penyebab TBC lainnya adalah ketika Anda bepergian atau pindah ke negara yang tingkat penyakit tuberkulosis termasuk tinggi, seperti:

  • Afrika
  • Asia
  • Eropa timur
  • Rusia
  • Amerika latin

3. Faktor lainnya

Berikut adalah beberapa faktor penyebab lainnya yang bisa meningkatkan risiko TBC, yaitu:

  • Penggunakan obat-obatan dan alkohol berlebihan bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga rentan terkena penyakit TBC.
  • Penggunaan tembakau atau rokok.
  • Bekerja di rumas sakit, meningkatkan peluang terkena bakteri TBC.
  • Orang yang tinggal di penjara, penampungan tunawisma, atau panti jompo.
  • Area tempat tinggal yang padat penduduk dan ventilasi buruk.
  • Kontak erat dengan seseorang yang menderita tuberkulosis.
no caption
Karbon monoksida pada asap membuat alveolus rusak

berdasarkan riset pada jurnal Pulmonary Medicine, 80% negara berkembang masih menggunakan kayu bakar untuk memasak di dapur. Karbon monoksida yang berasal dari asap kayu bakar akan mengendap di alveolus.

Alveolus pun rusak sehingga rentan terpapar bakteri penyebab tuberkulosis.

Cara mengatasi tuberculosis (TBC)

Setelah dokter mengetahui apa penyebab dan telah mendiagnosis tuberkulosis, sebaiknya Anda langsung mendapatkan perawatan. Tanpa perawatan dan pengobatan, TBC bisa berakibat fatal.

Jika TBC aktif tidak diobati, penyakit ini bisa memengaruhi paru-paru serta bagian tubuh lainnya.

Penyakit tuberculosis bisa disembuhkan apabila Anda mendapatkan pengobatan yang tepat.

Caranya adalah dengan minum obat TBC secara teratur, dalam jangka waktu 6-9 bulan. Perlu Anda ketahui pula bahwa ada berbagai varian antibiotik yang harus dihabiskan.  

Setelah beberapa minggu, kemungkinan Anda akan merasa lebih baik dan tidak lagi menularkan penyakit. Hal yang paling penting adalah tidak berhenti minum obat.

Selesaikan seluruh rangkaian terapi dan pengobatan sesuai dengan rekomendasi dokter.

Walaupun Anda sudah tidak lagi menular, tetap lakukan tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran infeksi pada keluarga atau teman.

Catatan dari SehatQ

Menghentikan pengobatan terlalu cepat atau bahkan melewatkan dosis bisa membuat bakteri penyebab TBC tetap hidup dan menjadi resisten terhadap obat tersebut.

Ini tergolong berbahaya karena bisa memicu kondisi tuberkulosis yang lebih parah dan sulit diobati.

Jika Anda memiliki gejala TBC, seperti batuk berdahak selama dua minggu atau lebih dengan atau tanpa darah, sesak nafas, nafsu makan serta berat badan menurun, berkeringat malam, dan meriang selama lebih dari satu bulan, segera hubungi dokter.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang penyebab dan hal lainnya yang bersangkutan dengan penyakit TBC? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

tbctuberkulosisgangguan pernapasanpenyakit paru-parupenyakit

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved